Welcome to my blogg.
Have nice a day and Always God Bless Us.
Lillah Fillah Billah 🔰👑 لااله الا الله Ù…ØÙ…د رسول الله
Minggu, 26 Januari 2020
Sabtu, 25 Januari 2020
Kamis, 23 Januari 2020
Motivasi : Cara Meraih Kesuksesan dengan Lillah
Welcome to my blogg.
Have nice a day and Always God Bless Us.
Kesulitan
adalah Tanda Kesuksesan
"Bekerja keraslah diam-diam, biarkan mobil BMW mu yang bersuara"
"Teruslah Berjuang"
@rd.cal_alazfar
Dalam
kehidupan sudah tentu kita pasti merasakan kebahagiaan dan kesedihan. Akan
tetapi kabahagiaan dan kesulitan setiap orang berbeda-beda. Itu merupakan
kekuasaan dari sang Maha Raja. Disini penulis akan memulai mendeskripsikan
kenapa kesulitan bisa dianggap tanda kesuksesan.
Kesulitan
bagi kebanyakan orang tidak mau menerimanya. Dibandingkan dengan kebahagiaan
mayoritas akan cenderung memilih kebahagiaan dari pada kesulitan. Akan tetapi
ada pula orang minoritas yang memilih untuk mendapatkan kesulitan daripada
untuk mendapatkan kebahagiaan. Ko bisa ya ?
Sebetulnya
ada hukum kebalikan dalam kehidupan. Kita memilih kebahagiaan sebetulnya untuk
mendapatkan kesulitan, sedangkan memilih kesulitan sebetulnya untuk mendapatkan
kebahagiaan. Bagi seseorang yang memilih kesulitan itu artinya ia mau berusaha
bagaimana memperjuangkan hidupnya untuk mendapatkan kebahagiaan esok hari. Bagi
seseorang memilih kebahagiaan itu artinya ia tidak perlu memperjuangkan
hidupnya untuk mendapatkan kebahagiaan sehingga akhirnya esok hari ia
mendapatkan kesulitan.
Di bumi
tidak ada yang abadi, semuanya bergerak bagaikan roda yang berputar atau jam
dinding yang berputar. Diatas jadi dibawah dan dibawah jadi diatas. Sama
seperti hal kebahagiaan dan kesulitan, dimana kedua ini tidak ada yang abadi.
Hari ini sedang sulit bisa saja esok mudah. Hari ini mudah bisa saja esok hari
sulit.
Oleh
karenanya, bagi seseorang kondisi kesulitan digunakan untuk menambah spirit
memperbaiki kehidupannya kedepan agar jauh lebih baik lagi. Begitu banyak bukti
empiris, kehidupan seseorang yang hari ini sedang bahagia sebetulnya dahulunya
hidup pedih. Harus bertarung dengan cuaca, kondisi lapar, kondisi ngantuk
karena kurang tidur, dll.
Kehidupan
yang dahulu susah hari ini senang dan kehidupan senang dahulu hari ini susah. Hukum
roda berputar bisa terjadi kapan saja. Akan tetapi seseorang bisa meminimalisir
hal-hal yang kemungkinan akan terjadi dari senang menjadi susah yaitu jadilah
orang yang selalu merasa kesulitan dan bersyukur. Karena dengan merasa tersebut
kita punya pemikiran bagaimana masa depan nanti bisa bahagia.
Power dari
kesulitan sungguh luar biasa terkadang diluar pemikiran manusia. Banyak orang
bertarung dengan segala medan perang akan tetapi orang tersebut mampu
menyelesaikannya dengan spirit cakra alam. Tanpa disadari sengaja kita kaget
melihat orang tua yang berumur 60-an membawa barang-barang berat atau anak
kecil yang masih usia 6 tahun harus berjalan puluhan kilometer untuk menjual
barang jajanannya.
Allah adalah
pemberi energi alam kepada orang-orang yang mau berjuang walaupun kondisinya
lemah. Begitu dahsyatnya kekuatan Maha Raja. Beberapa sample diatas memberikan
sebuah value bahwasannya kesulitan adalah tanda kesuksesan. Akan tetapi
tentu kesuksesan tersebut dapat diraih dengan perjuangan. Ingatkanlah bahwa
dunia itu kejam, anda mengeluh dan putus asa dunia tetap kejam. Maka teruslah
berjuang. Yakinlah usahamu tidak akan sia-sia.
Penulis : Chefi Abdul Latif
Rabu, 22 Januari 2020
Selasa, 21 Januari 2020
Secangkir Inspirasi Selalu Berprasangka Baik Sama Tuhan
Welcome to my blogg.
