Halaman

Senin, 28 November 2016

Makna dari Kesatuan dan Persatuan

Welcome to my blog. Have nice a day and Always God Bless Us.

Hidupku Hidupmu dan Ragaku Ragamu




Kenapa bangsa ini bisa bersatu ? hanya rasa kebangsaanlah yang mengikat setiap rakyat untuk bersatu. Demi mendapatkan hak kemerdekaan bersama. Dari sabang sampai merauke, indonesia terkenal dengan negara 1000 pulau yang terdiri atas 5 pulau besar ialah Sumatra, jawa, kalimantan, sulawesi dan papua.

Indonesia begitu kaya dengan keanekaragaman budaya, agama, bahasa, suku, tradisi dan adat di setiap daerah. Selain itu, indonesia terkenal dengan tanahnya subur, kekayaan alam dan biota laut yang melimpah dan elok. Tak ada satu negarapun yang mengalahkan kekayaan yang Tuhan ciptakan di bumi indonesia.

Soekarno mengatakan “Kekayaan alam Indonesia suatu saat nanti akan membuat iri negara-negara di dunia.”

Dengan itu, sudah sepantasnya kita saat ini menjadi negara yang kuat dan di takuti oleh semua negara, bahkan amerika sekalipun takluk di tangan negeri ini. Tapi faktanya tidak sebenar itu, sayang negeri ini justru lemah dan malah kalah dengan negara tetangga. Seperti singapura dan malaysia. Dimana negara mereka sudah nampak bagus baik dari sistem pemerintahan, hukum, pendidikan, ekonomi, politik, dsb. 

Kita masih jauh daripada mereka. Padahal mereka tidak begitu kaya akan alamnya. Berikut adalah beberapa faktor penghambat negara untuk maju :

1.    Masih sedikitnya orang bermoral indonesia dan pribadi al-qur’an dan sunnah.
2.    Rasa ego yang tinggi.
3.    Lemahnya mental dan spiritual.
4.    Masih lemahnya SDM.
5.    Malas-malasan.
6.    Kurang disiplin dan bertanggung jawab.
7.    Selalu menunda/menyepelekan sebuah urusan.

Ketujuh inilah faktor utama yang menyebabkan sulit sekali negeri ini untuk bisa maju.
Dan benarlah apa yang diungkapkan Bapak Jokowidodo, “Kaya akan sumber daya alam justru dapat menjadikan petaka buat kita.” Ini adalah persepsi pribadinya. Dan itu memang ada benarnya. Karena, selama ini banyak sekali kegiatan-kegiatan yang bisa meruntuhkan kedaulatan negara hanya karena kekayaan alam. Contohnya barang infor legal, monopoli perdagangan dunia, pengambilan kekayaan emas ke luarnegeri seperti freepot dsb.

Bagaimana bisa contoh-contoh itu semua menyebabkan hancurnya kedaulatan negara ?
Saya ambil contoh tema “Freepot”. Freepot merupakan perusahaan yang berada dalam kegiatan pengambilan emas berton-ton di indonesia yang kemudian dikirim ke amerika. Jika ini terus menerus dilakukan maka kekayaan emas di indonesia akan habis. Dan perlu kalian ketahui politik ekonomi yang dilakukan amerika di dunia ini ialah kalian pasti tahu dong emas itu begitu mahal daripada uang benar ? kenapa ? karena emas itu berlaku di seluruh negara, jika kita pergi ke afrika anda punya emas maka kebutuhan akan tercukupi begitupun jika kita sekarang ada di amerika, argentina, jerman, rusia, arabia, mesir, inggris dll. Sedangkan, uang hanya berlaku di negara tertentu. Misalkan rupiah tidak berlaku di sebagian negara eropa dan amerika.

Maka jika sudah demikian, ekonomi indonesia akan jauh tertinggal dan akan memperburuk negeri ini, dan itu akan menyebabkan banyaknya tindak kejahatan dimana-mana untuk menyambung kehidupan, rakyat kelaparan, dan negara ini akan kacau balau. Sekarang itu indikator yang dipersaingkan di seluruh negara adalah ekonomi dan politik. Militer ? sekarang kan aman apalagi ada PBB. Tapi, bukan berarti militer tidak penting. Itu juga penting, akan tetapi kondisi saat ini yang lebih penting dunia dimensi ekonominya.

Ekonomi akan berpengaruh kepada sebuah negara. Apabila ekonomi negara lemah, maka lemah pula lah negara tersebut. Dimana kondisi negara tidak akan stabil dan banyak kericuhan dimana-mana. Ini seperti kejadian tahun 1998 yang melanda Negara Indonesia. Dan itu ampir saja menyebabkan kedaulatan negara hancur. Banyak demontrasi dimana-mana untuk mendapatkan keadilan dan kesejahteraan.

Namun, alhamdulillah pada tahun itu negara indonesia tidak hancur hanya karena korupsi sehingga banyak kesenjangan dimana-mana. Ya, itu bisa tidak hancur karena seluruh rakyat indonesia menyadari begitu pentingnya kesatuan dan persatuan. Bila kedaulatan negeri ini hilang karena ulah mereka maka tak salah seluruh wilayah negeri ini akan menjadi rebutan dari negara-negara dunia.

