Halaman

Senin, 16 September 2019

Opiniku Tentang Dunia Dimensi Dibalik Mimpi

Welcome to my blogg. Have nice a day and Always God Bless Us.


DUNIA DIMENSI DIBALIK MIMPI


Kejadian demi kejadian pun terus berlangsung melanda indonesia. Banyak orang yang menjadi  korban dalam peristiwa itu, entah siapa namanya ?? akan tetapi penulis ikut simpati dan berbelasungkawa terhadap para korban.

Begitu besar harapan indonesia, begitu besar impian anak kecil, begitu luasnya kebutuhan rakyat indonesia, begitu megahnya pesona alamnya. Ketika membicarakan kondisi indonesia tidak akan pernah habisnya, apalagi mengenai permasalahan yang dihadapi. Indonesia begitu besar limpahan rahmat serta kasih sayang terhadapnya, tanah yang banyak di hiasi dengan berbagai tanaman hasil bumi,  kondisi tanahnya masih jauh lebih subur daripada tanah yang ada di negara yang lainnya. Akan tetapi, pertanyaannya kenapa indonesia belum juga menjadi negara maju sampai saat ini ? pertanyaan ini tentunya sudah ada dibenak kalin dari dulu bukan ?. ya, disini penulis ijinkanlah untuk menjelaskannya.

Indonesia tentunya terekenal dengan sumber daya alamnya yang melimpah, berbagai hasil bumi pun mudah didapatkan disini. Jadi tidak salah pada kala dulu sebagian negara menjajah negara ini. namun, dengan tekad yang kuat, akhirnya penjajahan itu dapat ditumpahkan. Sekarang banyak peristiwa alam yang disebabkan oleh tindakan manusia, yang menyebabkan alam tidak lagi bersahabat dengan kita. Mereka murka atas prilaku manusia yang arogan, namun tetap saja dampaknya bukan hanya terhadap sipelaku melainkan semua manusia menerima dampaknya. Dalam sebuah aturan manusia itu dapat dikatakan tidak adil.

Dari msalah cerita di atas, sama seperti penyebab dari kenapa sampai saat ini Negara Indonesia masih seperti ini. ya betul, manusia atau sumber daya manusia nya yang merupakan faktor penyebab masihnya bangsa ini masih berjalan berbeda dengan  negara lain yang sudah lari dengan persaingan yang sengit. Seperti sebuah perlombaan lari SEA Games.

Ketika gunakan waktu yang ada dengan sebijak mungkin. Karena, jika kita dengan keterbiasaan mengabaikan waktu begitu saja, maka indonesia akan seperti ini terus. Bukan kah kita tidak mau ?? jika itu terus berlanjut sekalian saja indonesia bubarkan saja. Karena, begitu muaknya penulis melihat sebagian manusianya tidak saling membantu sama yang lainnya, yang ada hanya saling egois.
Dimanakah rasa kasih sayang mu guys ???
Dimanakah rasa perhatian mu guys ???
Dimanakah kepribadian aslimu guys ???
Dimanakah ......????
Kemanakah ......????
Berbagai pertanyaan memudar dari benak penulis, dari pertanyaan itu seakan tidak ada yang memperhatikan. Melainkan mereka sering fokus dengan dunia mereka sendiri, padahal masalah satu pun masih belum kelar diselesaikan.

Mungkin, dalam sebuah organisasi harus memiliki pemimpin yang bukan hanya tegas dan bijak saja. Tetapi, harus memiliki jiwa berani dalam melakukan tindakan apapun yang dapat mewujudkan tujuan dari organisasi itu, meskipun harus bertindak kasar ke bawahannya.
Tidak jauh berbeda dengan negara ini, harus memiliki jiwa berani dalam mengambil sebuah keputusan walaupun dengan harus ada yang menjadi korban. Sebelum itu terjadi, penulis percaya masyrakat indonesia yang ada dipenjuru daerah masih dapat untuk bekerja sama dalam proses pembangunan bagi indonesia.

