Halaman

Sabtu, 22 Juli 2017

Nasihat Tentang Hidup adalah Kesempatan

Welcome to my blogg. Have  nice  a day and Always God Bless Us.

Hidup adalah Kesempatan




Bagi seseorang hidup adalah kesempatan untuk membuat sejarah hidupnya. Dimana mereka terus berfikir bagaimana caranya menjadikan dirinya sendiri mampu berkhidmat kepada umat sampai akhir hayatnya. Maka jangan heran bila anda melihat orang terus bekerja siang malam untuk melakukan sesuatu yang bisa bermanfaat bagi semua orang, meskipun dia sering dilanda banyak kegagalan.

Yang mereka pikirkan adalah, “Setiap orang memiliki kemampuan dan dengan kemampuan itu orang bisa menjadikan dirinya bermanfaat bagi semua makhluk hidup yang ada dimuka bumi ini.“ Hanya saja kebanyak orang tidak tahu itu. Bahkan mereka tidak peduli sama sekali mengenai hal itu, yang mereka pikirkan kehidupannya sendiri. Maka pantas saja negeri ini banyak dilanda permasalahan dunia.

Padahal dalam islam sudah diatur bagaimana kita seharusnya memperlakukan saudaranya sendiri. Bila anda melihat saudaramu jatuh bangunkan, bila temenmu mengalami kesusahan tolong, bila temenmu melenceng luruskan, bila temenmu salah benarkan, dsb.

Rasulullah Saw bersabda : “Manusia yang paling baik adalah manusia yang bermanfaat bagi sesama.“ Siapa sih yang tidak mau di bilang orang paling baik ? Saya yakin semuanya pasti ingin dibilang orang baik. Oleh karenanya, sudah waktunya kita merubah pola pikir ini. Bagaimana caranya kita bisa selalu menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain dimanapun dan kapanpun. Sehingga orang lain akan selalu merindukan kehadiran kita.

Dengan saling membantu bisa meringankan beban seseorang. Dengan saling mengingatkan bisa menyelamatkan. Dengan menasihati bisa membenarkan. Sungguh banyak faedah yang dapat kita peroleh dengan menjadi manusia yang berguna. Tidak percaya ? Coba saja !

Hidup akan terus berputar tidak akan berhenti sejenak. Bagi yang mencita-citakan kehidupannya, ia akan selalu menempa dirinya. Hujan dan panas tidak akan menjadi halangan bagi dirinya untuk bisa berbuat kebaikan dengan sesamanya. Baik pekerjaan kecil maupun besar akan senantiasa dia lakukan dengan penuh keikhlasan. Dia berjuang tanpa henti laksana pahlawan berperang untuk kedamaian bersama.

Manusia memang sudah di rancang untuk terus bergerak. Bergerak terus menyongsong masa depang yang lebih baik. Namun, tidak semua orang ditakdirkan hidup dalam kondisi yang baik. Beberapa orang diantara kita harus merasakan pahitnya hidup ini. Lapar, dihina, dicaci, dikucilkan dsb. Beberapa hal itu di sebabkan karena kondisi kemiskinan, pengangguran dan kelaparan.

Disinilah alur permainan hidup. Dimana kita sebagai orang yang mampu bisa menjadi jalan kebaikan membantu mereka. Dengan cara saling membantu kita bisa merasa hidup yang lebih hidup. Sekarang saya tanya, seneng tidak kita bisa jadi jalan kebahagian orang lain ? siapa sih yang tidak seneng. Oleh karenanya, sudah sepantasnya kita yang mampu membantu atau meringankan beban hidup mereka bukan menjadi alat penghinaan dan pencacian.

Akan tetapi, memang faktanya beberapa diantara kita yang mendapatkan hidup lebih dengan  sombongnya merendahkan kaum yang lainnya. Inilah yang menjadi faktor pemicu permusuhan bahkan berujung tindak kekerasan. Hadist, “Orang mukmin menganiaya mukmin yang lain adalah kepasikan dan orang mukmin membunuh mukmin yang lain adalah kekufuran.“ Padahal sudah jelas dalam surah munafikun sungguh akan merasa rugi bagi orang pasik.

Dalam kitab al-hikam dikatakan, “Dunia ini adalah tipuan dan isinya adalah pelajaran.“ Maksudnya kita jangan tertipu dengan segala apapun yang ada dunia ini, karena itu semua adalah tipuan. Coba kita perhatikan bersama kebenaran nyata bahwa dunia ini memang tipuan. Suatu hal yang masuk pasti keluar, suatu yang ada pasti hilang, suatu hal yang banyak pasti habis, dan semuanya akan berakhir hingga apapun yang ada dunia ini sirna.

Nah, sekarang mari kita bandingkan dengan kehidupan akhirat. suatu yang sudah masuk tidak dikeluarkan lagi, suatu yang ada akan terus ada, suatu hal yang banyak tidak akan pernah habis, hidup selamanya tidak akan ada akhirnya. Lalu dengan logika pemikiran hal itu masihkah kalian lebih mementingkan dunia daripada akhirat. Sungguh rugi bagi diantara kita yang lebih mementingkan urusan dunianya diatas urusan akhiratnya sendiri, padahala kehidupan akhirat kekal sifatnya daripada dunia yang mungkin bisa jadi sebentar lagi akan berakhir.

Kalian akan merasakan sungguh nikmat tiada batas bilamana kita masuk surga dengan limpahan kenikmatannya dan itu akan pernah berakhir sampai kapanpun. Sedangkan bisa saja kalian hidup di dunia penuh kenikmatan juga tapi bisa jadi kenikmatan itu esok hari sirna, karena kenikmatan di dunia bersifat fana. Sekarang ada besok tidak ada.

Terus kenapa anda masih menyombongkan diri dan masih belum sadar juga ? coba kau renungkan dan bukalah mata hatimu. Janganlah kita menjadi buta karena dunia, janganlah kita mau dipermainkan oleh hawa nafsu sendiri, dan jangan pulalah kita menjadi budak-budak syaitan dan iblis. Sadarlah api neraka itu jauh lebih panas daripada api dunia. Cobalah belajar dari orang yang ada dibawahmu. Bantu mereka yang membutuhkan uluran tanganmu, lihatlah saudara-saudaramu yang disembelih di luar sana. Masihkah kamu berpikir tentang keadaan sendiri ? 

Andaikan kau tau mereka merintih kesakitan, kelaparan, ketakutan. Coba kalian rasakan, bagaimana rasanya bila kita saat ini seperti mereka. Kasihan bukan ? Oleh karenanya, yuk kita bantu mereka sesuai dengan apa yang kita bisa bantu. Jangan diam saja, mereka adalah sebagian tubuh kita, seharusnya kita peka dan merasakan begitu sakitnya hidupnya. Jika bukan kita lantas siapa lagi.

Sebelum ajal menjemput, siapkanlah diri ini untuk bisa berguna bagi semua orang. Senantiasa menempa diri untuk berkhidmat kepada umat. Jadilah pribadi yang tangguh untuk selalu membantu saudaranya sendiri. Inilah langkah seorang pejuang hidup bagaimana hidupnya bisa bermanfaat bagi saudaranya. Karena, hidup adalah kesempatan untuk mengabdi kepada Tuhan YME dan berkhidmat kepada umat sampai akhir hayat.


“Walaupun membuat sejarah hidup itu memang sulit. Tapi saya punya keyakinan, semua orang bisa melakukannya dimulai dengan suatu hal yang sederhana. Membantu mereka dengan kemampuannya sendiri.“ 

#Cal alazfar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya menunggu kritik dan kesan saudara