Halaman

Selasa, 21 Januari 2020

Secangkir Inspirasi Selalu Berprasangka Baik Sama Tuhan

Welcome to my blogg. Have nice a day and Always God Bless Us.


Pertanda Baik dari Mimpi Buruk


Telah tiga kali Meila bermimpi hal serupa. Mimpi yang menurutnya sangat mengejutkan sekaligus mengerikan. Di alam mimpinya, ia melihat asap menggumpal, keluar melalui atap rumahnya. Bahkan, mimpi-mimpi itu seperti sebuah tayangan sinetron bersambung. Saling berkaitan satu sama lain dan tampak begitu runtut.

Setiap hari Melia dilanda kecemasan dengan mimpi itu. Dia kebingungan harus melakukan apa agar mimpi itu pergi jauh dari pikiran dan bayangannya. Karena saking mengganggu kehidupannya. Melia pernah satu kali mendatangi seorang  ahli tafsir mimpi di desa sebrang namanya Ki Sayasuma. Pagi itu, ia bergegas berangkat ke rumah Ki Sayasuma untuk mendapatkan jawaban atas mimpi buruknya. Sesampai dirumah Ki Sayasuma ia langsung masuk.

“Assalamu’alaikum..”

“Waalaikumsalam..Silakan duduk. Ada apa gerangan datang kemari ?”

“Saya Melia ki. Maksud kedatangan saya kemari untuk meminta penjelasan tentang mimpi buruk saya. Apaka aki bisa bantu?”

“InsyaaAllah aki bisa bantu atas izin Allah Swt.”

Lalu Melia mulai menceritakan dengan detail mimpi buruknya kepada Ki Sayasuma.

“Mimpi ini memberikan pertanda baik buat kamu. Walaupun mimpinya terlihat buruk tapi mimpi ini menjelaskan bahwa kamu suatu saat nanti akan mendapatkan sebuah hadiah yang tidak diduga.” Penjelasan Ki Sayasuma

“Bukan kah mimpi itu pertanda bahwa rumah saya akan terjadi kebakaran ki?”

“Bukan, In Syaa Allah mimpi ini walaupun nampak buruk tetapi pertanda baik buat kamu. Tapi sesungguhnya hanya Allah lah yang tahu segalanya.” Lanjut penjelasan Ki Sayasuma

Setelah berdiskusi dengan Ki Sayasuma, Melia bergegas pulang dari rumah ahli tafsir mimpi itu dengan rasa lega. Karena rasa penasaran itu sudah terjawab.

Minggu depan kemudian saya ikut perlombaan membuat cerpen antar sekolah, letaknya di SMA 2 Bandung. Saya mulai rangkai kata demi kata membentuk kalimat hingga menghasilkan sebuah cerita pendek tentang “Sapa Sangka dari Sebuah Mimpi Buruk”. Setelah selesai cerpen saya dikumpulan diatas meja juri dan 3 hari kedepan akan dinilai dan diumumkan hasilnya.

Waktu pengumuman pun telah tiba, saya bergegas melihat papan pengumuman. Dan siapa sangka saya dapat juara pertama lomba membuat cerpen antar sekolah. Pada saat itu juga teman dan guru-guru saya pada bangga atas prestasi saya. Ditambah lagi hasil karya cerita pendek saya dimuat di koran. Dan itu membuat saya berpikir bahwa tafsiran dari mimpi buruk saya itu ternyata pertanda baik sesuai dengan apa yang dijelaskan oleh Ki Sayasuma.

Selalu berprasangka baiklah kepada Allah karena Tuhan Mu lah yang tahu terbaik untuk mu. Selalu berdo'alah.

Penulis : Chefi Abdul Latif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya menunggu kritik dan kesan saudara