Sebuah negara tidak ada nilainya apabila masih ada penyelewengan dari para pemegang kekuasaan. Dengan itu, penulis sebagai perwakilan rakyat “Ayolah para pemegang amanah kita bekerja sama untuk mengubah wajah indonesia. Janganlah kalian kalah karena selembaran uang. Jika kalian terus seperti itu, siapa yang akan memberikan kehidupan yang sejahtera bagi rakyat miskin. Tidak sadarkah kalian masih banyak masyarakat yang masih membutuhkan bantuan kalian. Kita pasti bisa. Kita lakukan dengan bersama-sama saya yakin dan percaya kita pasti bisa.” Dari penulis.

Jujur membuat sebagian orang malas untuk melakukannya, karena mereka menganggap bahwa berbohong itu menyenangkan walaupun sekecil saja. Mungkin bagi mereka sudah biasa akan tetapi mungkin sebagian mereka hanya sekedar becanda saja. Permasalahn tidak akan datang tanpa diundang. Hal konyolah jika menganggap bahwa masalah juga akan datang tanpa di undang. Sama seperti bohong. Mereka tidak mau dibohongi. Namun, fakta nya justru mereka berkata bohong. Kata berbohong mungkin manis di bibir mereka, tanpa mereka sadari mereka mengundang masalah bagi kehidupan mereka sendiri. Tapi, sayangnya mereka tidak mengerti dari apa yang mereka katakan. Dunia realita ini seperti kehidupan yang penuh skenario yang belum penulis mengerti dan japaki. Masih banyak rahasia di balik ini semua. Penulis sadar akan kebesaran tuhan dalam mengatur semua kehidupan ini.

Sebuah mega cerita pun terus silih berganti. Hidup ini akan terus kah seperti ini ? tidak mau kah kalian hidup dengan penuh kenyaman. Tentunya kita mau bukan ? so, kita lakukan seperti apa yang kamu ingin lakukan. Banyak sebagian diantara kita lebih menghoramti rakyat yang beruang daripada rakyat miskin. Berarti orang tersebut tidak berada dalam kerendahan . jika kita lebih menghormati rakyat kecil daripada rakyat yang beruang itulah yang menunjukan manusia yang memiliki kedudukan yang tinggi.  Karena, sekarang yang dibutuhkan adalah seorang pejabat yang bisa menghormati rakyat miskin walaupun dia tidak bisa membantu nya.

Kita disini tidak memerlukan seseorang yang memiliki banyak uang melainkan, memerlukan yang dapat berguna bagi semua orang. Apalah fungsinya uang banyak jika tidak berguna bagi kehidupan sesama. Hidup dengan bergelimang harta tidak semestinya membuat hati seseorang tertutup karenanya. Itu lah yang dirasakan sebagian orang, mereka begitu pelit terhadap rakyat miskin. Padahal dengan uang yang begitu banyak bisa merubah nasib siapa saja. Kebanyakan mereka lebih mementingkan kehidupannya sendiri daripada kehidupan sesama.

Selintas di benak penulis mengatakan “ Jika semua tetap biasa walaupun kondisi hidup telah mengubahnya, kehidupan yang sejalan pun tidak akan berubah “. Pemikiran setiap orang jelaslah berbeda akan tetapi kita tetap sama dalam kondisi tubuh. Dengan begitu, walaupun berbeda kita harus tetap satu tubuh, kerja sama, tolong menolong, dan berbagai bantuan yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita yang di sana dapat kita bantu dengan apa yang kita miliki. Kehidupan tidak akan sejalan meskipun sudah di buat skenario yang rapih. Dengan kondisi yang ada di lingkungan mungkin dapat merubah hal tersebut.

