Welcome to my blogg.
Have nice a day and Always God Bless Us.
DUNIA DIMENSI DIBALIK MIMPI
Kejadian
demi kejadian pun terus berlangsung melanda indonesia. Banyak orang yang
menjadi korban dalam peristiwa itu,
entah siapa namanya ?? akan tetapi penulis ikut simpati dan berbelasungkawa
terhadap para korban.
Begitu
besar harapan indonesia, begitu besar impian anak kecil, begitu luasnya
kebutuhan rakyat indonesia, begitu megahnya pesona alamnya. Ketika membicarakan
kondisi indonesia tidak akan pernah habisnya, apalagi mengenai permasalahan
yang dihadapi. Indonesia begitu besar limpahan rahmat serta kasih sayang
terhadapnya, tanah yang banyak di hiasi dengan berbagai tanaman hasil
bumi, kondisi tanahnya masih jauh lebih
subur daripada tanah yang ada di negara yang lainnya. Akan tetapi,
pertanyaannya kenapa indonesia belum juga menjadi negara maju sampai saat ini ?
pertanyaan ini tentunya sudah ada dibenak kalin dari dulu bukan ?. ya, disini
penulis ijinkanlah untuk menjelaskannya.
Indonesia
tentunya terekenal dengan sumber daya alamnya yang melimpah, berbagai hasil
bumi pun mudah didapatkan disini. Jadi tidak salah pada kala dulu sebagian
negara menjajah negara ini. namun, dengan tekad yang kuat, akhirnya penjajahan
itu dapat ditumpahkan. Sekarang banyak peristiwa alam yang disebabkan oleh
tindakan manusia, yang menyebabkan alam tidak lagi bersahabat dengan kita.
Mereka murka atas prilaku manusia yang arogan, namun tetap saja dampaknya bukan
hanya terhadap sipelaku melainkan semua manusia menerima dampaknya. Dalam
sebuah aturan manusia itu dapat dikatakan tidak adil.
Dari
msalah cerita di atas, sama seperti penyebab dari kenapa sampai saat ini Negara
Indonesia masih seperti ini. ya betul, manusia atau sumber daya manusia nya
yang merupakan faktor penyebab masihnya bangsa ini masih berjalan berbeda
dengan negara lain yang sudah lari
dengan persaingan yang sengit. Seperti sebuah perlombaan lari SEA Games.
Ketika
gunakan waktu yang ada dengan sebijak mungkin. Karena, jika kita dengan
keterbiasaan mengabaikan waktu begitu saja, maka indonesia akan seperti ini
terus. Bukan kah kita tidak mau ?? jika itu terus berlanjut sekalian saja
indonesia bubarkan saja. Karena, begitu muaknya penulis melihat sebagian
manusianya tidak saling membantu sama yang lainnya, yang ada hanya saling
egois.
Dimanakah
rasa kasih sayang mu guys ???
Dimanakah
rasa perhatian mu guys ???
Dimanakah
kepribadian aslimu guys ???
Dimanakah
......????
Kemanakah
......????
Berbagai
pertanyaan memudar dari benak penulis, dari pertanyaan itu seakan tidak ada
yang memperhatikan. Melainkan mereka sering fokus dengan dunia mereka sendiri,
padahal masalah satu pun masih belum kelar diselesaikan.
Mungkin,
dalam sebuah organisasi harus memiliki pemimpin yang bukan hanya tegas dan
bijak saja. Tetapi, harus memiliki jiwa berani dalam melakukan tindakan apapun
yang dapat mewujudkan tujuan dari organisasi itu, meskipun harus bertindak
kasar ke bawahannya.
Tidak
jauh berbeda dengan negara ini, harus memiliki jiwa berani dalam mengambil
sebuah keputusan walaupun dengan harus ada yang menjadi korban. Sebelum itu
terjadi, penulis percaya masyrakat indonesia yang ada dipenjuru daerah masih
dapat untuk bekerja sama dalam proses pembangunan bagi indonesia.
