Vol.II.b.j.habibie
Selasa, 24
Mei 2023
cafe moal comel
B.J. HABIBIE
Penulis : Chefi Abdul Latif
Baharudin Jusuf Habibie merupakan nama lengkap dari B.J. Habibie. Habibie lahir di Pare-pare, Sulawesi Selatan pada tanggal 25 Juni 1936 dari pasangan ayahnya yang bernama Alwi Abdul Jalil Habibie dan ibu R.A Tuti Marini Puspowardojo. Ayah habibie terkenal sebagai ahli pertanian sedangkan ibunya sebagai ahli spesialisasi mata. Dikeluarga besarnya, Habibie kecil sering dipanggil dengan sebutan Rudy. Rudy didik sama pak alwi dan bu tuti dengan didikan seperti orang tua imam nawawi mendidikan imam nawawi kecil.
Habibie dididik dilingkungan keluarga yang religius. Ayah habibie memiliki kebiasaan membaca al-quran setiap hari 2 juz, Sehingga pada usia 3 tahun habibie sudah fasih membaca al-quran. Selain membaca al-quran, habibie kecil lebih menyukai belajar membaca buku daripada main. Sama seperti imam nawawi lebih menyukai membaca buku-buku atau kitab daripada bermain. Begitu susah habibie kecil diajak main, beliau lebih nyaman dikamar sendirian dan berinteraksi dengan buku-bukunya. Habibie selalu aktif dan bertanya jika sekiranya ada yang membuat dia tidak mengerti.
Habibie merupakan anak ke-4 dari 8 bersaudara. Waktu kecil habibie diajak main kelereng oleh kakaknya. Yang menarik, ternyata pada saat main kelereng itulah pertama kali habibie berjumpa dengan ainun. Dan mereka dipertemukan lagi di SMA yang sama.
Pada usia 14 tahun, ayahanda habibie meninggal dunia setelah menunaikan ibadah shalat isya. Dan habibie sebagai anak yatim diusia tersebut. Singkatnya, pada usia 18 tahun habibie berkuliah di ITB yang dulu namanya Technische Hogeschool jurusan teknik. Dan ainun berkuliah di Universitas Indonesia jurusan kedokteran, di ITB habibie hanya melaksanakan satu semester setelah itu beliau kuliah di Jerman ambil jurusan aerospace atas dasar kesukaan beliau akan fisika dan jurusan yang banyak fisikanya yg tersedia saat itu untuk keberangkatan yg disegerakan salah satunya itu dan beliau pilih lah itu. pemerintah memfasilitasi visa pelajar karena waktu itu visa susah untuk di dapatkan, Jadi Habibie hanya diberi visa, sementara kuliah dan biaya hidup sehari-hari nya mandiri perjuangan R.A Tuti Marini P, ada yang menyampaikan hasil dari bisnis catering dan beliau terpilih sebagai ketua PPI Aachen disana.
Pada usia 24 tahun beliau melanjutkan studi dari S1nya, usia 25 tahun habibie menikahi ainun di bandung kemudian habibie mengajak ainun menetap di jerman karena habibie bekerja di MBB selama 5 tahun sebagai kepala penelitian dan direktur teknologi, usia 26 tahun lahirlah anak pertama yaitu Ilham Akbar, di usia 28 tahun studi S3nya di RWTH Aachen selesai dengan predikat sangat baik, usia 31 tahun habibie mendapatkan gelar profesor (guru besar) dari ITB bersamaa diusia tersebut pula lahirlah Thariq Kemal. Lalu pada usia 37 tahun tepatnya pada tahun 1937 habibie kembali ke Indonesia karena mendapatkan mandat dari presiden Soeharto.
Pada usia 38 tahun, habibie menjadi penasihat dirut
Pertamina, di usia 40 tahun habibie dtunjuk sebagai dirut IPTN (Dirgantara
Indonesia), usia 47 tahun diangkat menjadi menteri Riset, usia 50 tahun tepatnya
pada tahun 1986 habibie memulai projek pembuatan pesawat N-250, usia 52 tahun
habibie diangkat kembali sebagai menteri Riset yang kedua kalinya, usia 56
tahun habibie memiliki 45 hak paten, usia 57 tepatnya 1993 diangkat kembali
menjadi riset yang ketiga kali, usia 59 tahun (1995) memimpin percobaan pesawat
N-250 dan sukses namun harus menunggu sertifikat layak terbang, usia 63 tahun
(1998) menghentikan proyek N-250 karena terjadi moneter. Pada saat itu soeharto
mengundurkan diri sebagai presiden yang kemudian di ganti oleh B.J. Habibie.
