Halaman

Sabtu, 11 Juni 2016

Hebatnnya Mozaik Rasa syukur Kepada Allah



Ku Panjatkan Penuh Rasa Syukur, Segala Puji Bagi-Mu




Guys lo beli darimana tuh hp sebagus gitu ? pasti harganya mahal ya ? Yakin dah kalau gua beli tuh hp, tidak mustahil banget. Sobat, Tuhan sudah menciptakan jalan kehidupan seseorang dalam hidupnya. Jangan begitu gampang bilang mustahil, bila itu sudah menjadi rizkinya kenapa tidak. Iya kan ? Tapi kawan, bukan ini yang akan penulis jelaskan. Asal kalian tau tentunya yang namanya rizki itu di tunggu dan tiba-tiba akan datang. Iya kan ? Oleh karenanya, kalian akan membutuhkan sebuah proses jitu untuk menjadi siswa yang terlihat ada tetapi keadaannya dalam kondisi sederhana. Yaps, siapa sih yang ga mau. Mau mau mauuu. Mau banget kan ? oke dech, let’ begin. 

Dalam era globalisasi ini. semua orang jika ingin membeli suatu barang baik dari mulai kosmetik, bahan baku makanan, alat- alat elektronik, hingga pakaian dsb. Tentunya itu semua terletak mekanisme uang barter barang. Jika kalian gak punya uang pulang aja sana, minta dulu sama mamah papah mu gih !! hha peace becanda. 

Sahabatku sebetulnya kalian bisa mendapatkan apa yang anda inginkan dengan kemampuan dan skill serta dibalut dengan seni kreativitas yang anda miliki. Kalian bisa dimulai dari diri sendiri dengan segenap tulisan mimpi-mimpi yang ingin di wujudkan. Segenap rasa semangat, percaya diri, berusaha dan bekerja keras, disertai berdo’a kepada Tuhan YME, dan tentunya untuk mewujudkan segala apa yang anda inginkan.

Start beganings, mulai dari masuk sekolah. Bagi kalian yang belum sadar akan fungsinya duduk dibangku sekolah saat ini, selain untuk menuntut ilmu. Ada sedikit ilmu politik strategi agar kalian bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan. Dari hal itu kalian akan membuat orang tua, temen , bahkan kerabat dekatmu akan aneh kepada dirimu sendiri. Apa sih maksud nya ? Masih bingung ? oke deh, gak pake itu ini lagi. Let’s..

Sob, kalian masih bisa sekolah saat ini merupakan kesempatan kalian untuk mendapatkan segalanya. Misalkan Murid A ingin punya hp Samsung Smartphone seperti yang dimiliki murid B, akan tetapi kondisinya tidak memungkinkan bahkan keluarganya pun hidup pas pasan dari ayahnya yang sebagai pengrajin membuat lemari. Nah, jauh beda dengan kondisi murid B ini, karena keluarganya sudah terkenal akan kekayaan, coba saja anda bayangkan dia punya rumah seperti gedung sate sebagai ikon Jawa Barat, Mobil ayahnya bila dihitung semua ada 4, 2 diantaranya digunakan sebagai pekerjaan ke kantornya, satu mobil biasanya di gunakan untuk mosi adventure, dan satu mobil lagi sering digunakan oleh murid B ke skolahnya jika males naik bus sekolah yang sudah disediakan oleh pemerintah, dan masih banyak lagi barang benda yang segala glamor di rumahnya. Kembali ke konteks inti tadi, pertanyaannya. Dapatkah murid A punya hp Samsung smartphone itu ?

Tuhan memberikan kita banyak hal diantaranya bakat yang kita punya, kalian bisa memanfaatin bakat mu untuk mendatangkan uang. Seperti hal nya yang dilakukan oleh bocah ini. Demi mewujudkan segala mimpi besarnya. Dia belajar bersungguh-sungguh dan bekerja keras, sampai dia tidak memiliki waktu untuk membuangnya. Dia selalu sibuk dengan dunianya. Pada waktu SD dari kelas 1-6 dia selalu  mendapatkan peringkat ke 1 dikelasnya dan masuk juara umum nilai UN terbesar. Dengan nilainya yang memuaskan, ia ditawari dan masuk ke SMP pavorit di daerah jawa barat, orang lain sangat antusias bisa masuk ke sekolah ini, sampai terjadinya sogokan uang dari para orang tua agar anaknya bisa masuk sekolah ini. 

Tuh, sob dengan kemampuan belajar yang baik masalah uang jangan dikhawatirkan. Lantas dari cerita masa SMP nya belum selesai. Di smp dia lagi-lagi dari kelas 7-9 selalu jadi juara di kelasnya. Apalagi ia begitu keren di kelas 8 dimana ia pernah di percaya sekolah mengikuti lomba sains fisika, dan ia pun tidak mengecawakan hasilnya ia dapet juara pertama lomba sain di tingkat kabupaten. 