Sebuah
negara tidak ada nilainya apabila masih ada penyelewengan dari para pemegang
kekuasaan. Dengan itu, penulis sebagai perwakilan rakyat “Ayolah para pemegang
amanah kita bekerja sama untuk mengubah wajah indonesia. Janganlah kalian kalah
karena selembaran uang. Jika kalian terus seperti itu, siapa yang akan
memberikan kehidupan yang sejahtera bagi rakyat miskin. Tidak sadarkah kalian
masih banyak masyarakat yang masih membutuhkan bantuan kalian. Kita pasti bisa.
Kita lakukan dengan bersama-sama saya yakin dan percaya kita pasti bisa.” Dari
penulis.
Jujur
membuat sebagian orang malas untuk melakukannya, karena mereka menganggap bahwa
berbohong itu menyenangkan walaupun sekecil saja. Mungkin bagi mereka sudah
biasa akan tetapi mungkin sebagian mereka hanya sekedar becanda saja.
Permasalahn tidak akan datang tanpa diundang. Hal konyolah jika menganggap
bahwa masalah juga akan datang tanpa di undang. Sama seperti bohong. Mereka
tidak mau dibohongi. Namun, fakta nya justru mereka berkata bohong. Kata
berbohong mungkin manis di bibir mereka, tanpa mereka sadari mereka mengundang
masalah bagi kehidupan mereka sendiri. Tapi, sayangnya mereka tidak mengerti
dari apa yang mereka katakan. Dunia realita ini seperti kehidupan yang penuh
skenario yang belum penulis mengerti dan japaki. Masih banyak rahasia di balik
ini semua. Penulis sadar akan kebesaran tuhan dalam mengatur semua kehidupan
ini.
Sebuah
mega cerita pun terus silih berganti. Hidup ini akan terus kah seperti ini ?
tidak mau kah kalian hidup dengan penuh kenyaman. Tentunya kita mau bukan ? so,
kita lakukan seperti apa yang kamu ingin lakukan. Banyak sebagian diantara kita
lebih menghoramti rakyat yang beruang daripada rakyat miskin. Berarti orang
tersebut tidak berada dalam kerendahan . jika kita lebih menghormati rakyat
kecil daripada rakyat yang beruang itulah yang menunjukan manusia yang memiliki
kedudukan yang tinggi. Karena, sekarang
yang dibutuhkan adalah seorang pejabat yang bisa menghormati rakyat miskin
walaupun dia tidak bisa membantu nya.
Kita
disini tidak memerlukan seseorang yang memiliki banyak uang melainkan,
memerlukan yang dapat berguna bagi semua orang. Apalah fungsinya uang banyak
jika tidak berguna bagi kehidupan sesama. Hidup dengan bergelimang harta tidak
semestinya membuat hati seseorang tertutup karenanya. Itu lah yang dirasakan
sebagian orang, mereka begitu pelit terhadap rakyat miskin. Padahal dengan uang
yang begitu banyak bisa merubah nasib siapa saja. Kebanyakan mereka lebih
mementingkan kehidupannya sendiri daripada kehidupan sesama.
Selintas
di benak penulis mengatakan “ Jika semua tetap biasa walaupun kondisi hidup
telah mengubahnya, kehidupan yang sejalan pun tidak akan berubah “. Pemikiran
setiap orang jelaslah berbeda akan tetapi kita tetap sama dalam kondisi tubuh.
Dengan begitu, walaupun berbeda kita harus tetap satu tubuh, kerja sama, tolong
menolong, dan berbagai bantuan yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita yang
di sana dapat kita bantu dengan apa yang kita miliki. Kehidupan tidak akan
sejalan meskipun sudah di buat skenario yang rapih. Dengan kondisi yang ada di
lingkungan mungkin dapat merubah hal tersebut.