Dengan adanya rasa seiba, seraga, sejiwa dan sebangsa ditambah lagi senasib, membuat mereka tidak menginginkan negeri ini hancur karena ulah mereka. Mereka betul-betul tahu dan paham arti dari kedaulatan negara. karena, dengan adanya kedaulatan negara. mereka bisa mendapatkan kebebasan dan kebutuhan jasmani dan rohani dengan lebih mudah. Dan kita harus bisa menegakkan kedaulatan negara dengan sejatinya, agar negara lain mengakui dan menghormati negeri ini, serta hubungan diplomatik antar negara pun bisa dilkukan untuk di mendapatkan dukungan dan penagakuan bahwa Negara Indonesia sudah merdeka.

Kekayaan alam yang ada saat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Kita jaga dan  lestarikan hingga dapat ketangan cucu cicit kita dan seterusnya. Jangan sampai apa yang kita lakukan di hari ini, bisa menjadikan ancaman bagi kehidupan kelak. Karena, masih banyak di antara kita tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Mereka justru berfokus kepada kehidupan pribadinya, tanpa ada prospektif kepada masa depan.

Ada beberapa penyebab kenapa sebagian daripada kita berani melakukan pengrusakan alam demi kelangsungan kehidupan pribadi dan keluargnya, dan pada biasanya tindakan ini banyak dilakukan oleh masyarakat yang bertempat tinggal di pinggiran kaki pegunungan atau di daerah perkampungan yang mayoritas berkehidupan secara alam. Berikut alasan kenapa bisa demikian, yaitu :

     1.    Tidak mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah. 
     2.    Jauh dari kehidupan ramai/kota. 
     3.    Korupsi dimana–mana, sehingga terganggunya ekonomi rakyat.
    4.  Kehidupannya tidak mendapatkan kesejahteraan dan keadilan sebagaimana yang telah   dijanjikan pemerintah.
    5.    Ekonomi dan kemampuan SDM lemah, makan hanya bisa mengandalkan makanan yang telah di sediakan alam.
     6.    Kurang pengetahuan. Dll.

Dan ini apabila terus di biarkan, dampaknya bukan main. Berdasarkan fakta yang ada, sebagian dari kitapun, tidak segan-segan menjual kekayaan alam negeri ini kepada orang hitam dengan illegal, tanpa persetujuan dan pengawasan pemerintah. Dimana mereka dengan seenaknya menjual kekayaan alam ini dengan begitu saja. Dan uang nya pun hanya untuk dia dan keluarga di pakai keperluan sehari-hari.

Maka dari itu, jika kita tidak mengingikan praktik-praktik ini terjadi terus menerus yang bisa merugikan kehidupan anak, cucu, dan cicit kita di kemudian hari. Kita mesti bekerja sama dengan kontribusi terbaik bersama pemerintah, untuk senantiasa mengawal, mengawasi serta memperbaiki kinerja pemerintah untuk meminimalisir penyebab daripada orang itu tidak lagi berani mengambil dan menjual SDA negeri ini dengan illegal kepada pihak asing.

Masalah satu adalah masalah bagi yang lainnya. Jika satu masalah saja belum dapat di selelsaikan. Itu berarti masalah berikutnya pun tidak akan kelar sama seperti halnya masalah itu. Akhirnya banyak penumpukan masalah. Dan kondisi ini akan lambat/cepat waktu berlalu akan tampak banyak kesemerautan di negeri ini.

Adanya figur teladan para tokoh nasional dulu yang berjuang sekuat tenaga mencerminkan kebersamaan hidup yang kokoh dilandasi nasib yang sama, hingga tujuannya pun sama-sama berjuang untuk meraih kemerdekaan bangsa ini. sepantasnyalah kita banyak belajar dari sejarah, dengan masalah yang begitu besar bahkan nyawa sekalipun jadi korbannya. Mereka begitu tidak gentar menghadapi para musuh, dengan kerjasama dan kesungguhan hati. Masalah besar itupun mereka bisa taklukan.

Maksudnya, penulis berharap dari kita setiap orang harus bisa menetralisir berbagai masalah yang sudah dan akan melanda negeri ini. karena, kalau bukan kita siapa lagi. Yang nampak di depan mata ini, kabanyakan dari kita tidak saling peduli antar sesama. Yang ada hanya keegoisan pribadi. Sebagian dari mereka yang berada diatas tidak peduli kepada rakyat yang di bawah. Begitupun yang dibawah malah justru tidak peduli kepada nasib bangsa ini, demi memenuhi kelangsungan hidup mereka berani melakukan tindak kejahatan yang merugikan sesama dan Negara Indonesia. Masih mending bilamana kita melakukan itu kemudian bertanggung jawab.

Akan tetapi, ini tidak demikian. “yang penting hidup senang tidak peduli hidup orang lain” seakan sudah menjadi prinsip hidupnya. Dan ini akan menjadi faktor hancurnya sebuah negara. Panglima TNI mengatakan, “Setiap orang indonesia itu memiliki gen para kesatri. Jadi mereka tidak akan takut oleh apapun.” Ok. Terus Apakah pantas Gen ksatria bila kehidupannya hedonisme, tidak taat terhadap landasan negaranya sendiri, pelanggar aturan, dll. ?

