Ku Panjatkan Penuh Rasa Syukur, Segala Puji Bagi-Mu
Guys lo beli
darimana tuh hp sebagus gitu ? pasti harganya mahal ya ? Yakin dah kalau gua
beli tuh hp, tidak mustahil banget. Sobat, Tuhan sudah menciptakan jalan
kehidupan seseorang dalam hidupnya. Jangan begitu gampang bilang mustahil, bila
itu sudah menjadi rizkinya kenapa tidak. Iya kan ? Tapi
kawan, bukan ini yang akan penulis jelaskan. Asal kalian tau tentunya yang
namanya rizki itu di tunggu dan tiba-tiba akan datang. Iya kan ? Oleh
karenanya, kalian akan membutuhkan sebuah proses jitu untuk menjadi siswa yang
terlihat ada tetapi keadaannya dalam kondisi sederhana. Yaps, siapa sih yang ga
mau. Mau mau mauuu. Mau banget kan ? oke dech, let’ begin.
Dalam era
globalisasi ini. semua orang jika ingin membeli suatu barang baik dari mulai
kosmetik, bahan baku makanan, alat- alat elektronik, hingga pakaian dsb.
Tentunya itu semua terletak mekanisme uang barter barang. Jika kalian gak punya
uang pulang aja sana, minta dulu sama mamah papah mu gih !! hha peace becanda.
Sahabatku
sebetulnya kalian bisa mendapatkan apa yang anda inginkan dengan kemampuan dan
skill serta dibalut dengan seni kreativitas yang anda miliki. Kalian bisa
dimulai dari diri sendiri dengan segenap tulisan mimpi-mimpi yang ingin di
wujudkan. Segenap rasa semangat, percaya diri, berusaha dan bekerja keras,
disertai berdo’a kepada Tuhan YME, dan tentunya untuk mewujudkan segala apa
yang anda inginkan.
Start beganings,
mulai dari masuk sekolah. Bagi kalian yang belum sadar akan fungsinya duduk dibangku
sekolah saat ini, selain untuk menuntut ilmu. Ada sedikit ilmu politik strategi
agar kalian bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan. Dari hal itu kalian akan
membuat orang tua, temen , bahkan kerabat dekatmu akan aneh kepada dirimu
sendiri. Apa sih maksud nya ? Masih bingung ? oke deh, gak pake itu ini lagi.
Let’s..
Sob, kalian masih
bisa sekolah saat ini merupakan kesempatan kalian untuk mendapatkan segalanya.
Misalkan Murid A ingin punya hp Samsung Smartphone seperti yang dimiliki murid
B, akan tetapi kondisinya tidak memungkinkan bahkan keluarganya pun hidup pas
pasan dari ayahnya yang sebagai pengrajin membuat lemari. Nah, jauh beda dengan
kondisi murid B ini, karena keluarganya sudah terkenal akan kekayaan, coba saja
anda bayangkan dia punya rumah seperti gedung sate sebagai ikon Jawa Barat,
Mobil ayahnya bila dihitung semua ada 4, 2 diantaranya digunakan sebagai pekerjaan
ke kantornya, satu mobil biasanya di gunakan untuk mosi adventure, dan satu
mobil lagi sering digunakan oleh murid B ke skolahnya jika males naik bus
sekolah yang sudah disediakan oleh pemerintah, dan masih banyak lagi barang
benda yang segala glamor di rumahnya. Kembali ke konteks inti tadi,
pertanyaannya. Dapatkah murid A punya hp Samsung smartphone itu ?
Tuhan memberikan
kita banyak hal diantaranya bakat yang kita punya, kalian bisa memanfaatin
bakat mu untuk mendatangkan uang. Seperti hal nya yang dilakukan oleh bocah
ini. Demi mewujudkan segala mimpi besarnya. Dia belajar bersungguh-sungguh dan
bekerja keras, sampai dia tidak memiliki waktu untuk membuangnya. Dia selalu
sibuk dengan dunianya. Pada waktu SD dari kelas 1-6 dia selalu mendapatkan peringkat ke 1 dikelasnya dan
masuk juara umum nilai UN terbesar. Dengan nilainya yang memuaskan, ia ditawari
dan masuk ke SMP pavorit di daerah jawa barat, orang lain sangat antusias bisa
masuk ke sekolah ini, sampai terjadinya sogokan uang dari para orang tua agar
anaknya bisa masuk sekolah ini.
Tuh, sob dengan
kemampuan belajar yang baik masalah uang jangan dikhawatirkan. Lantas dari
cerita masa SMP nya belum selesai. Di smp dia lagi-lagi dari kelas 7-9 selalu
jadi juara di kelasnya. Apalagi ia begitu keren di kelas 8 dimana ia pernah di
percaya sekolah mengikuti lomba sains fisika, dan ia pun tidak mengecawakan
hasilnya ia dapet juara pertama lomba sain di tingkat kabupaten.