Have nice a day and Always God Bless Us.
Pertanda
Baik dari Mimpi Buruk
Telah tiga kali
Meila bermimpi hal serupa. Mimpi yang menurutnya sangat mengejutkan sekaligus
mengerikan. Di alam mimpinya, ia melihat asap menggumpal, keluar melalui atap rumahnya.
Bahkan, mimpi-mimpi itu seperti sebuah tayangan sinetron bersambung. Saling
berkaitan satu sama lain dan tampak begitu runtut.
Setiap hari Melia dilanda
kecemasan dengan mimpi itu. Dia kebingungan harus melakukan apa agar mimpi itu
pergi jauh dari pikiran dan bayangannya. Karena saking mengganggu kehidupannya.
Melia pernah satu kali mendatangi seorang
ahli tafsir mimpi di desa sebrang namanya Ki Sayasuma. Pagi itu, ia
bergegas berangkat ke rumah Ki Sayasuma untuk mendapatkan jawaban atas mimpi buruknya.
Sesampai dirumah Ki Sayasuma ia langsung masuk.
“Assalamu’alaikum..”
“Waalaikumsalam..Silakan duduk.
Ada apa gerangan datang kemari ?”
“Saya Melia ki. Maksud kedatangan
saya kemari untuk meminta penjelasan tentang mimpi buruk saya. Apaka aki bisa
bantu?”
“InsyaaAllah aki bisa bantu atas
izin Allah Swt.”
Lalu Melia mulai menceritakan
dengan detail mimpi buruknya kepada Ki Sayasuma.
“Mimpi ini memberikan pertanda
baik buat kamu. Walaupun mimpinya terlihat buruk tapi mimpi ini menjelaskan
bahwa kamu suatu saat nanti akan mendapatkan sebuah hadiah yang tidak diduga.”
Penjelasan Ki Sayasuma
“Bukan kah mimpi itu pertanda
bahwa rumah saya akan terjadi kebakaran ki?”
“Bukan, In Syaa Allah mimpi ini
walaupun nampak buruk tetapi pertanda baik buat kamu. Tapi sesungguhnya hanya
Allah lah yang tahu segalanya.” Lanjut penjelasan Ki Sayasuma
Setelah berdiskusi dengan Ki Sayasuma,
Melia bergegas pulang dari rumah ahli tafsir mimpi itu dengan rasa lega. Karena
rasa penasaran itu sudah terjawab.
Minggu depan kemudian saya ikut
perlombaan membuat cerpen antar sekolah, letaknya di SMA 2 Bandung. Saya mulai
rangkai kata demi kata membentuk kalimat hingga menghasilkan sebuah cerita
pendek tentang “Sapa Sangka dari Sebuah Mimpi Buruk”. Setelah selesai cerpen
saya dikumpulan diatas meja juri dan 3 hari kedepan akan dinilai dan diumumkan
hasilnya.
Waktu pengumuman pun telah tiba, saya
bergegas melihat papan pengumuman. Dan siapa sangka saya dapat juara pertama
lomba membuat cerpen antar sekolah. Pada saat itu juga teman dan guru-guru saya
pada bangga atas prestasi saya. Ditambah lagi hasil karya cerita pendek saya dimuat
di koran. Dan itu membuat saya berpikir bahwa tafsiran dari mimpi buruk saya
itu ternyata pertanda baik sesuai dengan apa yang dijelaskan oleh Ki Sayasuma.
Selalu berprasangka baiklah kepada Allah karena Tuhan Mu lah yang tahu terbaik untuk mu. Selalu berdo'alah.
Penulis : Chefi Abdul Latif
Senin, 20 Januari 2020
Secangkir Inspirasi Membuat Tersenyum Ibu di Hari Terakhirnya
Welcome to my blogg.
Have nice a day and Always God Bless Us.
Kesan
Terakhir Indahku Bersama Ibu
Ibu saya bilang perempuan harus
bisa memasak. Setidaknya satu menu sepanjang hidupnya. Saya merasa tidak
setuju, terlebih ketika hidup sudah nyaris-nyaris mirip di surga urusan lapar
dan makan. Saya kalau mau makan tinggal menyuruh bibi sipembantu di rumah ini.
Jadi tidak perlu masak masak, tinggal perintah dan makan. Begitu nikmat dan
nyamannya hidup saya sekarang.
Dengan kehidupan yang saya jalani
sekarang, ibu masih tetap saja sering menyuruh saya untuk bisa masak satu menu
sepanjang hidupnya. Saya pun sering menolak perintah ibu. Malas dan mager
rasanya belajar masak. Padahalkan tinggal perintah atau pesan lewat digital mudahkan.
