Halaman

Kamis, 23 Januari 2020

Motivasi : Cara Meraih Kesuksesan dengan Lillah

Welcome to my blogg. Have nice a day and Always God Bless Us.


Kesulitan adalah Tanda Kesuksesan


"Bekerja keraslah diam-diam, biarkan mobil BMW mu yang bersuara"
"Teruslah Berjuang"
@rd.cal_alazfar

Dalam kehidupan sudah tentu kita pasti merasakan kebahagiaan dan kesedihan. Akan tetapi kabahagiaan dan kesulitan setiap orang berbeda-beda. Itu merupakan kekuasaan dari sang Maha Raja. Disini penulis akan memulai mendeskripsikan kenapa kesulitan bisa dianggap tanda kesuksesan.

Kesulitan bagi kebanyakan orang tidak mau menerimanya. Dibandingkan dengan kebahagiaan mayoritas akan cenderung memilih kebahagiaan dari pada kesulitan. Akan tetapi ada pula orang minoritas yang memilih untuk mendapatkan kesulitan daripada untuk mendapatkan kebahagiaan. Ko bisa ya ?

Sebetulnya ada hukum kebalikan dalam kehidupan. Kita memilih kebahagiaan sebetulnya untuk mendapatkan kesulitan, sedangkan memilih kesulitan sebetulnya untuk mendapatkan kebahagiaan. Bagi seseorang yang memilih kesulitan itu artinya ia mau berusaha bagaimana memperjuangkan hidupnya untuk mendapatkan kebahagiaan esok hari. Bagi seseorang memilih kebahagiaan itu artinya ia tidak perlu memperjuangkan hidupnya untuk mendapatkan kebahagiaan sehingga akhirnya esok hari ia mendapatkan kesulitan.

Di bumi tidak ada yang abadi, semuanya bergerak bagaikan roda yang berputar atau jam dinding yang berputar. Diatas jadi dibawah dan dibawah jadi diatas. Sama seperti hal kebahagiaan dan kesulitan, dimana kedua ini tidak ada yang abadi. Hari ini sedang sulit bisa saja esok mudah. Hari ini mudah bisa saja esok hari sulit.

Oleh karenanya, bagi seseorang kondisi kesulitan digunakan untuk menambah spirit memperbaiki kehidupannya kedepan agar jauh lebih baik lagi. Begitu banyak bukti empiris, kehidupan seseorang yang hari ini sedang bahagia sebetulnya dahulunya hidup pedih. Harus bertarung dengan cuaca, kondisi lapar, kondisi ngantuk karena kurang tidur, dll.

Kehidupan yang dahulu susah hari ini senang dan kehidupan senang dahulu hari ini susah. Hukum roda berputar bisa terjadi kapan saja. Akan tetapi seseorang bisa meminimalisir hal-hal yang kemungkinan akan terjadi dari senang menjadi susah yaitu jadilah orang yang selalu merasa kesulitan dan bersyukur. Karena dengan merasa tersebut kita punya pemikiran bagaimana masa depan nanti bisa bahagia.

Power dari kesulitan sungguh luar biasa terkadang diluar pemikiran manusia. Banyak orang bertarung dengan segala medan perang akan tetapi orang tersebut mampu menyelesaikannya dengan spirit cakra alam. Tanpa disadari sengaja kita kaget melihat orang tua yang berumur 60-an membawa barang-barang berat atau anak kecil yang masih usia 6 tahun harus berjalan puluhan kilometer untuk menjual barang jajanannya.

Allah adalah pemberi energi alam kepada orang-orang yang mau berjuang walaupun kondisinya lemah. Begitu dahsyatnya kekuatan Maha Raja. Beberapa sample diatas memberikan sebuah value bahwasannya kesulitan adalah tanda kesuksesan. Akan tetapi tentu kesuksesan tersebut dapat diraih dengan perjuangan. Ingatkanlah bahwa dunia itu kejam, anda mengeluh dan putus asa dunia tetap kejam. Maka teruslah berjuang. Yakinlah usahamu tidak akan sia-sia.

Penulis : Chefi Abdul Latif


Jurnal ku Dinar dan Dirham Sebagai Solusi Ekonomi Indonesia

Welcome to my blogg. Have nice a day and Always God Bless Us.

Selasa, 21 Januari 2020

Secangkir Inspirasi Selalu Berprasangka Baik Sama Tuhan

Welcome to my blogg. Have nice a day and Always God Bless Us.


