Halaman

Senin, 12 Desember 2016

Opiniku "Dunia Dimensi Patroli"

Welcome to my blog. Have nice a day and Always God Bless Us.

DUNIA DIMENSI PATROLI



Pada saat ini kondisi negeri begitu semeraut permasalahan satupun belum kelar masalah lain pada datang, rombongan lagi.  Banyak rakyat sekarang tidak lagi meminta keadilan, bukan karena memang hukum yang ada bisa membuat mereka puas atas keadilan yang mereka minta. Melainkan, saat ini kondisi keadilan begitu tambah parah, sehingga bukan lagi hanya sekedar meminta tapi dengan memelas dan merintih dengan penuh kesengsaraan dan kesakitan untuk mendapatkan keadilan itu.

Terlihat fiktif tapi fakta. Tercicipi manis tapi pahit. Terasa dingin tapi panas. Seperti itulah kehidupan yang melanda negeri ku kini. Tertawa seakan tidak peduli dengan nasib tetangga, bersenang renang di atas kolam uang yang tak lagi memenuhi kewajiban sebagai sesama manusia, padahal dia diberi akal. Pastinya ia mengetahui mana yang salah dan benar, mana yang baik dan lebih baik, mana lebih baik dan terbaik. Hanya saja mungkin mereka tidak ingin belajar dari sekecil hal yang telah Tuhan berikan.

Hawa nafsu sudah menguasai tubuhnya bukan tubuhnya sendir yang menguasai hawa nafsunya. Sehingga, mereka dilanda kegelapan hati, seakan segala pendapatnya dianggap paling benar. Walaupun, itu sungguh nyata salahnya. Kh. Aa Gym, “Hawa nafsu selalu menganggap mudah segala urusan.”

Bila kalian menelaah dari perkataan Aa Gym, kalian bisa mengetahui dan paham betul serta meyakininya. Bahwa memang, jika manusia senantiasa menjalani hidup ini hanya dengan sepotong bambu semangat. Semangat, dan semangat akan tetap celaka. Kenapa ? Karena, semangat belum cukup jika di barengi dengan akhlak.

Dalam pembahasaan dimensi patroli ini, penulis akan memberikan sebuah gambaran dan hubungan erat antara berbagai kejadian diskriminasi yang ada seperti, pembunuhan, pencurian, perkosaan, pembegalaan, dengan cahaya iman (Akhlak). Namun, sebelum pada intinya akan penulis beritahu mengenai puncak permasalahan negeri ini yang apabila tidak di atasi segera akan menyebabkan kehancuran.

Tahukah anda apa saja puncak konflik saat ini melanda Indonesia, negara tercinta kita ini? Berikut, pendapatku, ialah :

    1.  Krisis identitas kepribadian bangsa.
   2. Lunturnya nilai-nilai luhur dari ideologi pancasila hasil pemikiran para pahlawan sendiri.
    3.  Pecahnya umat islam karena benturan pendapat pribadi, golongan dsb.
    4.  Pemerintah tidak lagi fokus, tegas, cerdas, tanggap dan bijaksana menyelesaikan permasalahan yang ada secara konferhensif.
    5.  Dunia artis hedonisme dan mulai masuk ke kehidupan masyarakat saat kini.
    6.  Tidak peduli lagi dengan teman dan tetangga.
    7.  Lemahnya jati diri bangsa yang konon ceritanya, semua rakyat indonesia ini       adalah keturunan gen para ksatria.
    8.   Berlomba dalam kemewahan harta pribadi, (Korupsi).
    9.   Penegakan hukum yang lemah.
   10. SDM dan SDA mulai menurun hingga habis tak tersisa.

Mungkin kah 10 sebab ini bisa menhancurkan negeri ini ? Jelas tanpa ada alasannya. Kalian bisa menggunakan pikiran kalian sendiri, mengapa itu bisa menghancurkan sebuah negara, walaupun indonesia terkenal dengan jati diri yang kokoh.

10 sebab ini merupakan hasil pengamatan penulis selama 3 tahun, masa sekolah di smkn 2 sumedang. Andaikan kalian tau bagaimana kehidupan orang di pelosok daerah terpencil, yang jauh dari perkotaan. Dimana mereka mayoritas hidup hanya mengandalkan hasil kebaikan alam. Pasti kalian akan sedih dan iba kepada mereka, dan bertanya pada hatimu yang paling dalam. Kenapa negeri ini dengan kekayaan alamnya yang melimpah dan elok, masih ada rakyat hidup seperti ini ?