Habibie menjabat sebagai presiden begitu singkat hanya 1 tahun 4 bulan. Meskipun jabatan habibie begitu singkat, beliau sudah menorehkan banyak prestasi yang perlu diapresiasi diantaranya ialah mengesahkan UU kebebasan pers sehingga dijuluki bapak demokrasi dan otonom daerah timor timur lepas dari Indonesia, menekan uang rupiah ke dolar dari 15 ribu menjadi dibawah 10 ribu, dan menangani terkait permasalahan likuiditas perbankan.
Pada tahun 2010, ainun meninggal dunia karena sakit. Dari kejadian tersebut, habibie mengalami psikosomatik malignant yaitu kondisi gangguan psikologi yang disebabkan oleh rasa sakit kehilangan orang yang terkasih. Untuk mengobati penderitaan psikosomatik malignant, habibie memulai menulis diary book, dengan begitu habibie merasakan lebih tenang. Dan selama 100 hari habibie selalu menziarahi ainun. Begitu cintanya habibie ke ainun dengan penuh kelembutan dan kesetiaan. Benarlah bahwa dibalik habibie yang sukses ada ainun yang hebat.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
اَلرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاۤءِ بِمَا فَضَّلَ اللّٰهُ بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍ وَّبِمَآ اَنْفَقُوْا مِنْ اَمْوَالِهِمْ ۗ فَالصّٰلِحٰتُ قٰنِتٰتٌ حٰفِظٰتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللّٰهُ ۗ وَالّٰتِيْ تَخَافُوْنَ نُشُوْزَهُنَّ فَعِظُوْهُنَّ وَاهْجُرُوْهُنَّ فِى الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوْهُنَّۚ فَاِنْ اَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوْا عَلَيْهِنَّ سَبِيْلًا ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيْرًا
"Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri),
karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang
lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari
hartanya. Maka perempuan-perempuan yang saleh adalah mereka yang taat (kepada
Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga
(mereka). Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, hendaklah kamu
beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah
ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka
janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah
Mahatinggi, Mahabesar."
QS. An-Nisa'[4]:34
Bagaimana habibie tidak dianggap hebat, berikut ada 7 prestasi internasional yang habibie terima yaitu Gesselschaft Fuer Luft Und Raumfahrt (jerman), The Royal Aeronatical London (Inggris), The Royal Swedish Academy of Engineering Sciences (Swedia), The Academy Nationale de L’ air et de Lespace (Francis), The Us Academy of Engineering (Amerika Serikat), Edward Warmer Award, dan Award Van Karman (selevel dengan nobel). Bapak teknologi ini sudah membuat NKRI begitu bangga dan bersyukur.
Satu hal yang perlu kita elaborasi bersama mengenai pesawat. Kalau saat ini di dunia pendidikan, ketika ditanya siapa yang menemukan pesawat ? pasti jawabannya ialah Wright bersaudara yang terdiri dari dua orang kakak beradik, Orville Wright (19 Agustus 1871 - 30 Januari 1948) dan Wilbur Wright (16 April 1867 - 30 Mei 1912). Ternyata Wright bersaudara menerima warisan prototype design pesawat dari orang Islam yaitu Abbas Ibn Firnas yang lahir pada tahun 815 masehi.
Abbas ibn Firnas menemukan prototype design pesawat tersebut setelah mengamati surat al-mulk ayat ke – 19 Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
اَوَلَمْ يَرَوْا اِلَى الطَّيْرِ فَوْقَهُمْ صٰۤفّٰتٍ وَّيَقْبِضْنَۘ مَا يُمْسِكُهُنَّ اِلَّا الرَّحْمٰنُۗ اِنَّهٗ بِكُلِّ شَيْءٍۢ بَصِيْرٌ
"Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pengasih. Sungguh, Dia Maha Melihat segala sesuatu. "
QS.
Al-Mulk[67]:19
Abbas Ibn Firnas mengamati bahwa burung bisa terbang dengan cara mengembangkan dan mengatupkan sayapnya, namun burung bisa terbang itu sesungguhnya atas kekuasaan Allah SWT karena ada burung punya sayap tapi tidak bisa terbang seperti burung takahe, burung kiwi, dll. Setelah memperhatikan itu, beliau membuat prototype sederhana design pesawat yang kemudian di copy oleh barat yang kemudian jadilah pesawat melalui Wright bersudara.
