Halaman

Sabtu, 26 November 2016

Cerpen "Kepala Desa ku Bijaksana"

Welcome to my blog. Have nice a day and Always God Bless Us.

Kepala Desa ku 



Kampung ku bagitu indah hingga siapapun yang melihat pemandangan alamnya. Baik itu pikiran stres, tekanan kerja, sakit hati, dilanda gundah gelisah bisa hilang seketika. Kalian perlu bukti datanglah ke kampung ku yaitu Ds. Mayang Sari kec. Cisalak-Subang Jawa Barat. Kampung ku terkenal akan pemandangan air terjunnya yang diberi nama “Curug Cileat“.

Dimana ada 4 air terjun dengan karakteristik yang berbeda-beda. Dengan karakteristik itulah yang kadang menyebabkan baik warga lokal maupun non lokal bila tiba hari libur baik libur panjang atau pendek, mereka biasa berbondong-bondong berangkat ke air terjun untuk relaksasi, memulihkan kembali jiwa ketenangan dan rasa semangat baru.

Dibalik cerita keindahan air terjunnya, Desa mayang terkenal dengan kepala desanya yang cerdas, berbudi pekerti luhur, dan penuh keteladan. Dengan Akhlaknya yang mulia itu bisa memberikan contoh kepada bawahan dan warganya. Dan sikap bijaksana itulah yang sering mengundang simpati warga untuk mengikuti Akhlak dan kecerdasannya.  Dimana kondisi warga Desa Mayang Sari terlihat rukun, penuh adat, dan saling gotong royong.

Kepala desaku ini memang betul-betul figur yang cocok untuk menjadi pemimpin bagi desa ini. Kami sebagai warga desa mayang begitu senang dan bangga mempunyai kepala desa seperti beliau. Aku masih ingat penghargaan-penghargaan yang diperoleh Desa Mayang baik dikancah antar desa maupun antar kabupaten dan provinsi. Dan setiap ada lomba antar desa, beliau selalu memberikan dukungan baik moril maupun semangat. Sehingga kami sebagai peserta bisa fokus pada perlombaan, tidak lagi kebingungan untuk mencari biaya bilamana ingin mengikuti lomba.

Akan tetapi, tidak semua lomba yang bisa kepala desa dukung. Karena,  biayanya tak begitu banyak, masih ada beberapa yang mesti di selesaikan untuk terwujudnya kesejahteraan rakyatnya. Baik itu kebutuhan primer, skunder hingga tersier. Sehingga, warga desa mayang alhamdulillah sudah nampak dari makna kesejahteraan dan keadilan itu sendiri.

Desa kami pernah meraih juara 1 Kategori Desa Teladan se-kecamatan. Karena, desa kami ini kehidupan bermasyarakatnya penuh dengan keharmonisan, dimana hubungan warga dan pemimpinnya bisa dijadikan contoh teladan bagi desa-desa yang lain. Contohnya, Setiap ada kegiatan desa, sebagian kami senantiasa bahu membahu untuk menyelenggarakan acara tersebut dengan baik. Setiap orang yang di tugaskan/bekerja demi kelancaran tersebut sangat bertanggung jawab, dan disiplin bekerja cepat agar selesai sebelum tenggat waktu acar tersebut tiba.

Dari contoh sederhana ini, bisa  kita tangkap setidaknya 3 hal yang bisa kita jadikan pelajaran, yaitu 1. Disiplin dan bertanggung jawab, 2. Bekerja cepat dan berpikir cerdas, 3. Konsolidasi yang sangat bagus antara pekerja atau warga dengan mandornya atau kepala desa.

Terus, apabila acara tersebut sudah selesai maka baik anak-anak, pemuda, dewasa dan orang tua tanpa ada intruksi mereka sudah paham arti dari bertanggung jawab. Mereka semua bekerjasama merapihkan peralatan apa saja yang mereka gunakan selama acara itu berlangsung sampai akhir, hingga dimana tempat sama seperti sediakala. Ada satu nilai plus dari Desa Mayang Sari ini. Tau ga ?

Biasanya kalau orang indonesia habis hiburan atau  kelar nya sebuah acara. Gimana kondisi lingkungan tersebut ? Banyak sampah bukan ? Nah, benar sekali di desa ku ini. setiap orang sudah mendisiplinkan diri begitu pentingnya dari kebersihan. Jadi, setiap beres acara apapun itu, maka kalian jangan heran kalian tidak akan melihat satu sampahpun tergeletak di sana. Inilah pula yang banyak mendapatkan decak kagum orang-orang non desa ini.

Pernah saat seminar saya mendengarkan perkataan dari seorang pejabat, “Tindakan pemimpin akan selalu ditiru oleh rakyatnya daripada omongannya.” Dan itu nyata sekali, dimana yang terjadi di desa ku ini. Warga desa mayang bisa bekerja seperti itu. Karena, kepala desanya bisa memberikan contoh Akhlak yang baik. dan ini bisa memberikan kebaikan antar sesama. Dimana desa ini bisa terlihat begitu manis.