Dengan potensi yang ada kita gabungkan sehingga membentuk potensi yang besar. Dengan itu, kita mudah untuk menaklukan hal yang besar. Akan tetapi, semua hal itu tidak akan berhasil jika kita  tidak saling percaya, dan itupun belum cukup, kita harus saling berjabat tangan dengan penuh saling memahami satu sama lainnya. Rasa torensi dan saling mneghargai membuat kita lebih dekat satu hati dan merasa satu jiwa. Tidak ada satu harapan pun yang terbuang sia-sia, karena itu berbagai upaya untuk menaklukan dunia terus dilakukan. Meski itu harus  membuat jiwa dan raga ini terasa lelah. Penulis mendapatkan sebuah prinsip dari mahasiswa STIMIK Sumedang, dia menagatakan “Meski jiwa dan raga ini hancur, tapi biilamana tangan dan kaki ini masih dapat bergerak saya akan lakukan”. Begitu besar tekad yang ada, disini sebuah inspirasi pun melayang ke pikiran penulis.

Disetiap kepribadian orang tentunya berbeda-beda bahkan setiap gagasan yang  disampai dalam satu tema “Korupsi”, so pasti nya setiap orang mempunyai gagasannya masing-masing. Itulah kekuasaan Allah Swt. Walaupun dipandang sama, akan tetapi mestinya berbeda. Kehidupan memberikan cakrawala yang begitu besar, namun belajar kah kita dari kehidupan tersebut ??? sebuah fakta menyatakan, masih banyak orang yang mengabaikan kehidupannya sendiri. Mereka justru terbawa arus dengan lingkunganya. Apa yang mereka lakukan, dengan tanpa berpikir panjang diapun ikut-ikutan melakukakan tanpa mereka sadar mereka berada di dalam sebuah jurang. Kondisi latar pendidikan merekalah salah satu penyebabnya.

Dalam membicarakan dunia pendidikan tentunya banyak masalah yang masih harus diperbaiki di dalam mekanisme pendidikan ini. masih banyak peluang untuk merubah itu, meski sebagian orang tidak percaya dengan potensi yang indonesia miliki. Bagi sebagian orang proses perubahan ini sangat berarti untuk meningkatkan dunia pendidikan. Penulis mendapatkan sebuah relevansi dari seorang guru dari Smkn2Sumedang,” sebenernya dalam mekanisme yang telah terjadi saat ini, yang begitu terlihat kacau balau  dan tidak ada keseriusan dalam bernegara. Dari beberapa permasalahan yang dihadapi indonesia baik dari segi prilaku pemuda, sogok menyogok, ketidak jujuran siswa ketika berlangsungnya ujian, buang sampah seenaknya,  dan masih banyak lagi dari hal itu. Ada sebuah hipotesa solusi dalam meinimalisir bahkan terselesaikan dari permasalahan yang ada, yaitu dengan melalui dari dunia pendidikannya. Kita bisa menerapkan kehidupan yang sesuai dengan ideologi serta hukum yang ada melelui pendidikan usia dini seperti PAUD dan TK.

Dengan ketegasan serta kedisiplinan belajar dalam kondisi masih dini, dapat membuat mereka terbiasa dalam melakukan sebuah perbuatan terpuji. Tindakan yang terkecil membuang sampah pada tempatnya, dsb. Kalian tau dengan rumus kehidupan yang ini ‘HIDUP BIASA KARENA TERBIASA’ dari rumus itulah kita dapat berangkat melakukan perubahan, anak kecil yang sudah terbiasa mandiri. Maka bukan mungkin lagi, dikala masa yang akan datang mereka akan menjadi orang yang bernilai dimata orang. Artinya menjadi orang yang kuat, solid, jauh dari kata egoism, serta sikap kehidupan yang di tentukan oleh daasar negera ini tidak luput dari perbuatannya. Setelah dunia pendidikan kuat, maka akan menciptakan pemuda dan pemudi yang mandiri dan kuat, jauh dari kata malas. Nah, dengan setelah terbentuknya karakter masing-masing maka akan mempermudah untuk menggerakan mereka. So pasti, kondisi indonesia akan mengalami perubahan. Insyaallah atas ijin Allah Indonesia pasti bisa, karena tidak ada sebuah keberhasilan yang mengkhianati usaha”

