Halaman

Rabu, 26 Juli 2017

Malas vs Disiplin

Welcome to my blogg. Have a nice day and Always God Bless Us.

Malas apa Disiplin ?



Malas atau disiplin adalah keputusan yang harus kalian ambil saat ini ? Karena dari kedua inilah permasalah dasar yang menyebabkan kamu hidup dimasa depan nanti. Hidup penuh kesengsaraan apa kesejahteraan ? Ya. Malas merupakan salah satu  musuh yang sulit ditaklukan. Namun, itu tidak menjadi masalah besar bagi para pejuang. Mereka selalu menempa diri untuk tidak jadi seorang pecundang.

Malas dan disiplin adalah dua jalan menuju kepada hal yang kita inginkan dan tidak kita inginkan. Jika anda mengingkan kehidupan ini penuh kebahagian maka kamu harus menaklukan rasa malas mu itu. Sedangkan, jika kamu tidak bisa melakukan disiplin maka kamu suatu saat akan menjalani hidup yang kamu sendiri tidak mengingkannya.

Kesengsaran dan kebahagiaan memanglah pilihan. Dan pilihan itu ditentukan dari sekarang. Setiap keputusan dalam hidup ini yang anda ambil, maka itulah pula yang akan kamu dapatkan. Gambaran sederhannya gini. Ada  dua biji rambutan diberikan kepada si A dan si B. Karena orangnya rajin si A menanam biji rambutan itu diladang yang terbuka. Sedangkan si B dengan rasa malasnya ia buang saja biji rambutan tersebut ke tempat sampah.

Pertanyaannya ? Siapakah 10 tahun kedepan yang akan menjadi bos rambutan ? Jelas bahwa si A lah yang akan menjadi bos rambutan. Dia petik buahnya, lalu di jual. Dan uang  hasil penjualannya dia jadikan modal untuk membeli tanah dan bibit rambutan. Sehingga akhirnya dia benar-benar menjadi orang yang beruntung.

Coba lihat si B. Apa yang bisa ia lakukan dan dapatkan dengan rasa malasnya. Jelas tidak ada hal apapun yang bisa ia lakukan. Mungkin saja karena si B sahabat si A. Si A menjadikan dia sebagai anak buahnya untuk mengurus wirausaha buah rambutan tersebut.

Tidak mudah memang menjadi orang yang disiplin. Karena dalam proses menjadi orang yang disiplin itu membutuhkan kerja keras dan kualitas sabar yang benar-benar kuat. Karena, disiplin tanpa kesabaran hasilnya pun tidak akan optimal. Makanya, lakukanlah setiap apapun itu dengan optimal. Karena hasilnyapun bisa jadi akan optimal pula.

Dengan demikian, mari kita tumpas habis kemalasan dan melangkah kearah kedisiplinan. Kita jauhi hal yang sia-sia dan kita lakukan terbaik dalam hal kebaikan sesama. Kita jadikan diri ini berguna jangan sampai menjadi sampah yang tak punya nilai apa-apa. Mungkin kita akan merasakah lelah, sakit dan pahitnya perjuangan. Tapi kalian akan merasakan buahnya lebih dari apa yang telah kita lakukan. Jangan menyerah dan lakukan yang terbaik. Demi kehidupan yang bahagia. Semangat untuk menjadi manusia yang disiplin dalam segala hal.


#Cal alazfar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya menunggu kritik dan kesan saudara