Pertanda Baik dari Mimpi Buruk


Telah tiga kali Meila bermimpi hal serupa. Mimpi yang menurutnya sangat mengejutkan sekaligus mengerikan. Di alam mimpinya, ia melihat asap menggumpal, keluar melalui atap rumahnya. Bahkan, mimpi-mimpi itu seperti sebuah tayangan sinetron bersambung. Saling berkaitan satu sama lain dan tampak begitu runtut.

Setiap hari Melia dilanda kecemasan dengan mimpi itu. Dia kebingungan harus melakukan apa agar mimpi itu pergi jauh dari pikiran dan bayangannya. Karena saking mengganggu kehidupannya. Melia pernah satu kali mendatangi seorang  ahli tafsir mimpi di desa sebrang namanya Ki Sayasuma. Pagi itu, ia bergegas berangkat ke rumah Ki Sayasuma untuk mendapatkan jawaban atas mimpi buruknya. Sesampai dirumah Ki Sayasuma ia langsung masuk.

“Assalamu’alaikum..”

“Waalaikumsalam..Silakan duduk. Ada apa gerangan datang kemari ?”

“Saya Melia ki. Maksud kedatangan saya kemari untuk meminta penjelasan tentang mimpi buruk saya. Apaka aki bisa bantu?”

“InsyaaAllah aki bisa bantu atas izin Allah Swt.”

Lalu Melia mulai menceritakan dengan detail mimpi buruknya kepada Ki Sayasuma.

“Mimpi ini memberikan pertanda baik buat kamu. Walaupun mimpinya terlihat buruk tapi mimpi ini menjelaskan bahwa kamu suatu saat nanti akan mendapatkan sebuah hadiah yang tidak diduga.” Penjelasan Ki Sayasuma

“Bukan kah mimpi itu pertanda bahwa rumah saya akan terjadi kebakaran ki?”

“Bukan, In Syaa Allah mimpi ini walaupun nampak buruk tetapi pertanda baik buat kamu. Tapi sesungguhnya hanya Allah lah yang tahu segalanya.” Lanjut penjelasan Ki Sayasuma

Setelah berdiskusi dengan Ki Sayasuma, Melia bergegas pulang dari rumah ahli tafsir mimpi itu dengan rasa lega. Karena rasa penasaran itu sudah terjawab.

Minggu depan kemudian saya ikut perlombaan membuat cerpen antar sekolah, letaknya di SMA 2 Bandung. Saya mulai rangkai kata demi kata membentuk kalimat hingga menghasilkan sebuah cerita pendek tentang “Sapa Sangka dari Sebuah Mimpi Buruk”. Setelah selesai cerpen saya dikumpulan diatas meja juri dan 3 hari kedepan akan dinilai dan diumumkan hasilnya.

Waktu pengumuman pun telah tiba, saya bergegas melihat papan pengumuman. Dan siapa sangka saya dapat juara pertama lomba membuat cerpen antar sekolah. Pada saat itu juga teman dan guru-guru saya pada bangga atas prestasi saya. Ditambah lagi hasil karya cerita pendek saya dimuat di koran. Dan itu membuat saya berpikir bahwa tafsiran dari mimpi buruk saya itu ternyata pertanda baik sesuai dengan apa yang dijelaskan oleh Ki Sayasuma.

Selalu berprasangka baiklah kepada Allah karena Tuhan Mu lah yang tahu terbaik untuk mu. Selalu berdo'alah.

Penulis : Chefi Abdul Latif

Senin, 20 Januari 2020

Secangkir Inspirasi Membuat Tersenyum Ibu di Hari Terakhirnya

Welcome to my blogg. Have nice a day and Always God Bless Us.


Kesan Terakhir Indahku Bersama Ibu



Ibu saya bilang perempuan harus bisa memasak. Setidaknya satu menu sepanjang hidupnya. Saya merasa tidak setuju, terlebih ketika hidup sudah nyaris-nyaris mirip di surga urusan lapar dan makan. Saya kalau mau makan tinggal menyuruh bibi sipembantu di rumah ini. Jadi tidak perlu masak masak, tinggal perintah dan makan. Begitu nikmat dan nyamannya hidup saya sekarang.

Dengan kehidupan yang saya jalani sekarang, ibu masih tetap saja sering menyuruh saya untuk bisa masak satu menu sepanjang hidupnya. Saya pun sering menolak perintah ibu. Malas dan mager rasanya belajar masak. Padahalkan tinggal perintah atau pesan lewat digital mudahkan. Buat apa sih repot-repot masak. Siapapun akan menginginkan kehidupan yang saya terima sekarang. Karena apapun menjadi mudah dan kemauan apapun bisa didapatkan.