Andai kalian tau indonesia saat ini sedang dilanda krisis identitas sendiri. Maka pantas, ini justru akan mudah diperdaya oleh orang lain. Apabila diri kita tidak memiliki keteguhan dan prinsip hidup sebagaimana sesuai dengan ideologi pancasila. Maka ini akan memperburuk wajah indonesia di kancah internasional. Sebelum ini tiba di akhir, kita bisa memulai dari diri sendiri, bercermin apakah sudah layakkah saya hidup sesuai dengan aturan main yang ada di negeri ini ? apakah saya sudah masuk kedalam kategori insan yang berguna berbakti pada orang tua, masyarakat, bangsa dan negara khususnya agama ? sudahkah saya taat kepada Tuhan Yang Maha Esa ?

Jika masih banyak kesalahan yang kita lakukan. Mari kita bersama membenah diri untuk mentafakuri hidup di negeri ini, yang sepantasnya bukan hidup seperti itu. Melainkan menjalani hidup harus sesuai dengan aturan main yang ada baik dalam sudut pandang hukum alam, hukum dunia, maupun hukum Tuhan. Hingga kita betul-betul merasakan sebuah arti rasa seraga, senasib, sejiwa dan sebangsa itu begitu berharga. Membantu yang lemah, menolong yang susah, dan mendo’akan antar sesama, mencerminkan prinsip ideologi pancasila yang bercahaya.

Kita jadikan kehidupan ini penuh dengan isi cinta saling menyayangi satu sama lainnya, saling toleransi, saling menghargai dan menghormati. Kita jadikan diri kita ini bisa bermanfaat pada sesama, sebelum kita sudah tidak ada lagi di dunia ini. sudah saatmya, dengan 1001 keanekaragaman di negeri ini, menjadikan negeri ini menjadi negeri yang penuh berkah dan rahmat-Nya, kokoh dan tangguh, cerdas dan berkarakter, hingga menjadi negara penuh peradaban dan keteladanan.

Negara Indonesia akan menjadi negara yang ditakuti negara lain bila kita memiliki rasa persatuan dan kesatuan yang suci. Besatu kita wujudkan dan lanjutkan perjuangan untuk membangun negara Indonesia kearah yang lebih baik. Dari tungtung timur hingga barat, dari tungtung utara hingga selatan. Kita bersatu padu, berjuang bersama di atas sumpah serapah yang ada. Uluran tangan mu itu sangatlah penting bagi negeri ini.

Jangan salahkan siapa yang salah! Akan tetapi, lihat prilakumu sebelum membenarkan kehidupan oranglain. Andaikan itu sudah baik, lebih baik, sangat baik atau super baik, maka kami dengan segenap kesungguhan hati meminta kepada saudara untuk berani menegakkan kebenaran dan menumpas kejahatan. Benarkan apa yang salah dan salahkan apa yang memang pantas untuk disalahkan. Tolonglah kami Ya Tuhan. Aamin.


Bangkit dan terbanglah ibu pertiwiku. J 
We Always together. c'mon.

Karya : Cal As-Sayyid Al-'Azhim

Sabtu, 26 November 2016

Cerpen "Kepala Desa ku Bijaksana"

Welcome to my blog. Have nice a day and Always God Bless Us.

Kepala Desa ku 



Kampung ku bagitu indah hingga siapapun yang melihat pemandangan alamnya. Baik itu pikiran stres, tekanan kerja, sakit hati, dilanda gundah gelisah bisa hilang seketika. Kalian perlu bukti datanglah ke kampung ku yaitu Ds. Mayang Sari kec. Cisalak-Subang Jawa Barat. Kampung ku terkenal akan pemandangan air terjunnya yang diberi nama “Curug Cileat“.

Dimana ada 4 air terjun dengan karakteristik yang berbeda-beda. Dengan karakteristik itulah yang kadang menyebabkan baik warga lokal maupun non lokal bila tiba hari libur baik libur panjang atau pendek, mereka biasa berbondong-bondong berangkat ke air terjun untuk relaksasi, memulihkan kembali jiwa ketenangan dan rasa semangat baru.

Dibalik cerita keindahan air terjunnya, Desa mayang terkenal dengan kepala desanya yang cerdas, berbudi pekerti luhur, dan penuh keteladan. Dengan Akhlaknya yang mulia itu bisa memberikan contoh kepada bawahan dan warganya. Dan sikap bijaksana itulah yang sering mengundang simpati warga untuk mengikuti Akhlak dan kecerdasannya.  Dimana kondisi warga Desa Mayang Sari terlihat rukun, penuh adat, dan saling gotong royong.

Kepala desaku ini memang betul-betul figur yang cocok untuk menjadi pemimpin bagi desa ini. Kami sebagai warga desa mayang begitu senang dan bangga mempunyai kepala desa seperti beliau. Aku masih ingat penghargaan-penghargaan yang diperoleh Desa Mayang baik dikancah antar desa maupun antar kabupaten dan provinsi. Dan setiap ada lomba antar desa, beliau selalu memberikan dukungan baik moril maupun semangat. Sehingga kami sebagai peserta bisa fokus pada perlombaan, tidak lagi kebingungan untuk mencari biaya bilamana ingin mengikuti lomba.

Akan tetapi, tidak semua lomba yang bisa kepala desa dukung. Karena,  biayanya tak begitu banyak, masih ada beberapa yang mesti di selesaikan untuk terwujudnya kesejahteraan rakyatnya. Baik itu kebutuhan primer, skunder hingga tersier. Sehingga, warga desa mayang alhamdulillah sudah nampak dari makna kesejahteraan dan keadilan itu sendiri.