Dengan
potensi yang ada kita gabungkan sehingga membentuk potensi yang besar. Dengan
itu, kita mudah untuk menaklukan hal yang besar. Akan tetapi, semua hal itu
tidak akan berhasil jika kita tidak
saling percaya, dan itupun belum cukup, kita harus saling berjabat tangan
dengan penuh saling memahami satu sama lainnya. Rasa torensi dan saling
mneghargai membuat kita lebih dekat satu hati dan merasa satu jiwa. Tidak ada
satu harapan pun yang terbuang sia-sia, karena itu berbagai upaya untuk
menaklukan dunia terus dilakukan. Meski itu harus membuat jiwa dan raga ini terasa lelah.
Penulis mendapatkan sebuah prinsip dari mahasiswa STIMIK Sumedang, dia
menagatakan “Meski jiwa dan raga ini hancur, tapi biilamana tangan dan kaki ini
masih dapat bergerak saya akan lakukan”. Begitu besar tekad yang ada, disini
sebuah inspirasi pun melayang ke pikiran penulis.
Disetiap
kepribadian orang tentunya berbeda-beda bahkan setiap gagasan yang disampai dalam satu tema “Korupsi”, so pasti
nya setiap orang mempunyai gagasannya masing-masing. Itulah kekuasaan Allah
Swt. Walaupun dipandang sama, akan tetapi mestinya berbeda. Kehidupan
memberikan cakrawala yang begitu besar, namun belajar kah kita dari kehidupan
tersebut ??? sebuah fakta menyatakan, masih banyak orang yang mengabaikan
kehidupannya sendiri. Mereka justru terbawa arus dengan lingkunganya. Apa yang
mereka lakukan, dengan tanpa berpikir panjang diapun ikut-ikutan melakukakan
tanpa mereka sadar mereka berada di dalam sebuah jurang. Kondisi latar
pendidikan merekalah salah satu penyebabnya.
Dalam
membicarakan dunia pendidikan tentunya banyak masalah yang masih harus
diperbaiki di dalam mekanisme pendidikan ini. masih banyak peluang untuk
merubah itu, meski sebagian orang tidak percaya dengan potensi yang indonesia
miliki. Bagi sebagian orang proses perubahan ini sangat berarti untuk
meningkatkan dunia pendidikan. Penulis mendapatkan sebuah relevansi dari
seorang guru dari Smkn2Sumedang,” sebenernya dalam mekanisme yang telah terjadi
saat ini, yang begitu terlihat kacau balau
dan tidak ada keseriusan dalam bernegara. Dari beberapa permasalahan
yang dihadapi indonesia baik dari segi prilaku pemuda, sogok menyogok, ketidak
jujuran siswa ketika berlangsungnya ujian, buang sampah seenaknya, dan masih banyak lagi dari hal itu. Ada
sebuah hipotesa solusi dalam meinimalisir bahkan terselesaikan dari
permasalahan yang ada, yaitu dengan melalui dari dunia pendidikannya. Kita bisa
menerapkan kehidupan yang sesuai dengan ideologi serta hukum yang ada melelui
pendidikan usia dini seperti PAUD dan TK.