Hingga terjadilah sebuah kecelakaan motor dengan mobil yang dikendarai orang tua saya. Ayah dan ibu terluka parah hingga mereka dibawa ke rumah sakit. Waktu itu saya sedang kuliah, saya diberitahu oleh pihak rumah sakit bahwa orang tua saya masuk ke rumah sakit karena mengalami kecelakan. Saat itu juga saya sok banget dan bergegas segera menuju ke rumah sakit.

Dan, sesampai di rumah sakit langsung menemui dokter yang menangani orang tua saya.

“Gimana dok, keadaan orang tua saya ?” Tanya saya

“Mohon maaf, saya tidak bisa menolong ayah mu. Dia sudah meninggal dunia kondisinya sangat kritis kami tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi alhamdulillah ibu mu bisa kami selamatkan. Dia sekarang lagi di ruangan sana, dari tadi ibumu memanggil beberapa kali anisa.” Penjelasan dokter

“Baik dok, terima kasih.” Air mata saya tak terbendung mendengar kabar itu

Saya pun masuk kedalam ruangan. Ternyata ibu sudah menanti disana. Begitu sedih melihat kondisi ibu sekarang dibalut dengan perban. Saya berdoa kepada Tuhan Semoga Ibu bisa sehat secepatnya.

“Ibu...!!” Saya menghampiri ibu dan memeluknya dengan mata terus mengeluarkan air.

“Iyaa nak, ibu ndak apa apa ko. In Syaa Allah ibu bisa segera sehat.” Ibu berusaha tegar

“Buuu....Ayah..ayah...ayah.”

“Iyaa nak, ayahmu sudah tidak ada. Sabar dan ikhlas yaa. Kita hadapi bersama dengan tabah.”  Jelas ibu

“Nak, bolehkah ibu minta satu permintaan . Boleh ga kalau ibu menyuruhmu memasak satu makanan. Ibu tidak suka makanan di rumah sakit ini, ingin rasanya ibu mencicipi makanan buatan mu.” Suara ibu memelas

“Baiklah bu. Sekarang anisa mau belajar masak dan akan membuat makanan yang enak buat ibu supaya ibu cepat sembuh.” Saya berusaha tegar

Keesokan harinya, saya mulai belajar masak  bareng pembantu saya. Beberapa kali saya coba buat makanan agar terasa enak. Hingga percobaan ke tujuh barulah pembantu saya mengakui cita rasa enaknya makanan buatan saya.

Siangnya saya coba bawakan hasil masakan saya ke rumah sakit agar ibu bisa mencicipinya. Sesampai dirumah sakit, ibu sedang tidur terlelap dan saya coba membangunkan.

“Bu..Bu Bangun..! Ini  anisa bawa makanan khusus buatan anisa sendiri.” Sambil menjingjin sebuah makanan

Ibu pun bangun dan terlihat nampak senang dengan kepribadian saya yang bisa masak saat ini.

“Sini nak, bawakan makanan itu ke ibu. Ibu tidak sabar ingin mencicipnya.!” Perintah Ibu

“Ini bu.” Menyodorkan makanan

Saya buka toples makanan itu dan saya suapin ibu. Ibu saya terlihat nampak senang sekali. Siang itu begitu indah bisa melihat ibu bisa terlihat  bahagia dan menyantap masakan saya. Namun, saya tidak mengetahuinya momen terindah itu adalah terakhir nya saya membuat ibu bahagia. Malam itu, tiba-tiba kondisi ibu tambah parah yang semula sudah membaik. Dan pada akhirnya malam itu jam 10.15 WIB ibu saya meninggal dunia. Begitu berharga kenangan itu buat saya. Sangat sedih rasanya dan begitu hancurnya hati ini.

Penulis : Chefi Abdul Latif

Secangkir Inspirasi Menjemput Ridha Allah dengan Basuhan Air Suci Ibu

Welcome to my blogg. Have nice a day and Always God Bless Us.

Misteri Kematian Ibu


Sebelum meninggal, ibu kerap berpesan agar saya selalu menjaga hubungan baik dengan semua saudara tiriku. Dan setiap ibu menyampaikan pesannya itu, saya selalu menganggukkan kepala sebagai tanda mengiyakan kata ibu. Bagi saya pesan dari ibu apapun itu pasti baik buat saya. Meskipun saudara tiri saya sering berbuat jahat.