Buat apa sih repot-repot masak. Siapapun akan menginginkan kehidupan yang saya
terima sekarang. Karena apapun menjadi mudah dan kemauan apapun bisa
didapatkan.
Hingga terjadilah sebuah
kecelakaan motor dengan mobil yang dikendarai orang tua saya. Ayah dan ibu
terluka parah hingga mereka dibawa ke rumah sakit. Waktu itu saya sedang kuliah,
saya diberitahu oleh pihak rumah sakit bahwa orang tua saya masuk ke rumah
sakit karena mengalami kecelakan. Saat itu juga saya sok banget dan bergegas
segera menuju ke rumah sakit.
Dan, sesampai di rumah sakit
langsung menemui dokter yang menangani orang tua saya.
“Gimana dok, keadaan orang tua
saya ?” Tanya saya
“Mohon maaf, saya tidak bisa
menolong ayah mu. Dia sudah meninggal dunia kondisinya sangat kritis kami tidak
bisa berbuat apa-apa. Tapi alhamdulillah ibu mu bisa kami selamatkan. Dia
sekarang lagi di ruangan sana, dari tadi ibumu memanggil beberapa kali anisa.”
Penjelasan dokter
“Baik dok, terima kasih.” Air mata
saya tak terbendung mendengar kabar itu
Saya pun masuk kedalam ruangan.
Ternyata ibu sudah menanti disana. Begitu sedih melihat kondisi ibu sekarang
dibalut dengan perban. Saya berdoa kepada Tuhan Semoga Ibu bisa sehat
secepatnya.
“Ibu...!!” Saya menghampiri ibu
dan memeluknya dengan mata terus mengeluarkan air.
“Iyaa nak, ibu ndak apa apa ko.
In Syaa Allah ibu bisa segera sehat.” Ibu berusaha tegar
“Buuu....Ayah..ayah...ayah.”
“Iyaa nak, ayahmu sudah tidak
ada. Sabar dan ikhlas yaa. Kita hadapi bersama dengan tabah.” Jelas ibu
“Nak, bolehkah ibu minta satu
permintaan . Boleh ga kalau ibu menyuruhmu memasak satu makanan. Ibu tidak suka
makanan di rumah sakit ini, ingin rasanya ibu mencicipi makanan buatan mu.”
Suara ibu memelas
“Baiklah bu. Sekarang anisa mau
belajar masak dan akan membuat makanan yang enak buat ibu supaya ibu cepat
sembuh.” Saya berusaha tegar
Keesokan harinya, saya mulai
belajar masak bareng pembantu saya.
Beberapa kali saya coba buat makanan agar terasa enak. Hingga percobaan ke
tujuh barulah pembantu saya mengakui cita rasa enaknya makanan buatan saya.
Siangnya saya coba bawakan hasil
masakan saya ke rumah sakit agar ibu bisa mencicipinya. Sesampai dirumah sakit,
ibu sedang tidur terlelap dan saya coba membangunkan.
“Bu..Bu Bangun..! Ini anisa bawa makanan khusus buatan anisa
sendiri.” Sambil menjingjin sebuah makanan
Ibu pun bangun dan terlihat
nampak senang dengan kepribadian saya yang bisa masak saat ini.
“Sini nak, bawakan makanan itu ke
ibu. Ibu tidak sabar ingin mencicipnya.!” Perintah Ibu
“Ini bu.” Menyodorkan makanan
Saya buka toples makanan itu dan
saya suapin ibu. Ibu saya terlihat nampak senang sekali. Siang itu begitu indah
bisa melihat ibu bisa terlihat bahagia
dan menyantap masakan saya. Namun, saya tidak mengetahuinya momen terindah itu
adalah terakhir nya saya membuat ibu bahagia. Malam itu, tiba-tiba kondisi ibu
tambah parah yang semula sudah membaik. Dan pada akhirnya malam itu jam 10.15
WIB ibu saya meninggal dunia. Begitu berharga kenangan itu buat saya. Sangat sedih
rasanya dan begitu hancurnya hati ini.
Penulis : Chefi Abdul
Latif
Secangkir Inspirasi Menjemput Ridha Allah dengan Basuhan Air Suci Ibu
Welcome to my blogg.
Have nice a day and Always God Bless Us.
Penulis : Chefi Abdul Latif
Misteri
Kematian Ibu
Sebelum meninggal, ibu kerap
berpesan agar saya selalu menjaga hubungan baik dengan semua saudara tiriku.