Desa kami pernah meraih juara 1 Kategori Desa Teladan se-kecamatan. Karena, desa kami ini kehidupan bermasyarakatnya penuh dengan keharmonisan, dimana hubungan warga dan pemimpinnya bisa dijadikan contoh teladan bagi desa-desa yang lain. Contohnya, Setiap ada kegiatan desa, sebagian kami senantiasa bahu membahu untuk menyelenggarakan acara tersebut dengan baik. Setiap orang yang di tugaskan/bekerja demi kelancaran tersebut sangat bertanggung jawab, dan disiplin bekerja cepat agar selesai sebelum tenggat waktu acar tersebut tiba.

Dari contoh sederhana ini, bisa  kita tangkap setidaknya 3 hal yang bisa kita jadikan pelajaran, yaitu 1. Disiplin dan bertanggung jawab, 2. Bekerja cepat dan berpikir cerdas, 3. Konsolidasi yang sangat bagus antara pekerja atau warga dengan mandornya atau kepala desa.

Terus, apabila acara tersebut sudah selesai maka baik anak-anak, pemuda, dewasa dan orang tua tanpa ada intruksi mereka sudah paham arti dari bertanggung jawab. Mereka semua bekerjasama merapihkan peralatan apa saja yang mereka gunakan selama acara itu berlangsung sampai akhir, hingga dimana tempat sama seperti sediakala. Ada satu nilai plus dari Desa Mayang Sari ini. Tau ga ?

Biasanya kalau orang indonesia habis hiburan atau  kelar nya sebuah acara. Gimana kondisi lingkungan tersebut ? Banyak sampah bukan ? Nah, benar sekali di desa ku ini. setiap orang sudah mendisiplinkan diri begitu pentingnya dari kebersihan. Jadi, setiap beres acara apapun itu, maka kalian jangan heran kalian tidak akan melihat satu sampahpun tergeletak di sana. Inilah pula yang banyak mendapatkan decak kagum orang-orang non desa ini.

Pernah saat seminar saya mendengarkan perkataan dari seorang pejabat, “Tindakan pemimpin akan selalu ditiru oleh rakyatnya daripada omongannya.” Dan itu nyata sekali, dimana yang terjadi di desa ku ini. Warga desa mayang bisa bekerja seperti itu. Karena, kepala desanya bisa memberikan contoh Akhlak yang baik. dan ini bisa memberikan kebaikan antar sesama. Dimana desa ini bisa terlihat begitu manis.

Suatu hari ku berpikir, “Andaikan beliau sekarang  yang menjadi pemimpin bangsa. Mungkin kehidupan rakyat pasti jauh lebih baik daripada kehidupan nyata saat ini. Buktinya, desa seluas ini pun bisa dia bikin seperti rumah tangganya sendiri,dimana hari-hari penuh kasih sayang, tentram, sejahtera dan saling mengerti satu sama lainnya. “

Akan tetapi, ini jauh berbeda dengan kebanyakan orang . dimana jaman sekarang orang-orang pada berkehidupan hedonisme. Mereka lebih mementingkan kehidupan pribadinya sendiri, tidak perhatian dengan tetangganya. Apakah dia sudah makan belum ? apakah dia punya pakaian tidak ? bahkan begitu parah, ada sebagian dari kita tidak mengetahui bahwa tetangganya sendiri pun sedang sakit. Hal ini yang bisa menyebabkan terputusnya persaudaran dan kesatuan. Apabila sudah demikian, maka yang akan terjadi ada saling bermusuhan.

Aku berharap semoga dimasa depan nanti, siapapun yang menjadi presiden bisa memiliki figur Akhlak agung yang mulia sama seperti kepala desa ku ini. Sehingga bisa memberikan contoh yang baik dengan mengarahkan dan memperbaiki negeri ini ke dalam kehidupan yang sejahtera dan adil. Dimana tidak ada lagi tindakan diskriminasi karena himpitan ekonomi, tidak ada lagi sogok menyogok karena kepentingan pribadi, dsb. Yang bisa mengisi hari-hari penuh kebaikan. Mengundang rahmat dan bisa lebih mendekatkan kita kepada Allah SWT.

Pemimpin bangsa seperti ini lah yang pantas untuk di jadikan sebagai pemegang kekuasaan RI sebagaimana di katakan dalam UUD Pasal 4 ayat 2. Mengapa ? Karena bisa di duga, dengan rasa taatnya kepada Tuhannya, seakan tidak ada selain Allah yang dia takutkan. Maka dia bisa tegas dan garang dalam perkara kejelekan dan bisa mengajak rakyatnya kepada kebaikan. Sehingga, apabila dengan terbiasakannya kita dalam menaati aturan Allah, maka secara tidak sadar. Kita pun juga akan senantiasa taat kepada aturan main yang buat manusia. Alhasil, semua rakyat tidak lagi melanggar aturan dan akan lebih hidupnya kebenaran.

Selain itu, jika para pejabatnya sendiri taat pada aturan dan senantiasa lebih mengutamakan kepentingan rakyatnya sebagaimana fungsi tugas dan kewajibannya sebagai wakil rakyat. Mereka akan bekerja jujur, karena takut kepada Allah semata. Maka dari itu, Negara Indonesia ini akan terbebas dari tindakan pelanggaran hukum berupa, pengkhianatan negara, korupsi, penyuapan, tidak pidana berat lainnya, ataupun melakukan perbuatan tercela.