Dengan
ketegasan serta kedisiplinan belajar dalam kondisi masih dini, dapat membuat
mereka terbiasa dalam melakukan sebuah perbuatan terpuji. Tindakan yang
terkecil membuang sampah pada tempatnya, dsb. Kalian tau dengan rumus kehidupan
yang ini ‘HIDUP BIASA KARENA TERBIASA’ dari rumus itulah kita dapat berangkat
melakukan perubahan, anak kecil yang sudah terbiasa mandiri. Maka bukan mungkin
lagi, dikala masa yang akan datang mereka akan menjadi orang yang bernilai
dimata orang. Artinya menjadi orang yang kuat, solid, jauh dari kata egoism,
serta sikap kehidupan yang di tentukan oleh daasar negera ini tidak luput dari
perbuatannya. Setelah dunia pendidikan kuat, maka akan menciptakan pemuda dan
pemudi yang mandiri dan kuat, jauh dari kata malas. Nah, dengan setelah terbentuknya
karakter masing-masing maka akan mempermudah untuk menggerakan mereka. So
pasti, kondisi indonesia akan mengalami perubahan. Insyaallah atas ijin Allah
Indonesia pasti bisa, karena tidak ada sebuah keberhasilan yang mengkhianati
usaha”
Bermacam-macam
karakter bersatu dalam dunia pendidikan, hal itulah yang menunjukan sebuah
kebersamaan dan menurut ideologi negara pun dapat mnegakuinya. Negera Indonesia
terdiri atas pulau-pulau dengan beberapa suku, etnik, adar istiadaran,
mekanisme sosial dan budaya bersatu maju dan bergerak bersama. Walaupun
pemerintah belum sampai dalam merealisasikan progaram tersebut, akan tetapi
saya tetap menaruh kepercayaan kepada pemegang kekuasaan pasti merubah dan
membuat indonesia menjadi negara yang maju.
Semua
harapan indonesia tentunya menginginkan
bahwa negara nya sendiri seperti negara maju yang lainnya, dimana masyarakatnya
hidup dalam kesejahteraan serta dalam lindungan hukum yang ada. Sebuah
pemikiran yang bagus, akan tetapi harapan itu seakan daun yang diterpakan angin
terombang-ambing kemana-mana dengan tanpa arah tujuan. Benar saja, desertaasi
itu seakan seperti kehidupan yang ada di negara ini.
para
pemikir disini begitu antusias untuk mewujudkan indonesia harus bangkit dan
mengadakan revolusi. Agar kehidupan yang ada dalam kondisi sejahtera.
upaya-upaya pun tidak luput dari pelaksanaa realisasi dari program yang sudah
di rencanakan. Kesanggupan mereka seakan sudah yakin bangsa indonesia terbebas
dari kesengsaraan. Hidup memanglah pilihan, pilihan nya kita mau maju atau
mundur. Tentunya penulis setuju dengan “MAJU”.
Ketika
melihat sejarah yang sudah terjadi, begitu besar pengorbanan mereka hanya untuk
mewujudkan kemerdekaan bagi Indonesia. Tenaga, pikiran, darah, keringat dan
mereka rela bekorban dengan merelakan jiwa raga untuk indonesia yang merdeka.
Upaya mereka untuk mewujudkan mimpi besar itu, tidak mudah seperti meminum air
kemulut, mereka sampai menerima tindakan kekerasan dari pihak penjajah. Akan
tetapi, begitu besar nyali mereka sehingga mereka terus berjuang bersama-sama
menumpas para penjajah yang ada. 100 tahun lebih indonesia di jajah, andaikan
para remaja mengalami seperti itu. Bukan tidak mustahil mereka akan memiliki
jiwa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi.
Namun,
perlu kalian ketahui rasa nasionalisme itu dapat ditumbuhkan bukan hanya dari
tragedi perang, kemudian begitu bersemangat menumpas para penjajah, melainkan
dalam kondisi yang damai ini. Banyak prilaku yang dapat dilakukan, untuk
menanamkan rasa nasionalisme.
Sadarlah
wahai rakyat indonesia, kita hargai setetes darah para pahlawan. Mereka seorang
yang tanpa pamrih, memiliki tujuan besar. Dibenak mereka berkata “Indonesia
harus merdeka untuk kehidupan anak dan cucu kita dimasa yang akan datang, agar
tidak mengalami seperti kita saat ini. “ dan mereka sepakat untuk berjuang
bersama dengan segenap kemampuan yang mereka miliki. Banyak dari mereka yang
gugur, akan tetapi mereka tidak patah semangat. Dengan penuh semangat
berapi-api mereka pun terus berusaha mewujudkan impian besar, hanya untuk kita
kawan.