Saya masih ingat, apa yang telah dilakukan oleh saudara tiri kepada ibu saya. Siang itu kami semua berkumpul dimeja makan untuk makan siang. Di tengah-tengah kami makan, ibu tiba tiba saja mual tidak karuan. Saat itu juga ibu terjatuh kelantai “Brakk” suara ibu terjatuh. Lantas  ibu saya segera dibawa kerumah sakit. Saya panik sejadi jadinya. Diperjalanan menuju ke rumah sakit, saya menangis tiada henti. Saya bertanya-tanya, apa yang terjadi sama ibu.

Mobil melewati jalanan dengan cepat, sesampai di rumah sakit ibu langsung di bawa ke ruangan UGD untuk ditangani segera. Beberapa jam kemudian, keluarlah seorang dokter dari ruangan ibu berada.

“Gimana dok, keadaan ibu saya ?” Tanya saya

“Ibu mu mengalami keracunan makanan, tapi alhamdulillah dia masih bisa tertolong.” Jawab dokter

“Alhamdulillah”

Saya pun bergegas masuk keruangan dimana ibu dirawat.

“Gimana bu sekarang masih sakit ?” Tanya saya spontan

“Alhamdulillah ibu sudah baikan sekarang, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.” Suara ibu lemah

“Ko, ibu bisa keracunan ?, tadi ibu makan apa ?” Lanjut saya

“Ibu tadi makan telor goreng.” Jawab ibu

“Siapa yang memasak telor goreng itu bu ?” Suara saya aga keras

“Saudara Tirimu.” Suara ibu yang masih lemah

“Astaghfirullah, mungkinkah saudara tiri  saya yang memasukan racun ke makanan ibu?” Diiringin rasa penasaran.

“Sudah-sudah, kita tidak boleh menuduh orang jika tidak ada bukti. Itu tidak baik.” Kata Ibu

Saat itu pun, rasa penasaran telah membalut pikiran saya. “Mungkin nanti saya akan menemukan siapa dalang dari ini semua.” Hati kecil saya berbisik

Memang saudara tiri tidak suka kepada ibu saya, dia menginginkan ibu dan saya keluar dari rumah itu karena dia menganggap rumah itu adalah miliknya. Namun begitu, ibu selama hidup tetap saja menyuruh saya berbuat baik kepada dia. Sebagai anak yang mencintai ibunya, saya menurut saja dengan perkataan ibu.

Saya merasa meninggalnya ibu  ada campur tangan saudara tiri saya. Namun, kasus ini belum saya pecahkan. Teka teki ini menjadi sebuah misteri yang harus saya selesaikan dan menemukan dalang atas kematian ibu. Hati ini berprasangka buruk kepada saudara tiri karena dia tidak suka kepada ibu. Namun, pesan dari ibu selalu saya simpan di hati dan pikiran saya. “Janganlah kita berprasangka buruk sebelum ada bukti” Pesan ibu dibulan yang lalu.

Penulis : Chefi Abdul Latif

Jumat, 17 Januari 2020

Secangkir Inspirasi Pintu Taubat bagi si Pembunuh

Welcome to my blogg. Have nice a day and Always God Bless Us.


Akibat Perbuatan Baik


Jam yang saya genggam menunjukkan pukul 23.45. Lelaki itu masih berdiam diri. Tubuhnya seperti membatu di ruang tunggu. Dia duduk sendirian dengan kedua tangan menopang dagu. Wajahnya layu. Sorot mata sendu. Sesekali bibirnya bergemetar.

Saya tidak tahu harus berbuat apalagi. Langit seakan sudah runtuh menimpa saya, seakan tidak ada lagi jalan hidup untuk memperbaiki kesalahan dan kekhilafan saya kepada Tuhan. Saya bingung harus berbuat apa untuk menembus dosa saya ini. Ntah bagaimana caranya saya bisa menjadi orang yang ada disana, berbuat kebaikan dan taat kepada Tuhan.

Beberapa menit berlalu, tiba-tiba datang seorang berbaju putih memakai sarung dan peci menghampiri saya dan duduk disampingsaya.