Dan setiap ibu menyampaikan pesannya itu, saya selalu menganggukkan kepala
sebagai tanda mengiyakan kata ibu. Bagi saya pesan dari ibu apapun itu pasti
baik buat saya. Meskipun saudara tiri saya sering berbuat jahat.
Saya masih ingat, apa yang telah
dilakukan oleh saudara tiri kepada ibu saya. Siang itu kami semua berkumpul
dimeja makan untuk makan siang. Di tengah-tengah kami makan, ibu tiba tiba saja
mual tidak karuan. Saat itu juga ibu terjatuh kelantai “Brakk” suara ibu
terjatuh. Lantas ibu saya segera dibawa
kerumah sakit. Saya panik sejadi jadinya. Diperjalanan menuju ke rumah sakit, saya
menangis tiada henti. Saya bertanya-tanya, apa yang terjadi sama ibu.
Mobil melewati jalanan dengan
cepat, sesampai di rumah sakit ibu langsung di bawa ke ruangan UGD untuk
ditangani segera. Beberapa jam kemudian, keluarlah seorang dokter dari ruangan
ibu berada.
“Gimana dok, keadaan ibu saya ?”
Tanya saya
“Ibu mu mengalami keracunan
makanan, tapi alhamdulillah dia masih bisa tertolong.” Jawab dokter
“Alhamdulillah”
Saya pun bergegas masuk keruangan
dimana ibu dirawat.
“Gimana bu sekarang masih sakit
?” Tanya saya spontan
“Alhamdulillah ibu sudah baikan
sekarang, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.” Suara ibu lemah
“Ko, ibu bisa keracunan ?, tadi
ibu makan apa ?” Lanjut saya
“Ibu tadi makan telor goreng.”
Jawab ibu
“Siapa yang memasak telor goreng
itu bu ?” Suara saya aga keras
“Saudara Tirimu.” Suara ibu yang
masih lemah
“Astaghfirullah, mungkinkah
saudara tiri saya yang memasukan racun
ke makanan ibu?” Diiringin rasa penasaran.
“Sudah-sudah, kita tidak boleh
menuduh orang jika tidak ada bukti. Itu tidak baik.” Kata Ibu
Saat itu pun, rasa penasaran
telah membalut pikiran saya. “Mungkin nanti saya akan menemukan siapa dalang
dari ini semua.” Hati kecil saya berbisik
Memang saudara tiri tidak suka
kepada ibu saya, dia menginginkan ibu dan saya keluar dari rumah itu karena dia
menganggap rumah itu adalah miliknya. Namun begitu, ibu selama hidup tetap saja
menyuruh saya berbuat baik kepada dia. Sebagai anak yang mencintai ibunya, saya
menurut saja dengan perkataan ibu.
Saya merasa meninggalnya ibu ada campur tangan saudara tiri saya. Namun,
kasus ini belum saya pecahkan. Teka teki ini menjadi sebuah misteri yang harus saya
selesaikan dan menemukan dalang atas kematian ibu. Hati ini berprasangka buruk
kepada saudara tiri karena dia tidak suka kepada ibu. Namun, pesan dari ibu
selalu saya simpan di hati dan pikiran saya. “Janganlah kita berprasangka buruk
sebelum ada bukti” Pesan ibu dibulan yang lalu.
Jumat, 17 Januari 2020
Secangkir Inspirasi Pintu Taubat bagi si Pembunuh
Welcome to my blogg.
Have nice a day and Always God Bless Us.
Akibat
Perbuatan Baik
Jam yang saya genggam menunjukkan
pukul 23.45. Lelaki itu masih berdiam diri. Tubuhnya seperti membatu
di ruang tunggu. Dia duduk sendirian dengan kedua tangan menopang dagu.
Wajahnya layu. Sorot mata sendu. Sesekali bibirnya
bergemetar.
Saya tidak tahu harus berbuat
apalagi. Langit seakan sudah runtuh menimpa saya, seakan
tidak ada lagi jalan hidup untuk memperbaiki kesalahan dan kekhilafan saya
kepada Tuhan. Saya bingung harus berbuat apa untuk menembus dosa saya ini. Ntah bagaimana caranya saya bisa menjadi orang
yang ada disana, berbuat kebaikan dan taat kepada Tuhan.
Beberapa menit berlalu, tiba-tiba datang seorang berbaju putih memakai sarung dan peci
menghampiri saya dan duduk disampingsaya.
“Kenapa mas, ko kaya yang lagi
sedih ?” Tanya orang itu
“Saya sudah membunuh orang.”