Ya. Dan saat kini pula paradigma pemuda/i indonesia tak jelas apa yang mereka targetkan. Mereka setiap hari hanya dilanda setres/ kebingunan entah apa yang harus mereka lakukan. Mereka sering berpikir, “saya ingin mulai usaha.” Tapi sayang pemikiran itu selalu kandas. Kenapa ko bisa ?

Alasannya banyak, tapi ada 2 faktor yang sering kali di keluhkan oleh mereka, yaitu :1. Masih bingung mau buka usaha apa? karena sedikit pengetahuan dan keterampian ? 2. Dan ini yang parah, lagi-lagi uang yang di anggarkan pemerintah untuk dipinjamkan kepada pemuda/i sebagai modal awal usaha, di KORUPSI.

Makanya jangan heran lagi, jika di negeri ini dipenuhi banyak pengangguran. Dan inilah awal cerita penyebab dari banyaknya tindakan diskriminasi hingga dimana nyawa orang seakan tidak lagi berharga. Ada sebuah mekanisme yang disebut lingkaran setan. Ya, lingkaran setan ini bisa ada karena hukum sebab-akibat. Seperti halnya materi dalam bahasa indonesia mengenai “Pernyataan ulasan.”
Hukum sebab akibat ini jika tidak diatasi segera, dampaknya akan begitu parah. Berikut adalah analisis yang diutarakan oleh panglima TNI, beliau menyatakan bahwa :

“Dimana turunya minyak bumi menyebabkan perubahan gaya hidup secara drastis dan model bisnis gaya sekarang kemudian akan dilanda krisis ekonomi hingga depresi ekonomi. Contohnya sekarang orang tidak bisa lepas dari ponselnya selama 18 jam, model bisnis seperti GOJEK, dan mungkin nanti belanja ke mall cukup dari rumah saja lihat di layar hp bisa.”

“Depresi ekonomi pasti sebanding dengan tingkatnya kejahatan dan konflik. Bermoral pada persaingan global. Kita tahu bahwa tahun 2016 penduduk di bumi 7,5 M sedangkan daya tampung bumi sebesar 3,4 M manusia. Dan ini benar saja faktanya ada 41.095 anak meninggal (15jt Setahun) karena kemiskinan, kelaparan dan kesehatan buruk. Teori oil menyatakan, “Energi akan habis pada tahun 2056. Pada tahun 2035, konsumen energi meningkat 40% karena jumlah penduduk tambah banyak. Pada tahun 2043 pun penduduk di prediksi akan mencapai 12,5 M. Setelah energi habis, maka banyak orang mencari energi lain yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.”

“Berbicara tumbuh-tumbuhan maka adanya di sekitar equator ada tiga kelompok ASEAN, Afrika Tengah, dan Amerika Latin. ASEAN yang paling besar adalah Negara Kepulauan Indonesia. Inilah yang saya khawatirkan, karena Indonesia kaya semuanya baik itu oil maupun tumbuhan. Ibarat jadi seksi adalah rebutan.”

“............Poin ke 6 persaingan ekonomi. Jika kita memiliki kemampuan yang sama dalam persaingan ekonomi maka mudah sekali mengukur  sudah sejauh mana dan sering tidak diperdulikan, akan tetapi jika diantara mereka satu yang menonjol akan di koroyok sama-sama. Pada tahun 2016 indonesia mengalami peningkatan ekonomi karena diantaranya ialah adanya amnesty pajak. Dan ini membuat negara lain tidak senang jika Indonesia maju.”

Setelah menyimak bersama dari kutipan panglima TNI di atas. Sudah seharusnyalah kita membuka mata selebar mungkin. Harus seperti apakah sikap kita saat ini. karena pepatah mengatakan, “Kehidupanmu akan di tentukan dari apa yang kita lakukan di hari ini.”

Mungkin kalian selalu melihat tayangan tv setiap hari tidak lepas dari berita kejahatan. Seperti penganiayaan, pembegalan, perkosaan hingga pembunuhan, jika kita melihat kalkulasi tingkat diskriminasi di negeri ini setiap tahunnya meningkat karena faktor ekonomi lemah. Dan ini diantara sebab yang akan menimbulkan bahwa bisa di anggap nyawa seseorang tidak berharga.

Begitu sedih dan ketirnya melihat kondisi negeri ini. permasalahan tidak akan kelar dengan baik jika diatasi dari batangnya saja tidak dari akarnya. Kemiskinan dan kelaparan yang berunjung tindak kejahatan adalah akibat korupsi. Ya, korupsi adalah musuh ku, musuh mu dan musuh kita bersama.

