Halaman

Jumat, 28 Juli 2017

Manfaat dari Mengingat Kematian

Welcome to my blogg. Have a nice day and Always God Bless Us.

Ingatlah Kematian dimapaun Kita Berada




Dengan mengingat kematian kita akan menjadi orang yang mampu secara jasmani dan rohani mengatur waktu yang ada untuk urusan dunia dan akhiratnya. Karena, dengan mengingat mati dalam sehari-hari orang akan berpikir. Amal saya belum banyak ? Bagaimana kalau saat ini jua nyawa saya dicabut. 

Bagi orang yang selalu mengingat kematian, ia akan selalu berusaha melakukan perubatan baik baik itu ibadah kepada Allah atau ibadah kepada sesama manusia. Selain itu, bagi orang yang mengingat mati akan bersungguh-sungguh menjalani hidup ini penuh dengan nilai ibadah atau kebaikan.

Makanya rasul bersabda, “Orang yang cerdas adalah orang yang banyak mengingat mati.” Ingat dengan kematian, membuat banyak orang berpikir 2 kali ketika hendak melakukan maksiat. Sekecil apapun itu, karena ia tidak ingin matinya suul khatimah. Na’udzubillah

Berbagai hal kebaikan baik besar atau kecil jika ia mampu, ia akan semangat dan gigih melakukannya, yang ia pikirkan bagaimana caranya untuk mendapatkan banyak pahala. Karena, banyak pahala kebaikan daripada keburukan. Maka ia akan selamat dunia dan akhirat. Karena itulah, kita dianjurkan untuk mengingat kematian diri. Agar selalu melakukan banyak nilai kebaikan, sehingga Allah pun ridha kepada kita.

Namun, faktanya saat ini banyak orang tidak peduli lagi mengenai hal sangat penting itu menurut kita. Mereka justru lebih sibuk mengurusi dunianya daripada persiapan bekal amal apa yang akan ia bawa kelak diakhirat naniti. Sungguh ia akan celaka. Inilah ciri-ciri orang yang cinta dunia. Makanya bagi orang yang cinta dunia ia akan merasa takut mati.

Ia takut bahwa harta, kedudukan dan kekuasaannya sirna begitu saja. Dia sudah merasa lebih nyaman dengan itu semua ketimbang kenikmatan yang tiada tara bandingannya dengan kehidupan di akhirat. Pantas saja banyak kasus terkait penyesalan bagi orang-orang yang banyak berpikir terkait kehidupannya di dunia.

Kita bukan tidak perlu dengan dunia. Dunia memanglah kehidupan saat ini, jika kita tidak peduli dengan dunia. Maka kita akan kesusahan. Tapi kami mensikapi dunia sewajarnya saja tidak berlebihan sehingga sampai lupa dengan kehidupan nanti diakhirat yang bersifat abadi, tidak dengan dunia ini yang bersifat fana (sementara).

Mari sahabatku semuanya, kita bersama segera banyak bertaubat dan lebih mementingkan urusan dunia. Jikalau memang Allah takdirkan kalian sibuk dengan dunia maka janganlah sampai lupa dengan kematian. Agar kalian tidak menyesal seumur hidup.

Kita jaga dunia dan tak lupa kita juga wajib jaga akhirat. Karena, mau tidak mau bagi umat islam akhirat adalah tempat kepulangan kita nanti setelah mati. Dan disanalah kita hidup abadi. Jika kalian masuk syurga penuh kenikmatan sungguh kalian adalah orang yang beruntung. Namun, andaikan kalian nanti pulang ditempatkan di neraka dengan penuh kesakitan sungguh malang nasib kalian.

Berpikirlah dengan bijak mulai sekarang. Mau nikmat di dunia dengan sementara apa mau nikmat di akhirat selamanya ? Ya, semua ini tergantung dengan keputusan mu saat ini. yuk kita usahakan untuk  selalu ingat kematian. Agar hati, pikiran dan ucapan selalu nyantel dengan akhirat.

Mulai sekarang perbaiki diri dan lakukan yang terbaik. Allah masih menunggu taubatmu selagi kalian masih hidup.


#Cal alazfar                                                                                                    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya menunggu kritik dan kesan saudara