Welcome to my blog.
Have nice a day and Always God Bless Us.
Dimana ada 4 air terjun
dengan karakteristik yang berbeda-beda. Dengan karakteristik itulah yang kadang
menyebabkan baik warga lokal maupun non lokal bila tiba hari libur baik libur
panjang atau pendek, mereka biasa berbondong-bondong berangkat ke air terjun
untuk relaksasi, memulihkan kembali jiwa ketenangan dan rasa semangat baru.
Kepala Desa ku
Kampung
ku bagitu indah hingga siapapun yang melihat pemandangan alamnya. Baik itu
pikiran stres, tekanan kerja, sakit hati, dilanda gundah gelisah bisa hilang
seketika. Kalian perlu bukti datanglah ke kampung ku yaitu Ds. Mayang Sari kec.
Cisalak-Subang Jawa Barat. Kampung ku terkenal akan pemandangan air terjunnya
yang diberi nama “Curug Cileat“.
Dibalik cerita keindahan
air terjunnya, Desa mayang terkenal dengan kepala desanya yang cerdas, berbudi
pekerti luhur, dan penuh keteladan. Dengan Akhlaknya yang mulia itu bisa
memberikan contoh kepada bawahan dan warganya. Dan sikap bijaksana itulah yang
sering mengundang simpati warga untuk mengikuti Akhlak dan kecerdasannya. Dimana kondisi warga Desa Mayang Sari terlihat
rukun, penuh adat, dan saling gotong royong.
Kepala desaku ini memang
betul-betul figur yang cocok untuk menjadi pemimpin bagi desa ini. Kami sebagai
warga desa mayang begitu senang dan bangga mempunyai kepala desa seperti beliau.
Aku masih ingat penghargaan-penghargaan yang diperoleh Desa Mayang baik
dikancah antar desa maupun antar kabupaten dan provinsi. Dan setiap ada lomba
antar desa, beliau selalu memberikan dukungan baik moril maupun semangat.
Sehingga kami sebagai peserta bisa fokus pada perlombaan, tidak lagi
kebingungan untuk mencari biaya bilamana ingin mengikuti lomba.
Akan tetapi, tidak semua
lomba yang bisa kepala desa dukung. Karena, biayanya tak begitu banyak, masih ada beberapa
yang mesti di selesaikan untuk terwujudnya kesejahteraan rakyatnya. Baik itu
kebutuhan primer, skunder hingga tersier. Sehingga, warga desa mayang
alhamdulillah sudah nampak dari makna kesejahteraan dan keadilan itu sendiri.
Desa kami pernah meraih
juara 1 Kategori Desa Teladan se-kecamatan. Karena, desa kami ini kehidupan
bermasyarakatnya penuh dengan keharmonisan, dimana hubungan warga dan
pemimpinnya bisa dijadikan contoh teladan bagi desa-desa yang lain. Contohnya,
Setiap ada kegiatan desa, sebagian kami senantiasa bahu membahu untuk
menyelenggarakan acara tersebut dengan baik. Setiap orang yang di
tugaskan/bekerja demi kelancaran tersebut sangat bertanggung jawab, dan
disiplin bekerja cepat agar selesai sebelum tenggat waktu acar tersebut tiba.
Dari contoh sederhana ini,
bisa kita tangkap setidaknya 3 hal yang
bisa kita jadikan pelajaran, yaitu 1. Disiplin dan bertanggung jawab, 2.
Bekerja cepat dan berpikir cerdas, 3. Konsolidasi yang sangat bagus antara
pekerja atau warga dengan mandornya atau kepala desa.
Terus, apabila acara
tersebut sudah selesai maka baik anak-anak, pemuda, dewasa dan orang tua tanpa
ada intruksi mereka sudah paham arti dari bertanggung jawab. Mereka semua
bekerjasama merapihkan peralatan apa saja yang mereka gunakan selama acara itu
berlangsung sampai akhir, hingga dimana tempat sama seperti sediakala. Ada satu
nilai plus dari Desa Mayang Sari ini. Tau ga ?
Biasanya kalau orang
indonesia habis hiburan atau kelar nya
sebuah acara. Gimana kondisi lingkungan tersebut ? Banyak sampah bukan ? Nah,
benar sekali di desa ku ini. setiap orang sudah mendisiplinkan diri begitu
pentingnya dari kebersihan. Jadi, setiap beres acara apapun itu, maka kalian
jangan heran kalian tidak akan melihat satu sampahpun tergeletak di sana. Inilah
pula yang banyak mendapatkan decak kagum orang-orang non desa ini.
Pernah saat seminar saya
mendengarkan perkataan dari seorang pejabat, “Tindakan pemimpin akan selalu
ditiru oleh rakyatnya daripada omongannya.” Dan itu nyata sekali, dimana yang
terjadi di desa ku ini. Warga desa mayang bisa bekerja seperti itu. Karena,
kepala desanya bisa memberikan contoh Akhlak yang baik. dan ini bisa memberikan
kebaikan antar sesama. Dimana desa ini bisa terlihat begitu manis.
