Halaman

Minggu, 25 Desember 2016

Nasihat Para Pemenang

Welcome to my blog. Have nice a day and Always God Bless Us.

Tak Boleh Lelah dan Kalah



Dunia pendidikan di indonesia dapat dikatakan bagus, walaupun masih banyak sekolah yang dengan fasilitas buruk. Apalagi kita ingat dengan kejadian yang terjadi tahun 2016 dimana ada sekolah dasar roboh ketika muridnya melaksanakan ujian sekolah. Begitu miris ya sob ? Ada beberapa hal nih sob yang pengen penulis sampaikan kepada seluruh pelajar. Apa memangnya ? sebuah pesan dari jasa para pahlawan kita yang telah gugur di medan perang.

Para pahlawan yang gugur di medan perang, itu menunjukan kepada kita semua. Mereka merelakan nyawanya, untuk apa ? yah demi meraih kemerdekaan dan memberikan kehidupan yang aman, nyaman bagi anak dan cucu dan cicitnya. Mereka mengabdi kepada negara berjuang  bersama demi meraih kemenangan. Dalam dunia sejarah pendidikan jaman dulu. Orang orang yang bisa menuntut ilmu hanyalah orang tokoh kalangan keraton.

Yang lainnya ? yaps, menderita batin dan raga sebagai pesuruh kaum penjajah dari luar yang tak di undang. Apalagi mereka harus bekerja tanpa diberi makan dan upah. Jika menolak, siksaanlah yang mereka dapat. Misalnya, di pecutlah, di pukullah, dan rata rata rakyat lemah yang dijadikan pesuruh itu meninggal karena kelaparan dan siksaan terus menerus untuk bekerja pada kaum iblis.

Tak salah sebagian warga negara demi kehidupannya sejahtera, mereka justru menghianati negerinya sendiri untuk mengabdi kepada para penjajah. Apa pendapat kalian sob ? sikap apa yang mesti kita lakukan ?

Mari kita percayakan saja kepada Allah sebagai Tuhan kita dengan terkenal dengan terakurat dalam keadilan-Nya. Nah, dalam kondisi seperti ini begitu pas bila mana rakyat indonesia bergotong royong bekerja sama membangun indonesia. Dengan memiliki rasa tekad yang kuat dimana ‘Kami tak mengenal kalah dan lelah’ menjadikan budaya kerjanya. Baik itu pekerjaan kantor, sekolah, rumah dsb.

Maka indonesia akan sedikit lebih cepat dalam membenahi segala permasalahan pelik yang dihadapi. Seorang pemimpin tetap saja membutuhkan rakyat dalam kesinambungan hidup sosial. Dimana ada yang sebagai mandor ada juga orang yang siap sebagai perusuh. Tentunya diantara mereka harus bisa sinkron dalam bekerja. Sama presiden harus bisa memahami kebutuhan dan permasalahan apa saja yang di hadapi rakyatnya saat ini.

Yang kemudian di sambung dengan kebijakan seperti apa yang pas dalam mengatasinya. Begitupun seluruh rakyat indonesia jangan begitu gampang menyerah dan lelah ketika bekerja. Terus kerjakan apapun itu dengan penuh kesadaran dan kesabaran. Satu hal yang penting ketika kalian bekerja adalah akhlaq mulia.

Revolusi mental sudah mengatakan ikrarnya untuk selalu mengupdate negeri ke arah yang jauh lebih baik. karena saat ini kesadaran sebagian rakyat sudah kembali kepada jati dirinya sebagai  bagian dari warga negara indonesia. Dimana mereka saling bahu membahu, gotong royong, saling menghormati dan menghargai sekaligus saling menolong satu sama lainnya. Hal ini betul betul menunjukan rasa Nasionalisme seseorang kepada dasar negara kita ialah Pancasila.