Tidak berhenti
disana, setelah masa pendidikan dasar di SMP ia pun masuk salah satu sekolah
SMA pavorit tanpa biaya karena sekolah itu sendiri yang membayarnya. Lagi-lagi
karena prestasinya. Oh ya sob, setelah berhasil di lomba sain itu ia diberi
uang sebesar Rp. 1.000.000, - kepadanya. Ia senang sekali karena dengan uang
tersebut ia bisa membeli berbagai peralatan dan perlengkapan sekolahnya, yang
pastinya tanpa uang orang tua. Dan sisanya ia sengaja tabung untuk biaya yang
tak tertuga.
Sejarah di masa
SMA , ia mulai aktif di organisasi OSIS dan itu merupakan baru pertama kali baginya
bisa masuk kedalam ranah organisasi. Sebagai juara pertama di kelas tentunya ia
selalu dapatkan di samping sibuknya di OSIS membicarakan berbagai program kerja. Singkat cerita,
pergantian ketua OSIS pun akan di selenggarakan satu bulan lagi, akan tetapi
para pembina OSIS dan ketua OSIS masih mendiskusikannya. Maka, pada saat jatuh
pengumuman siapa saja yang akan di calonkan anak bocah masuk sebagai kandidat
yang akan menjadi Ketua OSIS yang baru. Masa kampanye dan pidato penyampaian
visi & misi dari setiap kandidat pun di mulai, mereka sangat antusias dan
semangat banget menyampaikan berbagai visi & misi mereka, begitupun bocah
ini.
Namun, bocah ini sudah begitu terkenal seantera
sekolah tersebut dan itu merupakan keuntungan baginya sebagai calon Ketua OSIS
baru. Lagi-lagi dengan kemampuannya ia bisa menang telak dari 4 saingannya
dalam pemilihan ketua osis. Di kalkulasikan 70% banding 30% memihak bocah itu
saat selesai penghitungan. Maka kursi ketua osis pun dia miliki.
Seiring waktu pun berjalan ia pun dapat menyelesaikan masa belajar nya di
SMA dengan baik sekali. Dia menutupi waktu masa SMA nya dengan memperoleh nilai
UN terbaik di sekolahnya, dengan itu ia mendapatkan beasiswa dan sejumlah uang
dari sekolahnya sebesar Rp. 5.000.000 ,- dan lagi-lagi ia bisa masuk ke
perguruan tinggi tanpa biaya dan uang Rp. 5.000.000, - itu setengahnya
dibelikan hp yang ia inginkan dan sisanya di tabungkan.
Hebatkan sob ? lantas tidak hanya sampai di sana, cerita di perguruan
tinggi mu menjadi menarik dari nya. Dimasa perguruan tinggi ia semakin gemilang
dan bersemangat dalam menuntut ilmu, pada semester 3 iya di tawari sama pihak
kampus untuk melakukan pertukaran mahasiswa ke german. Dan iapun tidak mau
mengambil kesempatan berharga itu. Pertukaran mahasiswa tersebut dilaksanakan
selama satu tahun. Semua biaya hidup disana di tanggung sama piihak sekolah dan
sponsor beasiswa. Banyak hal yang ia lakukan di sana dan ia mendapatkan uang
lebih. Dari uang tersebut ia
tabungkan untuk biaya yang tidak terduga. Dan total uang yang ia miliki saat
ini Rp. 25.000.000, -.
Setelah beres
pertukaran mahasiswa, ia pun pulang ke tanah airnya. Awalnya ia dulu banyak berpergian
menggunakan angkutan umum. Akan tetapi berhubung ia punya uang hasil sendiri lewat
prestasinya. Ia pun membeli sebuah motor sebagai kendaraan dimana ia ingin
berangkat ke tempat yang ia tuju. Orang tuanya dari sejak SMA sampai beres
kuliah tidak mengeluarkan uang sepeserpun untuk sekolahnya.
Dia membeli
barang tidak meminta sama orang tuanya, melainkan ia bisa membeli apapun yang
ia butuhkan dengan uang yang ia miliki. Singkat cerita sampai saat ini ia
bekerja sebagai direktur utama di sebuah perusahaan. Dan ia sudah bisa membawa orang tuanya pergi
ke Tanah suci dengan uang nya sendiri. Dan sebagai nilai tambahnya, semakin ia
berhasil semakin ia takut dengan Tuhannya.
Sebuah cerita
inspirasi yang menarik. Nah, mungkinkah Si A bisa seperti si B ? tentunya bisa
selagi ia terus berusaha dan percaya dengan kemampuan dirinya sendiri. Dengan
segenap tekadnya, ia terus berusaha. Maka tidak mustahil si A bisa memperoleh
apa yang ia butuhkan lewat kemampuannya. Teruslah bekerja tanpa mengenal lelah,
demi kehidupan yang lebih baik. Dan janganlah lupa, berdo’a sudah menjadi
sarana tawakal kita terhadap apa yang telah kita usahakan. Bila anda percaya
maka insyaallah akan terwujud. Dan suatu saat nanti, bukan hanya hp smartphone,
mobil semewah apapun ia bisa miliki. Insyaallah. Jangan kalah dan lelah.
“ Percayalah
terhadap kemampuan dirimu sendiri.” #CAL

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya menunggu kritik dan kesan saudara