Para pejabat akan mengasihi satu sama lainnya, tidak hidup dengan keegoisan sendiri. Mereka akan memberikan contoh teladan dari ucapan dan Akhlak mereka punya. Demikianlah, yang akan menimpa negeri ku  ini, jikalau seorang pemimpin memiliki kecerdasan dan  Akhlak mulia. dimana pun ia berada senantiasa ingat dan taat kepada Allah serta hanya takut kepada-Nya semata. Sama seperti teladan Rasulullah SAW pada masanya. Dan seperti kepala desaku pada masa kini.

Jika pemimpinnya begitu. Maka akan selalu dicintai dan disayangi rakyatnya. Mereka akan mendukungmu sampai mati, jikalau anda seorang pemimpin, berani rela berkorban demi rakyat mu sendiri. Seperti itulah cerita kepada desa kami. Dimana hari-hari penuh dengan cahaya. Yang susah di tolong, yang sedih di hibur, yang senang berbagi, tua kepada anak sayang, anak kepada tua hormat.

Mari kita jadikan ucapan rasul ucapan kita dan Akhlak rasul Akhlak kita. Memberikan contoh dan menciptakan  generasi masa depan dengan karakter kuat.

Ya. Disini saya berharap, setiap orang entah siapapun itu yang sekarang dan akan mendapatkan amanat dari Allah, sebagai wakil rakyat dimanapun anda berada bisa menjadi teladan bagi rakyatnya dan bisa mengajak rakyatnya itu kedunia dimensi penuh dengan kebaikan dan kemuliaan. Aamin

Karya : Cal As-Sayyid Al-'Azhim


Jumat, 25 November 2016

Ekonomi dan Politik

Welcome to my blogg. Have nice a day and Always God Bless Us.

DUNIA DIMENSI EKONOMI


Dalam sektor ekonomi sendiri, indonesia masih belum menunjukan eksistensinya di kancah internasional, dengan negara tentangga pun kita masih dalam level cukup baik. Pepatah “Ekonomi dapat dikatakan kuat dan baik bila di seluruh negeri ini rakyatnya dalam naungan hidup sejahtera.” Akan tetapi faktanya, hal itu masih jauh dari kenyataannya.

Indonesia sudah saatnya berinkarnasi dari ekonomi sederhana menjadi ekonomi kompleks. Semua itu bisa kita wujudkan jika pemerintah melakukan eksistensi dalam penyediaan lapangan pekerjaan. Karena, faktanya masih banyak rakyat indonesia di pelosok negeri belum mendapatkan kelayakan kerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dan alternatif untuk memenuhi kebutuhan hidup, mereka rela berjibaku dengan tebing, pegunungan, lumpur untuk mendapatkan suatu benda yang bisa dijual  mendapatkan uang dan yang mengerikan mereka harus melakukan pekerjaan tersebut dengan taruhan nyawa mereka sendiri. Misalnya, penambang emas dari maluku, dimana mereka rela memanjat tebing pegunungan di bawahnya terdapat jurang, bila salah perhitungan maka nyawalah taruhannya.

Nah, pertanyaannya. Bisakah pekerjaan yang mereka lakukan itu tidak bisa beroperasi lagi ? Tentunya bisa, karena berdasarkan survey penyebab utama alasan mereka rela melakukan itu. Karena, mereka kebingungan apa yang harus mereka lakukan untuk mempertahankan hidup. Padahal semuanya di lakukan atas transaksi uang.

Oleh karenanya, banyak dari kita mati-matian untuk mendapatkan uang. Maka tidak salah sebagian dari kita berani nekad melakukan transaksi narkoba, dan yang mengerikan hal tersebut dilakukan dari berbagai kalangan seperti anak sekolah, pemuda, hingga para orang tua pun tidak lepas  dari penyakit ini. Satu alasan kenapa mereka melakukan itu ? iya, uanglah yang mereka kejar hingga berani menjual barang haram tersebut.

Bab x UUD ’45 HAM Pasal 28 J ayat 1 Menyatakan bahwa “Setiap orang memiliki hak untuk mempertahankan hidup, mendapatkaan pekerjaan baik, demi kelangsungan  hidup yang lebih baik.” maka dari itu, pemerintah harus bisa menggunakan segenap cara untuk membuat seluruh rakyat indonesia sejahtera.

Begitu penting arti sebuah kenegaraan dimana ekonomi merupakan dapat menunjang sebagai indikator berjalannya sebuah negara. Kegiatan yang dilakukan oleh seluruh warga negara indonesia tidak  lepas dari sektor  ekonomi. Saat ini, bila ekonomi suatu negara lemah maka negara tersebutpun akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan rakyatnya. Oleh karenanya, saat ini ekonomi indonesia senantiasa selalu di update demi pengadaptasian dalam menghadapi  persaingan ekonomi, bila kita santai-santai saja, maka kalian jangan heran. Kelak kehidupan keluargamu dapat dipertanyakan. Kenapa kamu jadi seperti ini ? ya betul itu atas keputusanmu hari ini. apakah kalian akan bekerja keras atau hanya bekerja malas.
Negara Indonesia  perlu dan membutuhkan masuk dan ikut  serta dengan organisasi internasional MEA Masyarakat Ekonomi Asean. Dengannya, kita bisa membantu indonesia menjadi tubuh yang sehat dan kekar lagi, gagah, di segani oleh negara eropa, asia, australia, amerika, afrika dll.