Jawab saya
“Astaghfirullah. Ko bisa sampai
membunuh orang mas. Kenapa ?” Tanya orang itu lagi
“Saya terbawa emosi sehingga
membunuhnya. Saya merasa bersalah dan berdosa besar kepada Tuhan. Saya bingung
harus bagaimana caranya bisa menembus kesalahan ini.” Tanggapan saya sambil
sedih mencucurkan air mata
“Bertaubatlah mas dengan sungguh-sungguh. Karena Tuhan Maha Pengampun. Dia akan mengampuni segala
dosa yang kita lakukan kecuali dosa syirik kepada Nya.Yakinlah mas dengan
bertaubat sungguh sungguh maka kesalahanmu, Allah akan ampuni. In syaa Allah.”
Penjelasan orang itu.
Itu terjadi
beberapa menit antara saya dan seorang yang nampak seperti ustadz itu. Dari
sana saya mulai berpikir untuk berubah dan melakukan taubat
dengan sungguh-sungguh. Dari sanalah saya mulai belajar
kepada ustadz itu untuk melakukan pertaubatan.
Sedikit demi sedikit, perlahan
demi perlahan setiap hari saya berusaha untuk melakukan kebaikan
kepada sesama manusia dan tentu melakukan ibadah
sesuai dengan perintah Allah Swt. Dengan cara itu, ada rasa ketenangan dan
kedamaian yang menyusup kedalam sanubari saya. Saya
berusaha dengan sebaik mungkin agar saya bisa menjadi orang yang memberikan
manfaat sesama manusia.
Saya mulai sadar dengan kebaikan
hidup menjadi damai sedangkan dengan keburukan hidup menjadi risau dan gelisah.
Inilah suatu hal yang saya tidak sadari bahwa memang benar manusia jika ingin
berubah menjadi baik pasti ada jalan. Dan saya percaya bahwa ampunan Allah
seluas langit dan bumi.
Penulis : Chefi Abdul
Latif
Cara Mengubah Hidup Rakyat Indonesia dari Sengsara Menjadi Sejahtera
Welcome to my blogg.
Have nice a day and Always God Bless Us.
Kesejahteraan Milik Semua Rakyat
Kesejahteraan merupakan
kebutuhan setiap umat manusia di seluruh dunia. Orang tua, dewasa, anak muda,
sampai anak-anak membutuhkan kehidupan sejahtera. namun, apa yang terjadi saat
ini, Hak kesejahteraan setiap orang diambil begitu saja oleh para pelaku yang
tidak bertanggung jawab. Mereka bebas melakukan pengambilan hak tersebut dengan
kehendaknya sendiri. Sungguh manusia yang tidak berbudi pekerti.
Pelaku perampasan
kesejahteraan masyarakat banyak dilakukan oleh orang–orang kaya. Mereka bebas melakukan apapun dengan
uang dan kekuasaan. Sehingga beberapa hak rakyat komunal diambil secara
illegal. Rakyat tidak bisa berbuat apa–apa untuk melawan orang kaya yang telah
berbuat tidak adil. Karena hukum yang tujuannya untuk menegakan keadilan justru
dibeli oleh orang kaya. Sehingga rakyat jelata semakin menderita melihat hukum
tajam kebawah dan tumpul keatas. Hukum tidak lagi melihat objek siapa pelaku
siapa korban akan tetapi hukum sudah subjektif dimana orang miskin dan jelata
selalu dijadikan sebagai pelaku.
Kehidupan semakin semeraut dengan adanya gejala manusia ini. Yang benar
pun menjadi selalu salah dihadapan hukum orang kaya. Kesejahteraan dan
keadilanpun hanya menjadi hak eksklusif untuk orang kaya. Apapun bebas dia
lakukan di negeri ini hanya dengan uang. Jika kondisi terus seperti ini, maka
ibu pertiwi akan menangis menjadi jadi. Dan indonesia tinggal menunggu waktu
kehancurannya.
Sudah saatnya, kita berpikir bersama bagaimana mencari solusi yang tepat
agar Indonesia ini kembali tersenyum ceria. Karena masa depan nanti adalah PR
bagi anak dan cucu kita mengurus negeri ini. Dan tentunya dimulai dari
sekarang. Masa depan baik atau buruk di tentukan dari saat ini apa yang kita
lakukan. Sudah tentu kita tidak mau, anak dan cucu kita hidup sengsara dimasa depan
nanti bukan ?
Mungkin beberapa hal menurut perspektif pribadi tentang bagaimana
memperbaiki benang kusut ini, ialah :
1.
