Welcome to my blogg.
Have nice a day and Always God Bless Us.
Membuat Tuhan Tersenyum dengan Sabar
Dalam kehidupan, kita tidak akan terlepas dari ujian. Karena itu merupakan
bagian dari dinamika hidup. Dan sudah tentu dan jelas bahwa setiap orang punya
masalah hidup masing-masing dengan design masalah yang berbeda-beda, walaupun
jarang juga ada yang memiliki masalah yang sama.
Masalah bisa datang setiap saat, bisa 3 kali sehari bagaikan makan saja
satu hari 3 kali. Tapi apapun itu, masalah datang kepadamu sebagai tanda bahwa
Tuhan sayang sama kamu. Artinya, Dia menginginkan kamu yang sudah melupakan-Nya
setelah diberi masalah kamu baru mengingat-Nya kembali. Melalui ujian hidup
adalah cara efektif menurut penulis agar manusia bisa kembali mengingat dan
mendekat lagi pada sang Maha Raja.
Tidak perlu risau dan gelisah ketika diberi ujian. Tenanglah, sabarlah,
berdzikirlah, Tuhan sedang rindu kepadamu melalui diberikannya ujian hidup
untuk mu. Maka tetap berprasangka baiklah. Dibalik keburukan ujian menurutmu ada penuh banyak kebaikan dan
keberkahan yang Tuhan rencanakan. Dan kau pasti sudah tau bahwa apa yang
menurut mu buruk padahal itu baik untuk mu. Tuhan Maha Adil, Dia tidak pernah
mendzalimi hamba-Nya. Tuhan tau apa yang terbaik untuk mu. Jadi bersabarlah
ketika kau mendapatkan ujian.
Setiap manusia memang memiliki karakter yang berbeda. Tapi perbedaan itu
tidak harus membedakan sikap ketika diberi ujian. Diikhtiarkan harus sama
karena agama memerintahkan bahwa ketika diberikan ujian bersabarlah. Bersabar
adalah senjatamu untuk menghadapi ujian tersebut. Jika kau menang maka hadiah
mewah akan kau dapatkan dari Sang Maha Raja.
Memang kita tidak tau bahwa apa yang Tuhan rencanakan dibalik ujian yang
diberikan kepada mu. Tapi kita yang telah memiliki iman, yakinilah bahwa ujian
tersebut baik untuk mu. Mungkin saja kau atau penulis tidak mau menerimanya,
tapi dengan iman seketika bisa menenangkan jiwa ini. Ia yakin bahwa ujian ini
adalah satu hal yang baik untuk ku. Selalu ada kebaikan disetiap ujian yang
hadir di hidup setiap orang. Tinggal bagaimana ia menghadapi ujian tersebut.
Apakah dengan sabar atau amarah ?
Perlu kalian ketahui bahwa menghadapi ujian dengan amarah tidak akan
merubah apapun dengan baik, yang ada justru bisa jadi menambah masalah. Maka
dari itu sekuat mungkin kalian tahan amarah tersebut. Sebaliknya menghadapi
masalah dengan bersabar pun tidak akan merubah ujian tersebut dengan singkat baik
seperti semula. Akan tetapi setidaknya dengan bersabar, kalian sudah membuat
Tuhan tersenyum. Karena ketika kau bersabar dalam ujian itu artinya kau beriman
kepada Tuhan.
Ketika Tuhan rindu maka buatlah Dia tersenyum dengan sabar dan ikhlasmu
ketika menerima ujian dari-Nya. Sabar memang susah dihadirkan ketika kau atau penulis diberi ujian. Memang begitu, tapi setidaknya kita tidak
marah-marah dengan ujian tersebut itu lebih baik. Tapi tidak menutup
kemungkinan kita pun bisa bersabar dan ikhlas menerima ujian tersebut.
Belajarlah terus sampai kita menapak di anak tangga tertinggi. Dimana kita
diberi ujian bukan lagi bersabar tapi justru bersyukur. Karena yakin, ujian
adalah tanda rindu dan kasih sayang Tuhan kepadanya.
Semoga kita dizinkan mampu oleh Tuhan, selalu bersabar ketika diberi ujian.
Aamiin. Sekali lagi penulis tegaskan, jadikanlah bersabar sebagai senjatamu
ketika diberi ujian. Yakinilah bahwa ketika kau bersabar kau telah membuat
Tuhan tersenyum. Oleh karenanya, teruslah bersabar dan ikhlas dalam menjalani
hidup ini. Apapun yang Tuhan berikan itu adalah yang terbaik untuk mu. Jalani,
nikmati, dan syukuri. Mari kita buat Tuhan selalu tersenyum dengan sabar kita. Ingatlah juga, hujan akan berlalu tidak akan selamanya hujan, begitupun dengan ujian hidupmu.
Penulis
: Chefi Abdul Latif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya menunggu kritik dan kesan saudara