Dan
ini lah kehidupan yang mereka sumbangkan untuk kita. Tapi sebagian dari kita
justru tidak menghargai perjuangan para pahlawan. Mereka pastinya merasa sedih
melihat kondisi indonesia seperti ini. Kebijakan yang tak adil, permasalahan
kesenjangan sosial ekonomi, permasalahan dunia
politik yang tidak pernah kunjung usai. Dan yang terparah adalah
sebagian rakyat indonesia tidak diperhatikan akan kelangsungan hidupnya.
“Manusia
memng memiliki sisi malaikat dan sisi setan” Ujar wakil rakyat. Terjadinya
ketidakadilan membuat masyarakat tidak mendapatkan perhatian lebih dari
pemerintah. Yang jadi persoalan , pada saat ini para pemegang kekuasaan justru
berdebat dengan saling menuding dan dituding. Beribu alasanpun mereka cari-cari
meskipun ke got wc, hanya untuk keselamtan baginya dan bagi kepentingan
golongannya. Masih mending bila perdebatan itu mencapai titik puncak
penyelesaiananya. Namun, yang tambah parah dari peddebatan itu malah membuat
rasa solid dan kesatuanpun mulai terlerai. Jika konflik itu terus berlanjut,
maka tidak mungkin Negara Indonesia dapat terpecah belah.
Negara
desentralisasi yang dianut oleh USA. Pada masa nanti Indonesiapun resmi masuk
kedalam jajaran negara desentralisasi bukan lagi sentralisasi. Kalau terjadi
demikian maka mekanisme kehidupan pun akan ikut terubah menjadi negara yang
liberal. Ketika membahas negara desentralisasi yang terbayang adalah Negara
Amerika Serikat. Sudah jelas negara USA menganut bentuk desentralisasi. Dimana
setiap hak individu di utamakan daripada kepentingan bersama. Pergaulan akan
semakin parah bila ditunjang dengan mekanisme kebijakan itu, perkosaan, dunia
hitam, korupsi, dsb. Permasalahan yang
masih dalam tahap penyelesaian pun akan bertambah.
Terus
kapan rakyat akan diperhatikan bila selalu itu yang menjadi pembahasan skedul
pemerintah ??? Akankah rakyat indonesia sejahtera ??? Dapatkah rakyat indonesia
terlindungi ??? Bisakah hal itu di kerjakan ?? Maukah pemerintah melakukan hal
ini hanya untuk rakyat tanpa ragu ??? Kenapa itu....?? Mengapa kok bisa seperti
ini....?? Sekian banyak pertanyaan yang terlontar dari mulut manis rakyat kecil
dengan penuh harap agar kesejahteraan mereka dapatkan. Berbagai demontrasi
terjadi dimana-mana, dengan hanya sekedar meminta kesejahteraan dapat mereka
peroleh. Skedul kegiatan pemerintah pun terus bertambah seakan tidak ada waktu
untuk istirahat.
Benarkah
tidak ada waktu istirahat ?? kalau iya, terus kenapa kok pejabat bisa liburan
keluar negeri ?? Penulis heran dengan pola pikir mereka sebagian pejabat, lebih
mementingkan kehidupan mereka seakan mereka bekerja bukan untuk rakya melainkan
untuk memperoleh uang yang banyak. Padahal di katakan dalam aturan hukum yang
ada, mereka yang menjadi pejabat sebagai perwakilan rakyat, ya harus bekerja
untuk rakyat bukan unutk mengejar materi. Dan diantara mereka masih ada yanng
merasa belum puas mendapakan uang yang sudah dikatakan lebih, jalur setan pun
tidak luput dari jalan yang mereka lakukan. Maka para koruptor itulah sebagai
pengguna jalan setan.
Ada
beberapa faktor yang mempengaruhi tindakan korupsi :
a. Rasa keimanan yang lemah
b. Tidak takut terhadap azab tuhan
c. Emotional Intelectual yang rendah
d. Tindakan kejahatan dapat terjadi jika ada kesempatan
e. Dorongan nafsu
f. Dorongan dari kepentingan kelompok
g. Dll.