Indonesia begitu kaya dengan limpahan alamnya. Namun, sangat di sayangkan dimana sumber daya manusianya tidak disiplin dan  bertanggung jawab atas apa yang telah mereka lakukan. Kebanyakan orang tidak peduli terhadap lingkungan nya.  Mereka begitu bebas melakukan perbuatan yang sebetulnya, perbuatan itu sendiri dapat membunuhnya dan keluarganya. Prilaku mereka sepatutnya mendapatkan sanksi  agar kejeraan melanda mereka. Sehingga mereka takut atau berpikir kedua kalinya ketika hendak melakukan pencemaran lingkungan.

Dalam pencemaran lingkungan dapat berakibat buruk dalam sektor ekonomi walaupun tidak sepatal dari apa yang di perkirakan oleh pakar ekonomi indonesia. Namun, hal tersebut jangan di anggap mudah atau enteng begitu saja. Pepatah mengatakan “Sedikit-sedikit lama lama jadi bukit.” Setuju ? Nah, warga negara indonesia begitu kental dengan tradisi melanggar aturannya. Dimana aturan hanya untuk di langgar bukan untuk di taati dalam pratik kehidupan sehari-hari.

Rakyat indonesia sering sekali menganggap rendah persoalan kecil.  Dan setelah persoalan itu besar, baru ada tindakan yang bersifat efektif. Kita harus bisa mencontoh kehidupan di saingapura sana. Mereka begitu taat  terhadap aturan. Dan mereka bahkan merasa malu, jika sampai melakukan pelanggaran. Dan lebih inspiratif datang dari negeri jepang. Disana warganya menerapkan kedisiplinan dan tanggung jawab yang hebat, kerja keras yang terus bergerak. Mereka bahkan berani melakukan bunuh diri karena alasan sederhana. Bisa saja karena melanggar aturan. Dengan demikian, negara singapura dan jepang bisa menjadi negara maju. Dan tentunya suatu negara bisa dikatakan maju, dalam sektor apapun sudah mencapai lebih dari rata-rata. Kehidupan warganya begitu sejahtera. dan hal tersebut dipengaruhi besar oleh sektor ekonomi yang baik.

Seorang nakhkoda harus bisa membawa perahu besar penumpangnya warga negara indonesia ke tempat yang kehidupannya lebih sejahtera. Tentunya hal itu, butuh seorang figur pemimpin yang tegas dan cerdas dalam mengambil sebuah keputusan. Makhluk hidup manusia semuanya adalah pelalaku ekonomi dimanapun dan kapanpun. Hal tersebut sama artinya dengan nasi. Manusia perlu makan sebagai sumber tenaga dalam melaksanakan segenap pekerjaannya.

Dimana untuk memenuhi kebutuhannya mereka harus memiliki uang untuk membelinya. Indonesia memang terkenal dengan sumber daya alam nya yang melimpah. Di dunia yang memiliki kekayaan alam yang terbesar hanya ada di indonesia baik biota hewan ataupun tumbuhannya. Akan tetapi, warga negara indonesia begitu minim dan memiliki sikap acuh dalam menjaga dan melestarika alam dilingkungannya. Dan bukan tidak asing lagi, demi memenuhi kebutuhan hidupnya karena ekonomi keluarganya tidak bernilai positif, pada akhirnya mereka berani dan melanggar aturan yang ada.

Oleh karenanya, pemerintah harus bisa menyeratakan pendapatan kepada seluruh rakyat indonesia. Agar mereka bisa memenuhi kebutuhannya tanpa harus merusak ekosistem yang ada. hal ini seperti yang dilakukan pada masa presiden kita yang kedua Soeharto. Pada masa soeharto perekonomian dan paradigma kehidupan berlangsung baik. Dimana semua rakyat bisa memenuhi kebutuhannya dengan baik, dan kehidupan mereka dapat dikatakan berlangsung dengan positif.

Dengan adanya sejarah kita harus bisa bercermin siapa diri kita dan bagaimana caranya menyelesaikan permasalahan yang rumit ini berdasarkan pengalaman yang ada. kita sudah merdeka 70 tahun, akan tetapi perberdayaan masyarakat dan program pemerintah tidak berjalan sesuai dengan harapan rakyat. Kalau memang betul tidak ? kenapa masih ada rakyat yang hidupnya belum sejahtera. bukan kah itu sudah menjadi perhatian pemerintah . bagaimana caranya seluruh rakyat indonesia bisa hidup aman, damai dan sejahtera.

Dan sebetulnya, permasalahan tersebut bukan saja tanggung jawab pemerntah. Akan tetapi itu juga tidak luput dari perhatian kita sesama warga negara. Disebagian wilayah rasa integrasi antar tetangga saja masih ada yang belum beres. Oleh karena itu, kita selaku warga negara indonesia sudah menjadi kewajiban kita menjadikan tempat ini sejahtera. Dengan demikian,  itu artinya kita menghormati jasa para pahlawan. Kenapa ? Iya, para pahlawan telah mempercayakan tanah air ini kepada kita. Dan kita sudah sepantasnya menjaga, mengeksplor, dan melestarikan kekayaan alamnya. Bukan dengan memperlakukan negeri ini sebagai tempat pengrusakan di muka bumi ini dengan hawa nafsumu, karena bila sesudahnya jangan kalian heran alam mulai tidak bersahabat lagi dengan kita. Ya bukan kepada orang jahat saja, nasib orang baik pun terkena imbasnya. Padahal kalianpun tahu dengan jelas, para orang jahillah yang membuat alam marah.