Menegakan hukum
Hukum dikembalikan lagi pada kedudukannya, dimana hukum menilai secara
objektif. Dimana pelaku harus menerima akibatnya. Tidak ada lagi transaksi jual
beli hukum untuk mendapatkan rasa keamaan bagi para pihak yang tidak
bertanggung jawab. Memulai dengan penegakan hukum secara profesional dapat
memberikan dampak positif diantaranya menumbuhkan kembali keadilan bagi seluruh
rakyat Indonesia.
2.
Memilih pemimpin yang cerdas dan bertaqwa kepada
Tuhan YME
Pemimpin yang cerdas memiliki gagasan atau ide mau dibawa kemana negeri
ini. Ketika orang punya gagasan artinya dia memiliki daya visioner, memiliki
pemikiran solusi dengan berbagai masalah yang ada, diplomasi yang menguntungkan
bagi seluruh rakyat, dll. Serta tentu cerdas bila diimani dengan rasa taqwa
yang tinggi kepada Tuhan YME, dia tidak akan berani berbuat dzalim atau curang
terhadap rakyatnya karena ada sifat was was di dalam dirinya untuk melakukan
hal tersebut. Dia yakin bahwa Tuhan sedang mengawasinya dan dia yakin
pembalasan diakhirat adalah sebuah keanyataan. Sehingga seorang pemimpin yang
cerdas dan bertaqwa akan mampu membawa ibu pertiwi ini menjadi sejahtera dan adil
3.
Jiwa NKRI
Karakter warga negara Indonesia harus memiliki jiwa NKRI sejati.
Alasannya, jika semua warga Indonesia memilii jiwa NKRI sejati, dia tidak akan
berbuat khianat kepada Negaranya. Dia akan berjuang bersama untuk bagaimana
mensejahterakan ibu pertiwi ini.
Tiga poin diatas bisa menjadi suatu alternatif jalan untuk memperbaiki
negeri ini menjadi sejahtera rakyatnya. Masalah jika dihadapi dengan emosi akan
tambah ruwet akan tetapi masalah dihadapi dengan solusi maka akan selesai
dengan baik baik saja. Semua ini harus diawali dari diri sendiri. Mari kita
seksama untuk mengatasi permasalahan negeri ini. Sehingga kesejahteraan mutlak
harus dimiliki seluruh rakyat Indonesia.
Penulis : Chefi Abdul Latif
Kamis, 16 Januari 2020
Cara Jitu Membuat Motivation Letter
Welcome to my blogg.
Have nice a day and Always God Bless Us.
Kepada Yth,
Panitia Seleksi Beasiswa Bank Indonesia 2019 M / 1440 H
Di –
Tempat
Assalamu’alaikum. Wr. Wb, Om swastiasu, namo budaya dan salam sejahtera
bagi kita semuanya, syalom!
SENJATA PEMULA BERANTAS PERMASALAHAN NEGARA YANG LAMA
Sejak saya duduk di sekolah Menengah Kejuruan, saya percaya bahwa akuntansi
adalah faktor penting dalam kehidupan. Semua aktivitas manusia di beberapa
bidang seperti ekonomi, politik, sosial, pemasaran dan lainnya tidak terlepas
dari mekanisme keuangan dan itu akan berjalan dengan baik jika menggunakan akuntansi.
Keadaan ini mendorong saya untuk menjadi mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum.
Saya memilih Akuntansi Syari’ah sebagai spesialisasi saya. Walaupun saat ini,
tidak banyak orang tahu tentang Akuntansi Syari’ah. Saya melihat di beberapa
negara maju seperti Amerika dan Inggris, para pemegang gelar Akuntan tidak hanya memiliki banyak peluang tetapi
juga disebut sebagai sarjana penting dalam masyarakat mereka.
Sebagai seorang mahasiswa di jurusan Akuntansi Syari’ah Fakultas Syari’ah
dan Hukum Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, saya memiliki
banyak kesempatan untuk melakukan banyak kegiatan. Dari tahun 2016 sampai
sekarang sehubungan di Indonesia jurusan Akuntansi Syari’ah baru ada di kampus UIN
SGD Bandung, saya berkesempatan untuk
membuat jurnal atau karya ilmiah lainnya tentang keilmuan Akuntansi
Syari’ah dalam hal bagaiman tugas Dewan Pengawas Syari’ah, Produk Perbankan
Syari’ah, Mekanisme Pelaksanaan Produk Syari’ah, dll.