“Kenapa mas, ko kaya yang lagi sedih ?” Tanya orang itu

“Saya sudah membunuh orang.” Jawab saya

“Astaghfirullah. Ko bisa sampai membunuh orang mas. Kenapa ?” Tanya orang itu lagi

“Saya terbawa emosi sehingga membunuhnya. Saya merasa bersalah dan berdosa besar kepada Tuhan. Saya bingung harus bagaimana caranya bisa menembus kesalahan ini.” Tanggapan saya sambil sedih mencucurkan air mata

“Bertaubatlah mas dengan sungguh-sungguh. Karena Tuhan Maha Pengampun. Dia akan mengampuni segala dosa yang kita lakukan kecuali dosa syirik kepada Nya.Yakinlah mas dengan bertaubat sungguh sungguh maka kesalahanmu, Allah akan ampuni. In syaa Allah.” Penjelasan orang itu.

Itu terjadi beberapa menit antara saya dan seorang yang nampak seperti ustadz itu. Dari sana saya mulai berpikir untuk berubah dan melakukan taubat dengan sungguh-sungguh. Dari sanalah saya mulai belajar kepada ustadz itu untuk melakukan pertaubatan.

Sedikit demi sedikit, perlahan demi perlahan setiap hari saya berusaha untuk melakukan kebaikan kepada sesama manusia dan tentu melakukan ibadah sesuai dengan perintah Allah Swt. Dengan cara itu, ada rasa ketenangan dan kedamaian yang menyusup kedalam sanubari saya. Saya berusaha dengan sebaik mungkin agar saya bisa menjadi orang yang memberikan manfaat sesama manusia.

Saya mulai sadar dengan kebaikan hidup menjadi damai sedangkan dengan keburukan hidup menjadi risau dan gelisah. Inilah suatu hal yang saya tidak sadari bahwa memang benar manusia jika ingin berubah menjadi baik pasti ada jalan. Dan saya percaya bahwa ampunan Allah seluas langit dan bumi.

Penulis : Chefi Abdul Latif

Cara Mengubah Hidup Rakyat Indonesia dari Sengsara Menjadi Sejahtera

Welcome to my blogg. Have nice a day and Always God Bless Us.



Kesejahteraan Milik Semua Rakyat


Kesejahteraan merupakan kebutuhan setiap umat manusia di seluruh dunia. Orang tua, dewasa, anak muda, sampai anak-anak membutuhkan kehidupan sejahtera. namun, apa yang terjadi saat ini, Hak kesejahteraan setiap orang diambil begitu saja oleh para pelaku yang tidak bertanggung jawab. Mereka bebas melakukan pengambilan hak tersebut dengan kehendaknya sendiri. Sungguh manusia yang tidak berbudi pekerti.

Pelaku perampasan kesejahteraan masyarakat banyak dilakukan oleh orang–orang kaya. Mereka bebas melakukan apapun dengan uang dan kekuasaan. Sehingga beberapa hak rakyat komunal diambil secara illegal. Rakyat tidak bisa berbuat apa–apa untuk melawan orang kaya yang telah berbuat tidak adil. Karena hukum yang tujuannya untuk menegakan keadilan justru dibeli oleh orang kaya. Sehingga rakyat jelata semakin menderita melihat hukum tajam kebawah dan tumpul keatas. Hukum tidak lagi melihat objek siapa pelaku siapa korban akan tetapi hukum sudah subjektif dimana orang miskin dan jelata selalu dijadikan sebagai pelaku.

Kehidupan semakin semeraut dengan adanya gejala manusia ini. Yang benar pun menjadi selalu salah dihadapan hukum orang kaya. Kesejahteraan dan keadilanpun hanya menjadi hak eksklusif untuk orang kaya. Apapun bebas dia lakukan di negeri ini hanya dengan uang. Jika kondisi terus seperti ini, maka ibu pertiwi akan menangis menjadi jadi. Dan indonesia tinggal menunggu waktu kehancurannya.

Sudah saatnya, kita berpikir bersama bagaimana mencari solusi yang tepat agar Indonesia ini kembali tersenyum ceria. Karena masa depan nanti adalah PR bagi anak dan cucu kita mengurus negeri ini. Dan tentunya dimulai dari sekarang. Masa depan baik atau buruk di tentukan dari saat ini apa yang kita lakukan. Sudah tentu kita tidak mau, anak dan cucu kita hidup sengsara dimasa depan nanti bukan ?