Banyak sekali manusia di muka bumi ini dengan kesombongannya, merasa paling hebat dan jago. Sehingga mereka tekad melakukan pengrusakan dimanapun yang mereka inginkan. Di ibu kota, hutan, laut, ataupun tempat tempat peninggalan sejarah. Bahkan yang memalukakan sebagian mereka melakukan itu tanpa ada rasa hormat dengan jasa para pahlawan indonesia. Dengan seenaknya mereka melakukan atraksi tangan jahilnya di tembok atau di tempat yang dianggap penting. Dan, setelah bersenang senang justru mereka pergi.

Sama seperti halnya dalam sektor ekonomi, dimana banyak orang kurang memperhatikan perhatiannya ke sektor ekonomi. Mereka beranggapan, “Sudah ada orang yang bertanggung jawab dengan sektor ekonomi indonesia ini. jadi apalagi, kita senang-senang aja, biarkanlah mereka para pejabat itu melakukannya. Kita disini joget joget sambil minum arak, ya gak?”. Sekarang yang menjadi pertanyaannya, bila indonesia krisis ekonomi. Apakah kalian masih bisa mempertahankan hidup ? “Mungkin bisa saja hanya tidak akan berlangsung lama.”

Hidup  ini memang tidak terlepas dari dunia dimensi ekonomi. Di setiap langkah kita diiringi dengan kehidupan ekonomi. Faktanya, uang bisa menjadi raja di zaman sekarang dan bisa mengalahkan orang pintar sekalipun. Hanya saja bagi orang yang menggap uang itu keji, mereka masih belum paham betul apa fungsi dan rencana Tuhan menciptakan uang tersebut. Uang itu tidak keji, yang keji itu pemiliknya. Artinya, uang akan seperti apa menurut pemiliknya. Apakah uang itu baik ataukan buruk ? hanya kalianlah yang tahu.

Melalui penulisan ini, saya selaku penulis hanya berpesan “Janganlah mau diperbudak dengan uang. Lalu hanya karena uang kalian rela menghabiskan kehidupan mu itu dengan sia-sia” . indonesia kaya dengan rempah rempahnya dan miskin dengan manusianya. Dimana sebagian dari kita membiarkan negeri ini dihina, dicacimaki, di siksa dengan negara lain. Ingatlah kalian tidak akan ada saat ini, bila para pahlawan dulu mudah putus asa dan membiarkan para penjajah menghina pribumi. Namun, mereka begitu sadar akan kehidupan para generasi penerus negeri ini. jauhkanlah hidupmu dengan perbuatan yang tak berpadilah dan dekatilah tindakan yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, nusa bangsa dan agama.

Sebelum negeri ini merasakan tambah parah  sakitnya, mari kita beergerak bersama untuk mengobatinya. insyaAllah atas keridhoan-Nya kita bersama pasti bisa dan harus bisa. Kita raih senyuman yang termanis itu.
“Always together”.


Karya : Cal As-Sayyid Al-'Azhim

Selasa, 22 November 2016

Bangkitlah Ibu Pertiwiku

KEHIDUPAN KU UNTUK NEGERI KU



Dalam ilmu sosial ada yang dinamakan human society, artinya bahwa semua manusia diwajah dunia ini memeliki rasa saling membutuhkan dan tempat untuk bergantung satu sama lainnya. Dari sistem saling ketergantungan tersebut, haruslah para orang tua mengajar dan mendidik anaknya dengan baik. Agar para generasi bangsa ini bisa meneruskan suatu hal yang baik dan mentidaklanjutkan suatu perkara buruk. Dengan humat society ini, menunjukan bahwa jika A mengatakan salah maka B,C,D sampai Z akan tetap salah dan begitupun sebaliknya. Oleh karenanya, yuk para orang tua kita didik dan ajar anak-anak kita dengan baik dan bijak serta butuh ketegasan agar putra bangsa ini bisa mengabdi terhadap bangsanya sendiri dengan segenap kualitas pribadi yang unggul.

Begitupun negeri ini di bentuk atas dasar kerjasama seluruh rakyat indonesia sehingga negeri ini bisa merdeka dan mendapatkan kehidupan yang cukup sejahtera seperti saat ini. namun, tentunya indonesia masih memerlukan tahapan yang baik untuk memperbaiki sistem kelola sumber daya alam dan sumber daya manusianya. Ketika mendiskusikan sistematis negeri ini, begitu besar harapan untuk meningkatkan kinerja sumberdaya manusianya. Tidak lain, kita harus membiasakannya mulai dari sekarang.

Kehidupan satu manusia tentunya memiliki peran yang kuat dalam kesinambungan dengan hidup orang lain. Keterikatan satu dengan lainnya sudah menjadi hukum alam dari sejak lahir. Hubungan tersebut bisa saja anak dengan ibu, ibu dengan ayah, ayah dengan paman, dan paman dengan lingkungan yang dapat mempengaruhinya. Kita bisa bayangkan kehidupan kita tidak bisa di bantu orang lain, maka yang pastinya kita tidak bisa hidup sampai saat  ini. oleh karenanya, kita sebagai makhluk sosial harus saling membantu tanpa di suruh dan perintah paksa. Kita melakukannya atas dasar keinginan kita sendiri dan kesadaran hati.