Tidak berhenti disana, setelah masa pendidikan dasar di SMP ia pun masuk salah satu sekolah SMA pavorit tanpa biaya karena sekolah itu sendiri yang membayarnya. Lagi-lagi karena prestasinya. Oh ya sob, setelah berhasil di lomba sain itu ia diberi uang sebesar Rp. 1.000.000, - kepadanya. Ia senang sekali karena dengan uang tersebut ia bisa membeli berbagai peralatan dan perlengkapan sekolahnya, yang pastinya tanpa uang orang tua. Dan sisanya ia sengaja tabung untuk biaya yang tak tertuga.

Sejarah di masa SMA , ia mulai aktif di organisasi OSIS dan itu merupakan baru pertama kali baginya bisa masuk kedalam ranah organisasi. Sebagai juara pertama di kelas tentunya ia selalu dapatkan di samping sibuknya di OSIS membicarakan  berbagai program kerja. Singkat cerita, pergantian ketua OSIS pun akan di selenggarakan satu bulan lagi, akan tetapi para pembina OSIS dan ketua OSIS masih mendiskusikannya. Maka, pada saat jatuh pengumuman siapa saja yang akan di calonkan anak bocah masuk sebagai kandidat yang akan menjadi Ketua OSIS yang baru. Masa kampanye dan pidato penyampaian visi & misi dari setiap kandidat pun di mulai, mereka sangat antusias dan semangat banget menyampaikan berbagai visi & misi mereka, begitupun bocah ini. 

Namun,  bocah ini sudah begitu terkenal seantera sekolah tersebut dan itu merupakan keuntungan baginya sebagai calon Ketua OSIS baru. Lagi-lagi dengan kemampuannya ia bisa menang telak dari 4 saingannya dalam pemilihan ketua osis. Di kalkulasikan 70% banding 30% memihak bocah itu saat selesai penghitungan. Maka kursi ketua osis pun dia miliki.

Seiring waktu pun berjalan ia pun dapat menyelesaikan masa belajar nya di SMA dengan baik sekali. Dia menutupi waktu masa SMA nya dengan memperoleh nilai UN terbaik di sekolahnya, dengan itu ia mendapatkan beasiswa dan sejumlah uang dari sekolahnya sebesar Rp. 5.000.000 ,- dan lagi-lagi ia bisa masuk ke perguruan tinggi tanpa biaya dan uang Rp. 5.000.000, - itu setengahnya dibelikan hp yang ia inginkan dan sisanya di tabungkan. 

Hebatkan sob ? lantas tidak hanya sampai di sana, cerita di perguruan tinggi mu menjadi menarik dari nya. Dimasa perguruan tinggi ia semakin gemilang dan bersemangat dalam menuntut ilmu, pada semester 3 iya di tawari sama pihak kampus untuk melakukan pertukaran mahasiswa ke german. Dan iapun tidak mau mengambil kesempatan berharga itu. Pertukaran mahasiswa tersebut dilaksanakan selama satu tahun. Semua biaya hidup disana di tanggung sama piihak sekolah dan sponsor beasiswa. Banyak hal yang ia lakukan di sana dan ia mendapatkan uang lebih. Dari uang tersebut ia tabungkan untuk biaya yang tidak terduga. Dan total uang yang ia miliki saat ini Rp. 25.000.000, -. 

Setelah beres pertukaran mahasiswa, ia pun pulang ke tanah airnya. Awalnya ia dulu banyak berpergian menggunakan angkutan umum. Akan tetapi berhubung ia punya uang hasil sendiri lewat prestasinya. Ia pun membeli sebuah motor sebagai kendaraan dimana ia ingin berangkat ke tempat yang ia tuju. Orang tuanya dari sejak SMA sampai beres kuliah tidak mengeluarkan uang sepeserpun untuk sekolahnya. 

Dia membeli barang tidak meminta sama orang tuanya, melainkan ia bisa membeli apapun yang ia butuhkan dengan uang yang ia miliki. Singkat cerita sampai saat ini ia bekerja sebagai direktur utama di sebuah perusahaan.  Dan ia sudah bisa membawa orang tuanya pergi ke Tanah suci dengan uang nya sendiri. Dan sebagai nilai tambahnya, semakin ia berhasil semakin ia takut dengan Tuhannya.

Sebuah cerita inspirasi yang menarik. Nah, mungkinkah Si A bisa seperti si B ? tentunya bisa selagi ia terus berusaha dan percaya dengan kemampuan dirinya sendiri. Dengan segenap tekadnya, ia terus berusaha. Maka tidak mustahil si A bisa memperoleh apa yang ia butuhkan lewat kemampuannya. Teruslah bekerja tanpa mengenal lelah, demi kehidupan yang lebih baik. Dan janganlah lupa, berdo’a sudah menjadi sarana tawakal kita terhadap apa yang telah kita usahakan. Bila anda percaya maka insyaallah akan terwujud. Dan suatu saat nanti, bukan hanya hp smartphone, mobil semewah apapun ia bisa miliki. Insyaallah. Jangan kalah dan lelah.

“ Percayalah terhadap kemampuan dirimu sendiri.” #CAL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya menunggu kritik dan kesan saudara