Mungkin beberapa hal menurut perspektif pribadi tentang bagaimana memperbaiki benang kusut ini, ialah :

1.    Menegakan hukum
Hukum dikembalikan lagi pada kedudukannya, dimana hukum menilai secara objektif. Dimana pelaku harus menerima akibatnya. Tidak ada lagi transaksi jual beli hukum untuk mendapatkan rasa keamaan bagi para pihak yang tidak bertanggung jawab. Memulai dengan penegakan hukum secara profesional dapat memberikan dampak positif diantaranya menumbuhkan kembali keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

2.    Memilih pemimpin yang cerdas dan bertaqwa kepada Tuhan YME
Pemimpin yang cerdas memiliki gagasan atau ide mau dibawa kemana negeri ini. Ketika orang punya gagasan artinya dia memiliki daya visioner, memiliki pemikiran solusi dengan berbagai masalah yang ada, diplomasi yang menguntungkan bagi seluruh rakyat, dll. Serta tentu cerdas bila diimani dengan rasa taqwa yang tinggi kepada Tuhan YME, dia tidak akan berani berbuat dzalim atau curang terhadap rakyatnya karena ada sifat was was di dalam dirinya untuk melakukan hal tersebut. Dia yakin bahwa Tuhan sedang mengawasinya dan dia yakin pembalasan diakhirat adalah sebuah keanyataan. Sehingga seorang pemimpin yang cerdas dan bertaqwa akan mampu membawa ibu pertiwi ini menjadi sejahtera dan adil

3.    Jiwa NKRI
Karakter warga negara Indonesia harus memiliki jiwa NKRI sejati. Alasannya, jika semua warga Indonesia memilii jiwa NKRI sejati, dia tidak akan berbuat khianat kepada Negaranya. Dia akan berjuang bersama untuk bagaimana mensejahterakan ibu pertiwi ini.

Tiga poin diatas bisa menjadi suatu alternatif jalan untuk memperbaiki negeri ini menjadi sejahtera rakyatnya. Masalah jika dihadapi dengan emosi akan tambah ruwet akan tetapi masalah dihadapi dengan solusi maka akan selesai dengan baik baik saja. Semua ini harus diawali dari diri sendiri. Mari kita seksama untuk mengatasi permasalahan negeri ini. Sehingga kesejahteraan mutlak harus dimiliki seluruh rakyat Indonesia.

Penulis : Chefi Abdul Latif

Kamis, 16 Januari 2020

Cara Jitu Membuat Motivation Letter

Welcome to my blogg. Have nice a day and Always God Bless Us.



Kepada Yth,
Panitia Seleksi Beasiswa Bank Indonesia 2019 M / 1440 H
Di –
   Tempat

Assalamu’alaikum. Wr. Wb, Om swastiasu, namo budaya dan salam sejahtera bagi kita semuanya, syalom!

SENJATA PEMULA BERANTAS PERMASALAHAN NEGARA YANG LAMA

Sejak saya duduk di sekolah Menengah Kejuruan, saya percaya bahwa akuntansi adalah faktor penting dalam kehidupan. Semua aktivitas manusia di beberapa bidang seperti ekonomi, politik, sosial, pemasaran dan lainnya tidak terlepas dari mekanisme keuangan dan itu akan berjalan dengan baik jika menggunakan akuntansi. Keadaan ini mendorong saya untuk menjadi mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum. Saya memilih Akuntansi Syari’ah sebagai spesialisasi saya. Walaupun saat ini, tidak banyak orang tahu tentang Akuntansi Syari’ah. Saya melihat di beberapa negara maju seperti Amerika dan Inggris, para pemegang gelar Akuntan  tidak hanya memiliki banyak peluang tetapi juga disebut sebagai sarjana penting dalam masyarakat mereka.

Sebagai seorang mahasiswa di jurusan Akuntansi Syari’ah Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, saya memiliki banyak kesempatan untuk melakukan banyak kegiatan. Dari tahun 2016 sampai sekarang sehubungan di Indonesia jurusan Akuntansi Syari’ah baru ada di kampus UIN SGD Bandung, saya berkesempatan untuk  membuat jurnal atau karya ilmiah lainnya tentang keilmuan Akuntansi Syari’ah dalam hal bagaiman tugas Dewan Pengawas Syari’ah, Produk Perbankan Syari’ah, Mekanisme Pelaksanaan Produk Syari’ah, dll.