Setelah dunia ini dimana rakyatnya bisa menjadi penolong bagi orang terdekatnya. Kehidupan bisa menunjukan begitu harmonisnya kehidupan di negeri ini. kita tidak bisa memaksakan kehidupan yang sesaat ini, menjadi hidup yang bisa senantiasa sesuai dengan kehidupan di akhirat. Artinya bahwa, kita manusia yang masih hidup harus senantiasa bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan, baik itu materi, asset, kesehatan, sakit, kuat dan lemah. Demi menjadi hamba yang berkualitas di dunia dan akhirat. Tentunya kita harus bisa menjadikan apa yang Tuhan berikan kepada kita guna kebaikan untuk seluruh umat manusia di dunia ini, khususnya bagi Negeri ku Indonesia. Sebelum kata terlambat melanda dirimu.

Dan sudah tentunya dari kita harus memiliki jiwa berani, pantang menyerah, dan percaya kepada diri sendiri. Sebuah mimpi tidak bisa terwujud tanpa ada tindakannya. Dari tindakan tersebut harus memiliki pondasi awal yang kuat yaitu jiwa keberanian untuk menanggung resiko, pantang menyerah ketika menghadapi kegagalan, dan percaya diri bentuk percaya kepada-Nya atas potensi yang Allah berikan. Semestinya kita harus bisa menggunakan potensi tersebut dengan bijak dan bersungguh-sungguh untuk mencapai mimpi besarmu itu.

Sudahkah kalian melakukan atas apa yang harus kalian lakukan ? Apa ? Bukankah kalian adalah generasi bangsa, dimana kelak dimasa depan negeri ini ada ditangan kita bersama. Mau tidak mau kitalah saat ini yang akan memangku negeri ini dan akan dibawa kemanakah, kearah kanan ataukah kearah kiri.

Setiap hari pastinya kita menemukan masalah yang menuntut kita mengambil keputusan yang tepat. Terkadang  ada masalah yang tidak bersahabat dengan solusi yang kita lakukan. Oleh karenanya belajarlah dari setiap peristiwa dan makna yang terjadi. Bagi sebagian orang  menganggap tidak terlalu penting memperhatikan sebuah kejadian yang mereka lihat. Mereka begitu berani mengacuhkan hal tersebut dan mereka terlalu sibuk dengan dunianya. Padahal mungkin saja persitiwa yang mereka lihat terjadi kepadanya.

Kebanyakan dari kita tidak belajar dari pengalaman orang lain. Maka tidak begitu mengherankan mereka selalu terjatuh kepada lubang yang sama. Baru setelah merasakan jatuh lebih dari tiga kali, biasanya mereka baru mulai berusaha belajar agar tidak lagi terjatuh di lubang yang sama. Dan tampaknya hal itu sudah menjadi kebiasaan rakyat indonesia. Dimana mereka harus terjatuh dulu baru melakukan perubahan dan mempagarinya agar tidak terjatuh lagi. Jauh berbeda negara maju di eropa mereka bagitu menghargai sekaligus belajar dari pengalaman orang lain hingga mereka sudah mengantisipasnya supaya tidak terjatuh. “Biarkanlah pengalaman itu dirasakan orang lain dan tidak menimpa diriku sendiri”. Seperti itulah pemikiran orang maju.

Kebiasaan lama kelamaan akan menjadi tradisi dan tradisi akan mengikat bagi lingkungannya tersebut untuk melakukannya. Artinya bila hal itu tidak di tangani sekarang maka tujuh keturunan yang akan datang sebagai korbannya. Lebih baik bila tradisinya menimbulkan nilai positif, bila tidak ?. tentunya akan bahaya bagi mereka.

Oleh karenanya itu menjadi tanggung jawab kita bersama. Dimana kita harus cerdas dalam mengambil sebuah keputusan terutama dalam hal mana yang harus dijadikan kebiasaan manapula yang tidak mesti untuk dijadikannya kebiasaan. Setelah itu  sulit untuk dirubah, butuh waktu dan tekad yang kuat untuk mencabut sampai keakarnya. Dan itu membutuhkan kerjasama antara  aku, anda dan kita.

Indonesia sudah merdeka selama 70 tahun, sudah semestinya indonesia menjadi negeri yang sejahtera, adil, rukun dan makmur. Begitu malu rasa ini kepada para pahlawan yang telah gugur dimedan perang dan sakit, masih belum bisa menghantar negeri ini menjadi negeri yang kuat. Tapi tekad kami tetap sama Garuda adalah lambangku, Pancasila adalah ideologiku, Indonesia Raya adalah lagu kebangsaanku, Merah putih adalah benderaku, dan indonesia adalah tanah airku. Kami akan tetap setia menjaga dan tidak menghianati negeri ini tanpa ada alasan apapun. Indonesia  akan tetap merdeka walaupun raga dan nyawa ini taruhannya, kami rela mati untuk cintaku kepada INDONESIA.
“Indonesia Merdeka”

Karya : Cal As-Sayyid Al-'Azhim