Atau
bahkan hal itu sudah menjadi kebiasaannya dari mulai sejak dibangku sekolah.
Karena, pada dasarnya korupsi tidak selalu beralaku dengan uang. Melainka
tindakan kecil pun bila merugikan orang lain dan menguntungkan diri sendiri itu
dapat disebut korupsi. Meskipun skalanya kecil dibandingkan dengan mencuri
uang. Akan tetapi, korupsi bukan dinilai dari ukuran skalanya, yang menjadi
permasalahan ialah pengaruh yang ditimbulkan dari tindakan tersebut. Jangan
pernah menyepelekan prrilaku itu meskpi kecil jangkauannya, karena bila mana
yang kecil tersebut sering dilakukan akan menjadi kebiasaan yang jelek.
Pengaruhnyapun walaupun kecil jika terus dilakukan akan mengalahkan dampak dari
tindakan korupsi yang besar.
Maka
dari iru, sikap orang tua di rumah dan di sekolah dalam proses mendidik
karakter sangat menunjang bagi karakter kebiasaan hidup anak tersebut dimasa
yang akan datang. Perlu pengawasan yang bijak ketika berlangsungnya anak
tersebut berkontak sosialisasi dengan teman sejawatnya. Agar tidak terpengaruhi
oleh lingkungan yang ada. Kita tahu bahwa masa
anak-anak merupakan masa sangat labil dalam prilaku yang mereka lakukan,
tanpa memikirkan apakah itu baik atau tidak baginya, yang mereka pikirkan
adalah yang penting saya happy. Jika salah bergaul maka anak itu tidak akan
jauh dari apa yang temannya lakukan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jika
kamu ingin tahu sifat ku, maka nilailah teman ku” ujar siswa smk negeri 2
sumedang. Yah,, saya setuju dengan gagasan itu. Karena, itu benar. Sifat kia
dapat terbentuk dari lingkungan yang ada. Jika kita bergaul dengan penjual
parfum maka kita akan terkena parfumnya, dan billa kita bergaul dengan penjual
jengkol, maka kita akan bau jengkol. Analisa sederhana yang logis.
Wahai
jiwa pemuda tidak malu kah kou ? Negara ini dikenal dengan negara koruptor.
Jika kau tidak malu sama sekali, berarti kou adalah pemuda biadab. Membiarkan
para koruptor menindas rakyat kecil, dan termasuk kou akan menerima dampaknya
meskipun sedikit. Kita bisa meretas virus korupsi bersama-sama, dengan upaya
mengajak semua pemuda bersatu, membiasakan prilaku jauh dari korupsi,
sosialisasi begitu pentingnya hak setiap orang, dampak besar yang dapat ditimbulkan dari tindakan korupsi, dan
upay-upaya lainnya. Dengan kita bersatu dengan tujuan yang besar menumpas
prilaku korupsi. Dan membiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Maka tiidak
mungkin, indonesia dapat terbebas dari para koruptor.
Oleh
karenanya, kita harus melakukan hal yang terbaik untuk kehidupan yang jauh
lebih baik. Korupsi memanglah senang. Namun, kesenangan tersebut hanya bersifat
sementara, dan penyelasanlah yang akan dijalani bagi kehidupan mereka. Akan
tetapi, mereka tidak sadar atas apa yang mereka lakukan. Begitu besar dampaknya
yang ditimbulkan. Korupsi dapat merusak kondisi keuangan negara. Bila keuangan
negara sudah terkena tangan virus koruptor, maka imbasnya seluruh rakyat
indonesia merasakan efek yang ditimbulkan.
Rakyat
kecil yang tak memiliki dosa, harus menerima dampak dari tindakan koruptor.