Selain belajar, saya aktif di bidang Pengembangan Aparatur Organisasi HMJ Akuntansi Syari’ah, anggota Legislatif Mahasiswa Senat Fakultas Syari’ah dan Hukum, tim 9 sekaligus anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) angkatan Paris, ketua koordinator Ikhwan Himpunan Santri  Alumni Pondok Pesantren Mubtadiin Al-Insyiroh, ketua devisi Dakwah SSG DT 33 Wilayah Bojongloa, anggota Humas Sys-C, anggota FORDES, anggota dari tim media kreatif  dan menjadi ketua angkatan Mahasiswa Akuntansi Syari’ah tahun 2017, Sekretaris umum HMJ Akuntansi Syari'ah, Sekretaris Jendral Forum Mahasiswa Akuntansi Syari'ah Indonesia, dll.

Pengalaman saya dulu pernah mengikut Kunjungan Industri kepada PT. Sidomuncul sebagai penambah wawasan industrial, Pelatihan Kerja Lapangan selama 3 bulan di PT. SIL, Kerja di Toko sebagai Kasir sekaligus pemilik sementara, Pelatihan SSG selama 3 bulan di Daarut Tauhiid, kursus bahasa Inggris Toefl di Booster, kursus bahasa jerman di De Lernen angkatan 7, seminar Kewirausahaan, seminar 4 pilar MPR RI, seminar bisnis, dll.

Selain pengalaman lapangan dan keahlian, saya pun pernah mendapatkan beberapa penghargaan sebagai bukti nyata pretasi diantaranya Juara II Debat B. Indonesia sekabupaten, Peserta Terkreatif kursus B. Jerman, skor toefl 540, debat se-provinsi jabar, juara harapan 1 debat hukum fsh, dll.

Saat ini, saya bekerja sebagai bagian dari timses Prabowo untuk  pemenangan Prabowo-Sandi menjadi Presiden RI. Tanggung jawab saya adalah mensosialisasikan program prabowo-sandi, mengajak masyarakat untuk memilih prabowo-sandi. Saya aktif penulis buku, blog, artikel, jurnal dan karya ilmiah lainnya. Saya juga sebagai seorang pembisnis. Selain itu, saya sebagai mentor dan tutor mahasiswa dan siswa yang mau belajar Akuntansi Syari’ah oleh karena itu saya membutuhkan pengetahuan mendalam tentang Akuntansi Syari’ah. Walaupun saya pikir program SMK saya telah memberi saya latar belakang yang kuat dalam dasar-dasar berbagai Akuntansi terutama Akuntansi Konvensional, ini tidak cukup bagi saya untuk menjadi siswa saja. Saya harus melanjutkan studi sarjana Akuntansi Syari’ah untuk memperkaya keterampilan dan memperluas pengetahuan.

Saat ini, saya mencoba lebih fokus bagaimana caranya untuk memperbaiki permasalahan di negeri ini dengan dimulai perbaikan dalam aspek ekonominya. Saya akan mencoba mengkaji, meneliti, dan akhirnya mengaktualisasikan Akuntansi Syari’ah mampu menjadi solusi terbaik untuk permasalahan yang ada. Jika ekonomi suatu negara baik serta sehat maka bisa dipastikan kehidupan rakyat bisa adil dan sejahtera.

Sarjana akuntansi Syari’ah diperlukan di Indonesia karena alasan berikut:
a.  Ini akan meningkatkan mutu SDM di lembaga pendidikan dan perusahaan yang ada Indonesia pada umumnya, dan memperkuat pembentukan sistem nasional terintegrasi.
b.  Saya akan mengisi bagian stakeholder Akuntan  dan memperkuat pembangunan berkelanjutan di Indonesia dalam aspek ekonomi serta keuangan.
c.   Sehubungan masyarakat Indonesia beragama Islam paling banyak di dunia sudah tentu dalam berbagai aspek kehidupan yang berkaitan dengan keuangan membutuhkan orang-orang yang kapabilitas dalam akuntansi syari’ah sebagai bentuk kejelasan implementasi dari al-quran dan sunnah.
d.     Peluang untuk membangun perekonomian Indonesia yang lebih adil dan sejahtera
Mempertimbangkan semua faktor di atas. Saya percaya bahwa studi yang dipilih akan menguntungkan Indonesia secara umum.