Untuk menjadikan kita siswa yang bernilai dimanapun anda berada, janganlah lepas dari pekerjaan yang bersifat memuliakan orang. Seperti pepatah “Bila kalian memuliakan orang lain, maka anda akan dimuliakan oleh langit dan bumi”. Kalian tidak usah bingung bagaimana caranya, sederhana kalian bisa mengakui dan menghormati orang lain. Jangan jadikan kehadiran diri kalian di antara mereka tidak nyaman.  Pak Mario Teguh mengatakan “Kegagalan tidak akan menjadikan Anda orang gagal jika  Anda tidak berhenti, tidak menyerah. Anda tidak dilahirkan untuk menyerah”.

Hukum kehidupan memanglah begitu. Begitu  gimana ? sultan Muhamad Al-fatih sang penakluk konstantinopel berkata, “Mengukir sejarah tidak diperuntukan untuk orang pecundang.” Dari ungkapan ini, kita bisa memahami bahwa semua orang bisa mengejar mimpinya jika dia selalu berusaha terus tidak seperti pecundang, yang dikasih satu,dua, tiga, empat dan lima cobaan langsung merasakan pesimis drastis dan ketidak percayaan diri bahwa dirinya itu tidak akan bisa untuk selamanya mengerjar impiannya sendiri.

Padahal Tuhan memberikan cobaan tersebut bukan semata-mata cobaan, melainkan itu bisa jadi pelajaran demi pelajaran secara alami yang Tuhan berikan agar orang itu menjadi pribadi yang tegar dan belajar dari kesalahan. Serta dimana kegagalan itu bisa untuk menambah daya dorong kepercayaan kepada kemampuan diri sendiri serta Allah SWT sebagai penentu dari apa yang dia usahakan tersebut.

Setelah menyimak beberapa video dan film orang-orang hebat yang ada di Asia, Eropa, Amerika, Afrika, dan Australia. Penulis bisa menyimpulkan kenapa orang-orang ini bisa menjadi orang ternama dari kesuksesan yang di buatnya sendiri. Misalnya saja, penulis ambil contoh. Bapak BJ Habiebie presiden ke 3 kita ini.

BJ habiebie membuat bukunya yang bernama “Tak pernah kalah dan lelah.“ Dari buku yang dia ciptakan ini mudah mudahan bisa menginspirasi jiwa para pemudanya, agar senantiasa terus bekerja tanpa menyerah.

Selain itu, kita sering membaca buku sejarah para ilmuan yang ada. Baik itu ilmuan islam maupun ilmuan non-islam. Rahasia mereka hingga berhasil ialah terus mencoba walaupun kegagalan terus menimpa mereka. Tapi, mereka memiliki jiwa karang yang tak bisa di mudah di hancurkan oleh ratusan kali ombak laut.

Mereka terus mencoba, mencoba, mencoba dan mencoba. Mereka yakin dari berbagai kegagalan itu bisa membuat dirinya akhirnya berhasil. Proses dalam menciptakan suatu hal yang mustahil seperti halnya hujan. Hal ini sama dengan apa yang dilakukan Thomas Alfa Edison, seorang ilmuan penemu bola lampu.

Ada hubungan antara hujan dengan proses. Kita tahu bahwa proses itu pasti ada aja kegagalan. Tapi, dalam proses itu tidak akan selamanya gagal. Sama seperti hujan, ketika hujan tengah berlangsung. Pasti lama kelamaan hujan berhenti, tidak mungkin hujan terus menerus. Maka dari itu, berpikir positiflah agar kita bisa selalu yakin dengan apa yang kita cita-citakan selama ini. 

Kita lihat bagaimana kesabaran dan keteguhan hati Thomas Alfa Edison dalam menciptakan lampu yang saat ini kita pakai setiap hari di rumah sebagai penerangan. dengan terkenal 1.000 kegagalannya, akhirnya pada proses ke 1.001 Thomas Alfa Edison berhasil mewujudkan impiannya yang begitu mustahil. Bahkan, pada masanya orang-orang mencap dirinya sebagai orang gila. Karena, penemuannya yang begitu mustahil akan tetapi dia tetap mencobanya terus menerus hingga pada percobaan ke 1.001 dia berhasil.

