Welcome to my blogg.
Have nice a day and Always God Bless Us.
Dinamika Kehidupan
Tidak cukup kau tahu saja, tetapi kau perlu paham betul bahwa hidup tidak
akan dijalan tol yang lurus, yang mulus, yang lebar jalannya, dan tidak kena
macet. Hidup akan selalu menemui jalan tanjakan, turunan, belok kanan dan kiri,
dan jalan yang tidak mulus (penuh kerikil batu besar dan kecil). Iyaa itulah
hidup, mau atau tidak mau, terima atau tidak terima, suka atau tidak suka yang
namanya hidup akan selalu demikian.
Nah, sekarang anda bagaimana menyikapi persoalan hidup
tersebut. Apakah memaksakan diri untuk selalu menggunakan jalan tol atau jalan
yang amuradul. Setiap jalan yang kau pilih akan membentuk karakter dan ukuran
kesuksesan kau dimasa depan nanti. Apakah kita mau mapan karena jalan amuradul
atau jalan tol ? setiap pilihan masa depan mu akan kau terima sesuai dengan
jalan apa yang kalau pilih sekarang.
Dampak yang akan ditimbulkan terhadap paradigma pribadi akan berbeda antara
jalan tol dan jalan amuradul. Jika kalian tidak percaya ? silakan analisis
kehidupan orang lain. “Pemimpin besar adalah pemimpin yang gemuk akan
rintangan, ujian, hambatan, cacian, hinaan atau bahkan pujian.”
Pisau akan lebih tajam jika selalu diasah, kehidupan mu akan jauh lebih
mapan jika kau selalu menerima jalan yang penuh batu kerikil kecil dan besar
serta kau mampu untuk melaluinya dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Maka
nikmatilah proses dalam melalui tahap demi tahap anak tangga sampai kau dapat
menginjak di anak tangga tertinggi. Banyak orang-orang sukses karena hari ini
ia memilih hidupnya menderita.
Mungkin hari ini kau belum merasakan hasilnya ketika kau memilih jalan
amuradul. Camkanlah bahwa masa depanmu sebagai saksi bahwa kau telah berjuang
di hari ini. Perjuangan itu sulit bos. Dan itu memang iya, tapi kau akan
terasah dengan perjuangan yang sulit itu. Dan masa depanmu yang kau inginkan
bisa kau raih jika kau tidak menyerah.
Maka sikap dewasa itu akan inheren dengan dirimu sendiri setelah kau mampu
mengolah amarah, dengki, iri, benci dan kecewa dengan situasi yang tidak sesuai
dengan harapan. Tuhan itu Maha Adil, ketika kau dapat masalah maka kau sedang
di uji. Jika kau bisa melaluinya kau akan mendapatkan kado terindah dari Tuhan.
Tapi jika kau menyerah maka penyesalan yang kau dapatkan.
Kehidupan itu pahit memang bro. tapi kepahitan akan menjadi obat masa depan
mu kelak. Pahamilah bahwa kadang kita harus meminum obat yang pahit untuk bisa
sembuh. Masa depanmu bisa cerah asalkan kau berani mengambil resiko sekalipun
itu akan memberikan rasa pahit sekali. Nah, kepahitan itulah yang akan menjadi
awal bagimu untuk meraih apa yang kau inginkan.
Hanya sedikit yang paham begitu pentingnya kita mengambil jalan amuradul
daripada jalan tol itu sendiri. Belajarlah terus, perbaiki diri terus, upgrade
terus, dan bekerjalah terus agar kau semakin matang.
Bumbu kehidupan memang heterogen rasanya, kau mau pilih yang mana maka itulah
yang akan membentuk kepribadian mu dan masa depanmu nanti seperti apa. Penulis paham
bahwa setiap orang punya perspektif masing-masing. Memang betul bahwa
kesuksesan itu setiap orang punya jalan yang berbeda-beda. Tapi setidaknya ada
salah satu yang sama diantara tersebut ialah soal perjuangan dan tidak menyerah
serta menikmati dinamika hidup yang ada dalam berbagai rasa.
Dinamika hidup bisa saja kecewa terhadap seseorang, dan itu wajar. Tetapi
kalau anda sampai benci terhadap orang tersebut itulah yang keliru. Manusia itu
tidak ada yang sempurna, sudah tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Tapi cobalah
bersikap dewasa, kalian dan penulispun sesungguhnya sudah tau hal apa yang
harus dilakukan terhadap seseorang yang telah mengecewakan kita.
Bahkan tidak sedikit orang karena sudah kecewa kepada seseorang sampai ia
melakukan cacian dan hinaan padanya. Itu merupakan tindakan yang kurang elok. Seberapa
besar dinamika kehidupan jangan pernah kita menghina dan menyakiti orang lain. Karena
bisa jadi suatu saat nanti bagian anda sendiri yang dihina orang lain. Mungkin bagi
sebagian orang mengatakan “Hukum Karma”.
“Kebaikan akan dibalas dengan kebaikan dan keburukan akan dibalas
keburukan.” Ingatlah selalu saudaraku, pahami betul. Manis, pahit, asam, pedas,
dll dalam kehidupan itu sudah sunnatullahnya. Tinggal bagaimana kita mampu
memanajemen qolbu. Apakah itu membuat kita tambah matang atau justru membuat
kita gosong.
Disadari atau tidak bagi penulis yang ingin ditekankan bahwa dinamika hidup
itu penting untuk dirimu dan untuk masa depanmu. Maka nikmatilah dan
syukurilah. Berjuang terus dan jangan menyerah. Yakinlah dampak positif segera
akan menghampirimu. Tidak perlu risau, gelisah, sedih, marah-marah dan benci karena
dinamika hidup. Ia akan singgah sebentar setelah itu hilang ntah kemana. Ketika
ada masalah utamakan solusi. Ketika dapat fitnah segera luruskan. Semoga
kedamaian dan cinta selalu ada. Pesan singkatnya, dinamika adalah jalan untuk
mu meraih mahkota.
Penulis :
Chefi Abdul Latif