Saya menganggap diri saya sebagai kandidat yang baik untuk beasiswa Bank Indonesia karena saya masih muda memiliki jiwa leadership, energik, pekerja keras, visioner, pelopor, dan termotivasi orang yang percaya bahwa saya dapat melakukan sesuatu untuk kepentingan agama, bangsa dan negara. Saya melakukan yang terbaik dengan semua upaya maksimal yang bisa saya berikan untuk institusi. Tetapi ini tidak cukup. Terus terang, saya belum puas dengan apa yang saya lakukan. Saya percaya bahwa saya dapat melakukan jauh lebih baik jika saya dapat menyelesaikan studi sarjana Akuntansi Syari’ah di fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Penulis : Chefi Abdul Latif

Opiniku Masuk Syurga dan Neraka dengan HP

Welcome to my blogg. Have nice a day and Always God Bless Us.


Handphone Bagaikan Istriku


Aku sebelumnya tidak pernah memerhatikan sejauh mana ponsel ini begitu bermanfaat bagi ku. Berbeda dengan ponsel yang digunakan orang orang di luar sana. Mereka pasti menggunakan ponselnya tiada henti dari mulai bangun tidur sampai tidur kembali. Terkadang aku berpikir kenapa aku tidak seperti mereka ya? Ntahlah mungkin aku hanya saja tidak terlalu peduli sama ponsel.

Masyarakat Indonesia bahkan warga dunia memfungsikan hp setiap saat dimanapun dan kapanpun. Ponsel bagi sebagian orang adalah harta terbaik yang dimiliki, saking berharganya orang rela tidak makan hanya untuk bermain ponsel. Ponsel bagaikan alat magic yang membius setiap orang. Sehingga orang dalam kondisi apapun terabaikan jika sudah fokus bermain ponsel.

Aku mulai berpikir bahwa begitu besar dampak ponsel bagi kehidupan seseorang. baik buruk kehidupan seseorang bisa dipengaruhi oleh ponsel. Hanya saja masih banyak orang tidak sadar akan adanya pengaruh ponsel pada dirinya sendiri. Hal inilah latar belakang aku membuat sebuah bacaan tentang kebijaksanaan dalam penggunaan hp.

Baik dan buruk nya kehidupan pada ontologinya bukan karena adanya ponsel akan tetapi bagaimana orang tersebut menggunakan ponselnya. Jika bijak dalam menggunakan ponsel maka hidupnya baik  sedangkan sebaliknya jika kita arogansi dalam menggunakan ponsel maka hidupnya akan hina. Cobalah lihat fakta dan realita yang ada.ini bukan dongen tapi ini adalah berita fakta.

Beberapa orang mendapatkan kesuksesan dengan menggunakan ponsel ada pula orang mendapatkan kegagalan karena ponsel. Ini menunjukan fakta bahwa ponsel begitu berpengaruh terhadap setiap orang yang memilikinya. Namun, sayangnya tidak banyak orang yang sadar akan hal tersebut.

Era digital adalah masa dimana semua orang bisa memenuhi kebutuhan dan keinginannya hanya melalui ponselnya. Sudah tentu dalam memenuhi sebuah kebutuhan seseorang ada yang berbagi main peran. Peran pertama sebagai pemakai dan peran kedua sebagai pelaku pemuas kebutuhan. Hal tersebut dapat dipahami bahwa ada orang yang hanya sekedar pemakai dengan berlebihan akan menimbulkan sebuah penyesalan yang luar biasa.

Bermain ponsel menyebabkan lupa pada waktu bagi pemakainya. Namun, itu tidak akan berdampak pada semua orang. Lupa pada waktu ketika bermain ponsel akan kena pada orang yang bermalas-malasan, tidak sadar penuh bahwa waktu itu begitu berharga, orang yang lalai kepada hak dan tanggung jawabnya sebagai khalifah, orang yang tidak ingat pada akhirat, orang yang suka berlebihan kepada dunia.

Ada suatu bukti bahwa ponsel menjadi media bagi one person untuk meraih kesuksesan seperti pelaku ojol, bermain investasi, mencari ilmu pengatahuan, mencari relasi dengan bijaksana, menambah wawasan, dll. Jika ponsel digunakan oleh seseorang dengan bijak tidak berlebihan akan menjadi sebuah landasan untuk mempercepat meraih kesuksesa.

Oleh karenanya, sebelum semuanya terlambat mari kita seksama mulai sekarang kita perbudak ponsel bukan ponsel perbudak kita. Kita manfaatkan ponsel bukan ponsel yang memanfaatkan kita. Kita raih masa depan yang gemilang dengan penggunaan ponsel sebagai istri yang dimana kita harus merawat dan menjaganya tanpa menggunakannya berlebihan hingga melupakan waktu. Ingatlah terus bahwa urusan akhirat jauh lebih penting.

Penulis : Chefi Abdul Latif