Halaman

Minggu, 19 Juni 2016

Tips dan Trik Belajar Sukses



Belajar Dari Orang-Orang Besar



Bila ingin menjadi orang besar
Belajarlah hal kecil dari orang besar

Kisah kecil dari pengalaman orang besar, John  D. Rockefeller, yang menjadi milioner dari sebutir telur sangan menggugah kesadaran dan kesabaran. Pada suatu waktu Rockefeller meminta makan pada orang tuanya, karena tidak tersedia makanan maka ayahnya mempersilakan dia untuk menggoreng sebutir terlur dari pemberian tetangganya. Namun Rockefeller malah mengeramkannya pada unggas yang sedang mengeram di belakang rumahnya. Setelah beberapa lama menetas, Rockefeller ditanya oleh ayahnya, dari mana kau memiliki anak kalkun ? ia Menjawab, dari telur yang tidak saya goreng beberapa minggu lalu. Dari sebutir telur inilah kemudian dibudidayakan hingga menjadi jumlah yang sangat banyak.

Untuk menjual kalkun dengan harga mahal, kemudian ia menghadiahkan beberapa ekor kalkun pada temannya yang berulang tahun. Dari cara inilah kemudian, lahir tradisi bakar kalkun pada waktu ulang tahun. Gagasan kecil—dari orang besar— inilah yang mengantarkan ia menjadi milioner terkemuka di Amerika Serikat. Andai sebutir telur itu diberikan bukan kepada sang Rockefeller, kepada anda misalnya, apa yang akan anda lakukan ? Tentu Andalah yang lebih tahu.

Kisah di atas bukanlah menceritakan sebutir telur ajaib, tetapi ingin mengungkapkan bahwa dalam pikiran, ‘bagaimana yang kecil bisa bernilai besar‘. Pikiran Rickofeller, bila ditimbang oleh gagasan John C. Maxwell yang dikutif Ary Ginanjar, 2001:255), menunjukan kuatnya kebervisian pikiran. Maxwell lebih lanjut membagi kebervisian berpikir orang pada 4 kategori, yaitu Pengembara, Pengikut, Peraih Prestasi dan Pemimpin. Keunikan luar biasa dari orang besar seperti Rickofeller, Alpha Edison atau Newton, bukanlah dari kemampuan berpikirnya, tetapi dari cara dia menggunakan pikiran untuk menemukan mutiara berharga sekalipun dibalik onggokan sampah.

Drs. Mursidin, M.Pd., M.BA.
Penulis :chefi abdul latif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya menunggu kritik dan kesan saudara