Welcome to my blogg.
Have nice a day and Always God Bless Us.
Akibat
Perbuatan Baik
Jam yang saya genggam menunjukkan
pukul 23.45. Lelaki itu masih berdiam diri. Tubuhnya seperti membatu
di ruang tunggu. Dia duduk sendirian dengan kedua tangan menopang dagu.
Wajahnya layu. Sorot mata sendu. Sesekali bibirnya
bergemetar.
Saya tidak tahu harus berbuat
apalagi. Langit seakan sudah runtuh menimpa saya, seakan
tidak ada lagi jalan hidup untuk memperbaiki kesalahan dan kekhilafan saya
kepada Tuhan. Saya bingung harus berbuat apa untuk menembus dosa saya ini. Ntah bagaimana caranya saya bisa menjadi orang
yang ada disana, berbuat kebaikan dan taat kepada Tuhan.
Beberapa menit berlalu, tiba-tiba datang seorang berbaju putih memakai sarung dan peci
menghampiri saya dan duduk disampingsaya.
“Kenapa mas, ko kaya yang lagi
sedih ?” Tanya orang itu
“Saya sudah membunuh orang.”
Jawab saya
“Astaghfirullah. Ko bisa sampai
membunuh orang mas. Kenapa ?” Tanya orang itu lagi
“Saya terbawa emosi sehingga
membunuhnya. Saya merasa bersalah dan berdosa besar kepada Tuhan. Saya bingung
harus bagaimana caranya bisa menembus kesalahan ini.” Tanggapan saya sambil
sedih mencucurkan air mata
“Bertaubatlah mas dengan sungguh-sungguh. Karena Tuhan Maha Pengampun. Dia akan mengampuni segala
dosa yang kita lakukan kecuali dosa syirik kepada Nya.Yakinlah mas dengan
bertaubat sungguh sungguh maka kesalahanmu, Allah akan ampuni. In syaa Allah.”
Penjelasan orang itu.
Itu terjadi
beberapa menit antara saya dan seorang yang nampak seperti ustadz itu. Dari
sana saya mulai berpikir untuk berubah dan melakukan taubat
dengan sungguh-sungguh. Dari sanalah saya mulai belajar
kepada ustadz itu untuk melakukan pertaubatan.
Sedikit demi sedikit, perlahan
demi perlahan setiap hari saya berusaha untuk melakukan kebaikan
kepada sesama manusia dan tentu melakukan ibadah
sesuai dengan perintah Allah Swt. Dengan cara itu, ada rasa ketenangan dan
kedamaian yang menyusup kedalam sanubari saya. Saya
berusaha dengan sebaik mungkin agar saya bisa menjadi orang yang memberikan
manfaat sesama manusia.
Saya mulai sadar dengan kebaikan
hidup menjadi damai sedangkan dengan keburukan hidup menjadi risau dan gelisah.
Inilah suatu hal yang saya tidak sadari bahwa memang benar manusia jika ingin
berubah menjadi baik pasti ada jalan. Dan saya percaya bahwa ampunan Allah
seluas langit dan bumi.
Penulis : Chefi Abdul
Latif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya menunggu kritik dan kesan saudara