Banyak para pejabat hanya bisa mengatakan berantas korupsi. Tapi sayangnya mereka tidak jauh dari kelinci hutan. Orang kaya tambah kaya dan orang miskin tambah sengsara. Seperti itukah seorang pejabat. Mereka senang menari nari diatas penderitaan rakyat.

Sungguh Rahmat Allah tidak ada habisnya untuk negeri ini. Andaikan Allah murka kepada satu orang karena tingkah lakunya maka imbasnya pasti kita semua. Hanya saja sekarang Allah masih memberikan kesempatan untuk lebih memperbaiki diri dari sikap dan sifat dzalim, agar musibah yang tak kita inginkan tidak jadi datang.
Adanya aksi super damai 212 kemarin merupakan wujud cinta kita kepada Allah. dan ini mestinya kita jadikan untuk menutup buku hitam yang kemarin dan saatnya membuka lembaran baru untuk mencatat sejarah yang indah. Ku ingatkan saudaraku, “Jangan sampai kita mati membawa amal perbuatan yang buruk. Berpahit pahitlah di dunia agar terasa manis di akhirat.”

Saat ini pula dalam rangka menyonsong tahun baru 2017. Mari kita bersama atas kuasa Allah SWT. Kita hidupkan lagi cahaya-Nya dimanapun kita berada. Kita perbaiki akhlak, ucapan dsb. Demi kemulian hidup dan penuh Rahmat dan Ridho-Nya.

Kehidupan negeri ini tidak akan berubah sebelum kita yang sadar merubahnya. Jika sendiri tidak bisa maka lakukanlah secara bersama. Jika sendiri tidak berani lakukanlah secara serentak. Ingatlah Allah Maha Raja, tak ada yang patut kita takuti kecuali kepada-Nya.
Kita berantas korupsi, kita bina diri sendiri agar tidak termasuk orang-orang yang tidak jujur misalkan menyontek, menyogok dll. Karena, andaikan dari kita melakukan hal demikian. Berarti anda telah melakukan korupsi, dan korupsi termasuk perbuatan keji mendzalimi diri sendiri. Mungkin menyontek hal yang sepele, tapi imbasnya siapa yang tahu bisa saja besar. Dari sepele kadang bisa membuat orang bernyali besar melakukan kejahatan.

Sadarlah, lihatlah, dan bukalah lebar matamu itu ke sekeliling mu. Adakah orang yang meminta bantuan ? adakah orang yang kelaparan tidak makan berhari-hari ? adakah orang yang butuh pendidikan ? adakah orang yang kedinginan dan perlu tempat tinggal ? adakah........????

Padahal kita mengaku cinta kepada Rasul mengakui Tidak ada Tuhan selain Allah. tapi kenapa..?? kita enggan untuk menolong mereka ? Desertasi sangat sederhana. Mungkin dari kita mampu gonta ganti hp hingga hp yang mewah karena tidak puas dengan hp yang ada. tapi sayang, pernah gak kita berkurban di hari raya ?

Itu adalah contoh diantaranya. Dimana itu menunjukan bahwa kita memiliki sifat ego dan hedonisme yang tinggi. Sehingga kita sering tidak peka dengan kehidupan sekitar. Rasulullah Saw tidak mengajarkan demikian, tapi kenapa kita yang mengakuinya tidak mencontohnya. Justru yang di contoh prilaku orang yang bersumber dari hawa nafsu.

Setelah pengamatan selama tahun 2016 penulis merasakan masih sedih wajah indonesia ini. karena, sedikit orang yang bisa merasakan apa yang dirasakan saudaranya. Sekali lagi uanglah yang merupakan tujuan utama dari sebagian kita bukan lagi Ridha-Nya.

Hidup di dunia akan berakhir dan hidup di akhirat tidak akan berakhir. Cobalah renungkan dengan hatimu. Akankah di akhirat kelak akan mengalami kiamat ? tidak sobat. Di akhirat adalah kehidupan yang abadi. Dimana kita jika masuk syurga penuh kenikmatan, alangkah bahagianya. Bagaimana tidak ?

Bidadari yang cantik, segala keinginan di kabulkan, apapun ada dan itu tidak akan ada akhirya terus menerus seperti itu. Aamin. Sebaliknya, andaikan kita masuk neraka. Maka alangkah sengsaranya kita. Bagaimana tidak ? Bayangkanlah sendiri. Dan bayangan itu bisa kau dapati atas keputusanmu di hari ini. Bertaubatlah selama hidup.

Allah Maha luas ampunan-Nya.
Tetap semangat dan kita jadikan Indonesia ini layaknya seperti kehidupan eropa dengan penuh cahaya illahi.

Karya : Cal As-Sayyid Al-'Azhim


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya menunggu kritik dan kesan saudara