Pada tahun 1494 isabela bersatu dengan ferdinan kemudian melihat kelemahan umat Islam karena meninggalkan Al-Quran. Maju karena Al-Quran dan begitupun mundur karena meninggalkan Al-Quran. Kala itu, umat Islam dibaca kelemahannya yang kemudian diserang dan dihancur leburkan sampai granada habis. Kemudian apa yang terjadi ? dibuatlah perjanjian pada tahun 1494 yaitu perjanjian tordesillas. Dimana paus alexander 6 membagi dunia menjadi dua bagian yaitu timur dan barat. Timur milik portugis dan barat milik spanyol.
Pada akhirnya setelah dunia dibagi, risalah-risalah Islam dibawa ke barat diterjemahkan oleh mereka. Dan ditemukanlah salah satu konsep sederhana prototype design pesawat oleh Wright bersaudara yang kemudian dikembangkan menjadi pesawat terbang. Akan tetapi, pesawat terbang tersebut masih terdapat masalah (crack) dibagian sayap, makanya tidak banyak pesawat tiba-tiba meledak diudara. Lalu siapa yang dapat mengatasi permasalahan tersebut ? Masya Allah, bukan orang amerika, bukan orang eropa, yang dapat mengatasi permasalahan tersebut datang dari orang Islam yaitu Eyang B.J. Habibie putra terbaik Indonesia. Sehingga habibie di jerman mendapatkan julukan yaitu ”Mr.Crack”.
Menurut penulis, kecerdasan dan prestasi yang dimiliki habibie merupakan hasil dari kerja keras belajarnya, istiqomah dalam ibadah, kita mengenal habibie dengan ahli al-qurannya dimulai usia 3 tahun, ahli ibadah, dan terkenal dengan selalu mendawamkan puasa senin-kamis. Sama seperti buya hamka yang memiliki kebiasaan membaca al-quran dan hobi baca buku-buku. Dapat disimpulkan melalui kedua tokoh ini sebagai contoh rata-rata bahwa orang hebat akan lahir dari ahli ibadah, ahli quran dan rajin membaca buku. yang menarik bahwa B.J. pernah diposisi peringkat kedua, beliau dikalahkan oleh non-muslim yang membaca al-quran, begitu dahsyat peran al-quran kepada manusia.
karya A Makmur Makka dalam bukunya “Mr. Crack” di sampaikan, kala itu setelah menyampaikan pidato singkat dan menerima ucapan selamat, Habibie diminta melakukan wawancara. Satu diantara beberapa pertanyaan yang membuat Habibie kaget ialah : “Dr. Habibie, ketika ICAO didirakan 50 tahun yang lalu, Anda sedang dimana dan sedang berbuat apa ? Ia menjawab : ”Pada waktu itu, pada pukul 10.00 pagi waktu Chicago sama dengan pukul 22.00 atau pukul 10.00 malam waktu Indonesia Bagian Timur. Lima puluh tahun yang lalu, tak ada orang yang menyangka atau terpikirkan bahwa anak kecil yang berusia 8 tahun, pukul 10.00 malam sedang membaca al-quran di rumah bugis dari kayu dan bambu’ dipinggir hutan, tempat pengungsian saya bersama keluarga dan lima puluh tahun kemudian menerima penghargaan tertinggi dari International Civil Aviation Award.” Dia menjadi orang yang pertama dalam 50 tahun ketika itu yang dianggap berjasa dalam penerbangan sipil. Penghargaan ini adalah pengakuan dari seluruh dunia.
Ketika membedah biografi dan karyanya buya hamka minggu yang lalu menyampaikan bahwa ”dimana kapal van der wijck ada disitu hamka ada” tetapi kalau Habibie, ”dimana ada pesawat disitu habibie ada”. Habibie mengerti daripada surat al-’alaq 1-5, disana habibie membaca ayat-ayat qauliyah yang kemudian di konfirmasi melalui ayat-ayat qauniyah setelah itu dibuatkan karya dalam bentuk pesawat terbang N-250 nya hasil konsep dari al-mulk : 19.
Terakhir, pada tanggal 11 September 2019 habibie meninggal dunia di RS. PAD. Gatot Subroto pada usia 83 tahun. Begitu besar jasa mu eyang. Semoga Allah meridhoi dan memuliakan beliau bersama keluarga besarnya. Aamiin.
Dari kami, terima kasih eyang
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya menunggu kritik dan kesan saudara