Suatu hari ku berpikir, “Andaikan beliau sekarang  yang menjadi pemimpin bangsa. Mungkin kehidupan rakyat pasti jauh lebih baik daripada kehidupan nyata saat ini. Buktinya, desa seluas ini pun bisa dia bikin seperti rumah tangganya sendiri,dimana hari-hari penuh kasih sayang, tentram, sejahtera dan saling mengerti satu sama lainnya. “

Akan tetapi, ini jauh berbeda dengan kebanyakan orang . dimana jaman sekarang orang-orang pada berkehidupan hedonisme. Mereka lebih mementingkan kehidupan pribadinya sendiri, tidak perhatian dengan tetangganya. Apakah dia sudah makan belum ? apakah dia punya pakaian tidak ? bahkan begitu parah, ada sebagian dari kita tidak mengetahui bahwa tetangganya sendiri pun sedang sakit. Hal ini yang bisa menyebabkan terputusnya persaudaran dan kesatuan. Apabila sudah demikian, maka yang akan terjadi ada saling bermusuhan.

Aku berharap semoga dimasa depan nanti, siapapun yang menjadi presiden bisa memiliki figur Akhlak agung yang mulia sama seperti kepala desa ku ini. Sehingga bisa memberikan contoh yang baik dengan mengarahkan dan memperbaiki negeri ini ke dalam kehidupan yang sejahtera dan adil. Dimana tidak ada lagi tindakan diskriminasi karena himpitan ekonomi, tidak ada lagi sogok menyogok karena kepentingan pribadi, dsb. Yang bisa mengisi hari-hari penuh kebaikan. Mengundang rahmat dan bisa lebih mendekatkan kita kepada Allah SWT.

Pemimpin bangsa seperti ini lah yang pantas untuk di jadikan sebagai pemegang kekuasaan RI sebagaimana di katakan dalam UUD Pasal 4 ayat 2. Mengapa ? Karena bisa di duga, dengan rasa taatnya kepada Tuhannya, seakan tidak ada selain Allah yang dia takutkan. Maka dia bisa tegas dan garang dalam perkara kejelekan dan bisa mengajak rakyatnya kepada kebaikan. Sehingga, apabila dengan terbiasakannya kita dalam menaati aturan Allah, maka secara tidak sadar. Kita pun juga akan senantiasa taat kepada aturan main yang buat manusia. Alhasil, semua rakyat tidak lagi melanggar aturan dan akan lebih hidupnya kebenaran.

Selain itu, jika para pejabatnya sendiri taat pada aturan dan senantiasa lebih mengutamakan kepentingan rakyatnya sebagaimana fungsi tugas dan kewajibannya sebagai wakil rakyat. Mereka akan bekerja jujur, karena takut kepada Allah semata. Maka dari itu, Negara Indonesia ini akan terbebas dari tindakan pelanggaran hukum berupa, pengkhianatan negara, korupsi, penyuapan, tidak pidana berat lainnya, ataupun melakukan perbuatan tercela.

Para pejabat akan mengasihi satu sama lainnya, tidak hidup dengan keegoisan sendiri. Mereka akan memberikan contoh teladan dari ucapan dan Akhlak mereka punya. Demikianlah, yang akan menimpa negeri ku  ini, jikalau seorang pemimpin memiliki kecerdasan dan  Akhlak mulia. dimana pun ia berada senantiasa ingat dan taat kepada Allah serta hanya takut kepada-Nya semata. Sama seperti teladan Rasulullah SAW pada masanya. Dan seperti kepala desaku pada masa kini.

Jika pemimpinnya begitu. Maka akan selalu dicintai dan disayangi rakyatnya. Mereka akan mendukungmu sampai mati, jikalau anda seorang pemimpin, berani rela berkorban demi rakyat mu sendiri. Seperti itulah cerita kepada desa kami. Dimana hari-hari penuh dengan cahaya. Yang susah di tolong, yang sedih di hibur, yang senang berbagi, tua kepada anak sayang, anak kepada tua hormat.

Mari kita jadikan ucapan rasul ucapan kita dan Akhlak rasul Akhlak kita. Memberikan contoh dan menciptakan  generasi masa depan dengan karakter kuat.

Ya. Disini saya berharap, setiap orang entah siapapun itu yang sekarang dan akan mendapatkan amanat dari Allah, sebagai wakil rakyat dimanapun anda berada bisa menjadi teladan bagi rakyatnya dan bisa mengajak rakyatnya itu kedunia dimensi penuh dengan kebaikan dan kemuliaan. Aamin

Karya : Cal As-Sayyid Al-'Azhim


4 komentar:

Saya menunggu kritik dan kesan saudara