Suatu hari ku berpikir, “Andaikan
beliau sekarang yang menjadi pemimpin
bangsa. Mungkin kehidupan rakyat pasti jauh lebih baik daripada kehidupan nyata
saat ini. Buktinya, desa seluas ini pun bisa dia bikin seperti rumah tangganya
sendiri,dimana hari-hari penuh kasih sayang, tentram, sejahtera dan saling
mengerti satu sama lainnya. “
Akan tetapi, ini jauh
berbeda dengan kebanyakan orang . dimana jaman sekarang orang-orang pada
berkehidupan hedonisme. Mereka lebih mementingkan kehidupan pribadinya sendiri,
tidak perhatian dengan tetangganya. Apakah dia sudah makan belum ? apakah dia
punya pakaian tidak ? bahkan begitu parah, ada sebagian dari kita tidak
mengetahui bahwa tetangganya sendiri pun sedang sakit. Hal ini yang bisa
menyebabkan terputusnya persaudaran dan kesatuan. Apabila sudah demikian, maka
yang akan terjadi ada saling bermusuhan.
Aku berharap semoga dimasa
depan nanti, siapapun yang menjadi presiden bisa memiliki figur Akhlak agung
yang mulia sama seperti kepala desa ku ini. Sehingga bisa memberikan contoh
yang baik dengan mengarahkan dan memperbaiki negeri ini ke dalam kehidupan yang
sejahtera dan adil. Dimana tidak ada lagi tindakan diskriminasi karena himpitan
ekonomi, tidak ada lagi sogok menyogok karena kepentingan pribadi, dsb. Yang bisa
mengisi hari-hari penuh kebaikan. Mengundang rahmat dan bisa lebih mendekatkan
kita kepada Allah SWT.
Pemimpin bangsa seperti ini
lah yang pantas untuk di jadikan sebagai pemegang kekuasaan RI sebagaimana di
katakan dalam UUD Pasal 4 ayat 2. Mengapa ? Karena bisa di duga, dengan rasa
taatnya kepada Tuhannya, seakan tidak ada selain Allah yang dia takutkan. Maka
dia bisa tegas dan garang dalam perkara kejelekan dan bisa mengajak rakyatnya
kepada kebaikan. Sehingga, apabila dengan terbiasakannya kita dalam menaati
aturan Allah, maka secara tidak sadar. Kita pun juga akan senantiasa taat kepada
aturan main yang buat manusia. Alhasil, semua rakyat tidak lagi melanggar
aturan dan akan lebih hidupnya kebenaran.
Selain itu, jika para
pejabatnya sendiri taat pada aturan dan senantiasa lebih mengutamakan
kepentingan rakyatnya sebagaimana fungsi tugas dan kewajibannya sebagai wakil
rakyat. Mereka akan bekerja jujur, karena takut kepada Allah semata. Maka dari
itu, Negara Indonesia ini akan terbebas dari tindakan pelanggaran hukum berupa,
pengkhianatan negara, korupsi, penyuapan, tidak pidana berat lainnya, ataupun
melakukan perbuatan tercela.
Para pejabat akan mengasihi
satu sama lainnya, tidak hidup dengan keegoisan sendiri. Mereka akan memberikan
contoh teladan dari ucapan dan Akhlak mereka punya. Demikianlah, yang akan
menimpa negeri ku ini, jikalau seorang
pemimpin memiliki kecerdasan dan Akhlak
mulia. dimana pun ia berada senantiasa ingat dan taat kepada Allah serta hanya
takut kepada-Nya semata. Sama seperti teladan Rasulullah SAW pada masanya. Dan
seperti kepala desaku pada masa kini.
Jika pemimpinnya begitu. Maka
akan selalu dicintai dan disayangi rakyatnya. Mereka akan mendukungmu sampai
mati, jikalau anda seorang pemimpin, berani rela berkorban demi rakyat mu
sendiri. Seperti itulah cerita kepada desa kami. Dimana hari-hari penuh dengan
cahaya. Yang susah di tolong, yang sedih di hibur, yang senang berbagi, tua
kepada anak sayang, anak kepada tua hormat.
Mari kita jadikan ucapan rasul
ucapan kita dan Akhlak rasul Akhlak kita. Memberikan contoh dan menciptakan generasi masa depan dengan karakter kuat.
Ya. Disini saya berharap, setiap orang entah siapapun itu yang sekarang dan akan mendapatkan amanat dari Allah, sebagai wakil rakyat dimanapun anda berada bisa menjadi teladan bagi rakyatnya dan bisa mengajak rakyatnya itu kedunia dimensi penuh dengan kebaikan dan kemuliaan. Aamin
Karya : Cal As-Sayyid Al-'Azhim

nice story...
BalasHapusAlhamdulillah :)
HapusMantap Wa
BalasHapusAlhamdulillah wa, semoga bisa memberikan inspirasi bagi siapa saja.
Hapus