Inilah buah proses dari “Tak kalah dan lelah.” Pepatah penulis, “Siapapun yang mendapatkan kegagalan yang banyak dari usahanya, maka keberhasilnnya akan mendapatkan kedudukan yang paling tinggi diantara para usahator lainnya.” Contohnya, Nabi Muhamad SAW.

Dalam buku sirah Nabawiyyah, sejarah beliau begitu agung hingga sampai sekarang. Sejarahnya banyak di baca khalayak orang. Nabi Muhamad SAW terkenal dengan suri teladannya. Misalnya, kita sering merasa jengkel andaikan ada seseorang dari kita menghina dan merendahkan diri kita sendiri, maka tidak dengan akhlaq Rasulullah SAW. Dia selalu bersikap mulia, seperti nasihat mengatakan, air kopi dibalas dengan air susu. Itulah salah satu suri teladan yang ada di nabi besar kita SAW.

Selain itu, beliau selalu tidak mudah menyerah ketika di hadapkan dengan kaum yang menentang ajaran islam. Sejarah mengatakan, “pada saat itu Rasulullah SAW di lempar batu hingga berdarah. Malaikat jibril menawarkan kepada beliau, agar kaum yang memeranginya itu di timpakan bencana atas ijin Allah. Tapi, coba lihat dengan akhlaqnya yang mulia beliau justru berdoa. Supaya kaum ini diberikan hidayah dan petunjuk dari Allah dan diampuni dosa-dosanya karena ketidaktahuan mereka.”

Subhanallah, itulah secuil sejarah yang menggambarkan keagungan akhlak beliau. Dengan kegigihannya yang kuat dan tidak mudah menyerah, alhamdulillah agama islam bisa sampai ke tangan kita saat ini. oleh karenanya, kita patut bersyukur dan memperbanyak sholawat atas nabi. Saat ini kita adalah seorang muslim dan muslimah.

Dan buku record dunia masih menyatakan, bahwa Nabi Muhamad SAW sebagai orang pertama yang berpengaruh di dunia. Dan masih banyak orang-orang dengan cerita sejarahnya masing-masing yang bisa kita jadikan pelajaran besar agar kita selalu berusaha dan Allah sebagai penentunya.

Dalam buku kajian islam dinyatakan dengan tegas bahwa kita manusia hanya bisa ikhtiar dan Allah sebagai Raja. Jika kita mengalami kegagalan, maka kita harus bersenang hati. Kenapa ? karena, kita bisa belajar dan mengetahui sudah sejauh mana kemampuan sendiri daripada orang lain. Pilihannya dua, 1. Apakah kita ingin menjadi seorang pemenang ? atau 2. Apakah kita ingin menjadi seorang pecundang ?

Bumi indonesia tidak membutuhkan para pecundang melainkan para pemenang. Ciri orang pemenang ialah dia tidak kalah dengan kondisinya sendiri. Dimana saat ini sedang ada di tangan kita, kemudian kita bisa menggunakannya dengan bijak dan apa yang kita kerjakan bisa bermanfaat bagi sesama. Itulah seorang pemenang.

Seorang pemenang bukan tandanya dia kaya, rumah besar, atau mobil mewah. Akan tetapi, sekali lagi seorang pemenang sejati ialah yang bekerja terus tak kalah dan lelah dan dimana pekerjaannya itu bisa berguna bagi sesama manusia.

Saatnya kita menjadikan pribadi pemenang. Pemenang dimanapun kita berada, saling membantu dan saling melindungi. Menjadikan pribadi dengan mental yang kuat, hati yang kokoh, niat yang suci illahi rabbi, dan yang pasti tak kalah dan lelah dengan berbagai cobaan kegagalan dunia ini. kita hadapi bersama, kita retas bersama, kita perbaiki bersama demi indonesia raya dan pusaka. Tentunya dengan tangan-tangan kita semua.


Bismillah.

Cal As-Sayyid Al-'Azhim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya menunggu kritik dan kesan saudara