Selain belajar, saya aktif di bidang Pengembangan Aparatur Organisasi HMJ
Akuntansi Syari’ah, anggota Legislatif Mahasiswa Senat Fakultas Syari’ah dan
Hukum, tim 9 sekaligus anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) angkatan Paris,
ketua koordinator Ikhwan Himpunan Santri Alumni Pondok Pesantren Mubtadiin Al-Insyiroh,
ketua devisi Dakwah SSG DT 33 Wilayah Bojongloa, anggota Humas Sys-C, anggota
FORDES, anggota dari tim media kreatif dan
menjadi ketua angkatan Mahasiswa Akuntansi Syari’ah tahun 2017, Sekretaris umum HMJ Akuntansi Syari'ah, Sekretaris Jendral Forum Mahasiswa Akuntansi Syari'ah Indonesia, dll.
Pengalaman saya dulu pernah mengikut Kunjungan Industri kepada PT. Sidomuncul
sebagai penambah wawasan industrial, Pelatihan Kerja Lapangan selama 3 bulan di
PT. SIL, Kerja di Toko sebagai Kasir sekaligus pemilik sementara, Pelatihan SSG
selama 3 bulan di Daarut Tauhiid, kursus bahasa Inggris Toefl di Booster,
kursus bahasa jerman di De Lernen angkatan 7, seminar Kewirausahaan, seminar 4
pilar MPR RI, seminar bisnis, dll.
Selain pengalaman lapangan dan keahlian, saya pun pernah mendapatkan
beberapa penghargaan sebagai bukti nyata pretasi diantaranya Juara II Debat B.
Indonesia sekabupaten, Peserta Terkreatif kursus B. Jerman, skor toefl 540, debat
se-provinsi jabar, juara harapan 1 debat hukum fsh, dll.
Saat ini, saya bekerja sebagai bagian dari timses Prabowo untuk pemenangan Prabowo-Sandi menjadi Presiden RI.
Tanggung jawab saya adalah mensosialisasikan program prabowo-sandi, mengajak
masyarakat untuk memilih prabowo-sandi. Saya aktif penulis buku, blog, artikel,
jurnal dan karya ilmiah lainnya. Saya juga sebagai seorang pembisnis. Selain
itu, saya sebagai mentor dan tutor mahasiswa dan siswa yang mau belajar
Akuntansi Syari’ah oleh karena itu saya membutuhkan pengetahuan mendalam
tentang Akuntansi Syari’ah. Walaupun saya pikir program SMK saya telah memberi
saya latar belakang yang kuat dalam dasar-dasar berbagai Akuntansi terutama
Akuntansi Konvensional, ini tidak cukup bagi saya untuk menjadi siswa saja.
Saya harus melanjutkan studi sarjana Akuntansi Syari’ah untuk memperkaya
keterampilan dan memperluas pengetahuan.
Saat ini, saya mencoba lebih fokus bagaimana caranya untuk memperbaiki
permasalahan di negeri ini dengan dimulai perbaikan dalam aspek ekonominya.
Saya akan mencoba mengkaji, meneliti, dan akhirnya mengaktualisasikan Akuntansi
Syari’ah mampu menjadi solusi terbaik untuk permasalahan yang ada. Jika ekonomi
suatu negara baik serta sehat maka bisa dipastikan kehidupan rakyat bisa adil
dan sejahtera.
Sarjana akuntansi Syari’ah diperlukan di Indonesia karena alasan berikut:
a. Ini akan meningkatkan mutu SDM di lembaga pendidikan dan perusahaan yang
ada Indonesia pada umumnya, dan memperkuat pembentukan sistem nasional
terintegrasi.
b. Saya akan mengisi bagian stakeholder Akuntan dan memperkuat pembangunan berkelanjutan di
Indonesia dalam aspek ekonomi serta keuangan.
c. Sehubungan masyarakat Indonesia beragama Islam paling banyak di dunia sudah
tentu dalam berbagai aspek kehidupan yang berkaitan dengan keuangan membutuhkan
orang-orang yang kapabilitas dalam akuntansi syari’ah sebagai bentuk kejelasan
implementasi dari al-quran dan sunnah.
d. Peluang untuk membangun perekonomian Indonesia yang lebih adil dan
sejahtera
Mempertimbangkan semua faktor di atas. Saya percaya bahwa studi yang
dipilih akan menguntungkan Indonesia secara umum.
Saya menganggap diri saya sebagai kandidat yang baik untuk beasiswa Bank
Indonesia karena saya masih muda memiliki jiwa leadership, energik,
pekerja keras, visioner, pelopor, dan termotivasi orang yang percaya bahwa saya
dapat melakukan sesuatu untuk kepentingan agama, bangsa dan negara. Saya melakukan
yang terbaik dengan semua upaya maksimal yang bisa saya berikan untuk institusi.