Mereka yang miskin semakin miskin, dan
yang kaya semakin kaya. Cerita hidup yang tidak fair. Sekarang hidup ini
dikuasai oleh rakyat yang kaya atau orang yang memiliki uang yang banyak. Dan
kehidupan ini terus berjalan sampai sekarang mulai sejak ada KKN.
KKN
merupakan singkatan dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Dari ketiga tindakan
itu dapat merubah kehidupan indonesia
kearah yang lebih jelek. Dan bisa-bisa negara yang kaya denngan SDA ini
bisa menjadi bangkrut karena KORUPSO eh KORUPSI.
Dengan
berbagai upaya yang dilakukan saat ini masih belum dapat menumpaskan prilaku
itu. Mungkin cara alternatif untuk menyelesaikan masalah korupsi di indonesia
ialah dengan memberikan hukuman mati bagi para koruptor. Mungkin dengan
diberikan contoh hukuma mati salah satunya di gantung. Maka mereka para
koruptor tidak akam melakukannya lagi. Karena, mereka pun begitu berharganya
hidup. Merekapun berpikir setelah melihat kejadian itu, “saya tidak mau mati di
bunuh dengan nama terkenal koruptor. Lebih baik mati biasa dengan sejarah nama
yang manis.
Mereka
tidak mau mati konyol dengan melakukan korupsi. Para koruptor pun masih ada
hati nurani, yang seharusnya mereka lebih memilih jalan setan daripada berjalan
di atas jalan hati nuraninya. Jalan setan yang mereka pun sadar bahwa jalan
yang sesat. Sangat disayangkan bagi para koruptor apa yang telah mereka perbuat
kelak dimasa akhirat nanti ada perhitungan azab. Begitu besar keadilan Tuhan.
Tidak ada lagi uang bisa menyogok. Kou kira Tuhan bisa disogok ? Jalan berpikir
seperti apa itu ?. Saudara-saudara pasti sudah tahu Tuhan memiliki maha
bijaksana dan adil. Karena itu, kenapa anda masih berpikir bila melakukan
kejahatan dibalik kebaikan, akan tertutupi kejahatan tersebut dengan kebaikan
yan pernah dilakukan. Tetap saja, bagi Tuhan perbuatan sekecil apapun baik itu
kebajikan ataupun kejahatan, pasti ada balasannya. Dan sudah dikonfersikan di
langit.
Ketika
membahas korupsi tidak akan pernah habis-habisnya. Bila penegak aparat hukum
mengambil tidak kebijakan yang tegas.
Misalnya, Hukum mati bagi koruptor yang lebih dari 100 juta. Karena bila tidak
seperti itu. Buku cerita korupsi akan semakin banyak menghiasi ibukota yang ada
di Indonesia. Dengan itu begitu besar peluang para imaginaner untuk menciptakan
buku-buku yang menarik tentang koruptor. Seiring berjalannya waktu, buku
indonesia bisa-bisa dipenuhi buku tentang para koruptor. Begitu menarik
sekaligus memalukan bagi negara ini yang dipenuhi para koruptor.
Kalau
seperti itu. Tidakkah kita merasa malu bahwa Negara Indonesia adalah negara
koruptor. Hal itu bisa berimbas kepada investor asing yang menanamkan sahamnya
di negara ini. Jika demikian salah kenapa kita tidak memberantasnya ?? kalian
takut atau pengecut ? yang jelas kalian yang tidak melawan dengantindakan
korupsi adalah pecundang. Begitu besar masalah ini untuk diretas. Harus
memerlukan rumus formula yang hebat, untuk meretasnya.
Sejarah
memang sudah menjadi history. Akan tetapi pengaruhnya tidak akan hilang disapu
oleh badai. Masih haruskah kita membiarkan para pemegang kekuasaan melakukan
atas kehendak dirinya. Entah kenapa seakan hukum yang ada bersifat pasif tidak
proaktif. Dilihat dari segi sumber daya manusianya, indonesia begitu besar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya menunggu kritik dan kesan saudara