Tetapi ini tidak cukup. Terus terang, saya belum puas dengan apa yang saya
lakukan. Saya percaya bahwa saya dapat melakukan jauh lebih baik jika saya dapat
menyelesaikan studi sarjana Akuntansi Syari’ah di fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Penulis : Chefi Abdul Latif
Opiniku Masuk Syurga dan Neraka dengan HP
Welcome to my blogg.
Have nice a day and Always God Bless Us.
Handphone Bagaikan Istriku
Aku sebelumnya tidak pernah
memerhatikan sejauh mana ponsel ini begitu bermanfaat bagi ku. Berbeda dengan
ponsel yang digunakan orang orang di luar sana. Mereka pasti menggunakan
ponselnya tiada henti dari mulai bangun tidur sampai tidur kembali. Terkadang
aku berpikir kenapa aku tidak seperti mereka ya? Ntahlah mungkin aku hanya saja
tidak terlalu peduli sama ponsel.
Masyarakat Indonesia bahkan warga
dunia memfungsikan hp setiap saat dimanapun dan kapanpun. Ponsel bagi sebagian
orang adalah harta terbaik yang dimiliki, saking berharganya orang rela tidak
makan hanya untuk bermain ponsel. Ponsel bagaikan alat magic yang membius
setiap orang. Sehingga orang dalam kondisi apapun terabaikan jika sudah fokus
bermain ponsel.
Aku mulai berpikir bahwa begitu
besar dampak ponsel bagi kehidupan seseorang. baik buruk kehidupan seseorang
bisa dipengaruhi oleh ponsel. Hanya saja masih banyak orang tidak sadar akan
adanya pengaruh ponsel pada dirinya sendiri. Hal inilah latar belakang aku membuat
sebuah bacaan tentang kebijaksanaan dalam penggunaan hp.
Baik dan buruk nya kehidupan pada
ontologinya bukan karena adanya ponsel akan tetapi bagaimana orang tersebut
menggunakan ponselnya. Jika bijak dalam menggunakan ponsel maka hidupnya
baik sedangkan sebaliknya jika kita
arogansi dalam menggunakan ponsel maka hidupnya akan hina. Cobalah lihat fakta
dan realita yang ada.ini bukan dongen tapi ini adalah berita fakta.
Beberapa orang mendapatkan
kesuksesan dengan menggunakan ponsel ada pula orang mendapatkan kegagalan
karena ponsel. Ini menunjukan fakta bahwa ponsel begitu berpengaruh terhadap
setiap orang yang memilikinya. Namun, sayangnya tidak banyak orang yang sadar
akan hal tersebut.
Era digital adalah masa dimana
semua orang bisa memenuhi kebutuhan dan keinginannya hanya melalui ponselnya.
Sudah tentu dalam memenuhi sebuah kebutuhan seseorang ada yang berbagi main
peran. Peran pertama sebagai pemakai dan peran kedua sebagai pelaku pemuas
kebutuhan. Hal tersebut dapat dipahami bahwa ada orang yang hanya sekedar
pemakai dengan berlebihan akan menimbulkan sebuah penyesalan yang luar biasa.
Bermain ponsel menyebabkan lupa
pada waktu bagi pemakainya. Namun, itu tidak akan berdampak pada semua orang.
Lupa pada waktu ketika bermain ponsel akan kena pada orang yang
bermalas-malasan, tidak sadar penuh bahwa waktu itu begitu berharga, orang yang
lalai kepada hak dan tanggung jawabnya sebagai khalifah, orang yang tidak ingat
pada akhirat, orang yang suka berlebihan kepada dunia.
Ada suatu bukti bahwa ponsel menjadi
media bagi one person untuk meraih kesuksesan seperti pelaku ojol,
bermain investasi, mencari ilmu pengatahuan, mencari relasi dengan bijaksana,
menambah wawasan, dll. Jika ponsel digunakan oleh seseorang dengan bijak tidak
berlebihan akan menjadi sebuah landasan untuk mempercepat meraih kesuksesa.
Oleh karenanya, sebelum semuanya
terlambat mari kita seksama mulai sekarang kita perbudak ponsel bukan ponsel
perbudak kita. Kita manfaatkan ponsel bukan ponsel yang memanfaatkan kita. Kita
raih masa depan yang gemilang dengan penggunaan ponsel sebagai istri yang
dimana kita harus merawat dan menjaganya tanpa menggunakannya berlebihan hingga
melupakan waktu. Ingatlah terus bahwa urusan akhirat jauh lebih penting.
Penulis : Chefi Abdul Latif
Langganan:
Postingan (Atom)