Bermacam-macam karakter bersatu dalam dunia pendidikan, hal itulah yang menunjukan sebuah kebersamaan dan menurut ideologi negara pun dapat mnegakuinya. Negera Indonesia terdiri atas pulau-pulau dengan beberapa suku, etnik, adar istiadaran, mekanisme sosial dan budaya bersatu maju dan bergerak bersama. Walaupun pemerintah belum sampai dalam merealisasikan progaram tersebut, akan tetapi saya tetap menaruh kepercayaan kepada pemegang kekuasaan pasti merubah dan membuat indonesia menjadi negara yang maju.

Semua harapan indonesia tentunya  menginginkan bahwa negara nya sendiri seperti negara maju yang lainnya, dimana masyarakatnya hidup dalam kesejahteraan serta dalam lindungan hukum yang ada. Sebuah pemikiran yang bagus, akan tetapi harapan itu seakan daun yang diterpakan angin terombang-ambing kemana-mana dengan tanpa arah tujuan. Benar saja, desertaasi itu seakan seperti kehidupan yang ada di negara ini.

para pemikir disini begitu antusias untuk mewujudkan indonesia harus bangkit dan mengadakan revolusi. Agar kehidupan yang ada dalam kondisi sejahtera. upaya-upaya pun tidak luput dari pelaksanaa realisasi dari program yang sudah di rencanakan. Kesanggupan mereka seakan sudah yakin bangsa indonesia terbebas dari kesengsaraan. Hidup memanglah pilihan, pilihan nya kita mau maju atau mundur. Tentunya penulis setuju dengan “MAJU”.

Ketika melihat sejarah yang sudah terjadi, begitu besar pengorbanan mereka hanya untuk mewujudkan kemerdekaan bagi Indonesia. Tenaga, pikiran, darah, keringat dan mereka rela bekorban dengan merelakan jiwa raga untuk indonesia yang merdeka. Upaya mereka untuk mewujudkan mimpi besar itu, tidak mudah seperti meminum air kemulut, mereka sampai menerima tindakan kekerasan dari pihak penjajah. Akan tetapi, begitu besar nyali mereka sehingga mereka terus berjuang bersama-sama menumpas para penjajah yang ada. 100 tahun lebih indonesia di jajah, andaikan para remaja mengalami seperti itu. Bukan tidak mustahil mereka akan memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi.

Namun, perlu kalian ketahui rasa nasionalisme itu dapat ditumbuhkan bukan hanya dari tragedi perang, kemudian begitu bersemangat menumpas para penjajah, melainkan dalam kondisi yang damai ini. Banyak prilaku yang dapat dilakukan, untuk menanamkan rasa nasionalisme.

Sadarlah wahai rakyat indonesia, kita hargai setetes darah para pahlawan. Mereka seorang yang tanpa pamrih, memiliki tujuan besar. Dibenak mereka berkata “Indonesia harus merdeka untuk kehidupan anak dan cucu kita dimasa yang akan datang, agar tidak mengalami seperti kita saat ini. “ dan mereka sepakat untuk berjuang bersama dengan segenap kemampuan yang mereka miliki. Banyak dari mereka yang gugur, akan tetapi mereka tidak patah semangat. Dengan penuh semangat berapi-api mereka pun terus berusaha mewujudkan impian besar, hanya untuk kita kawan.

Dan ini lah kehidupan yang mereka sumbangkan untuk kita. Tapi sebagian dari kita justru tidak menghargai perjuangan para pahlawan. Mereka pastinya merasa sedih melihat kondisi indonesia seperti ini. Kebijakan yang tak adil, permasalahan kesenjangan sosial ekonomi, permasalahan dunia  politik yang tidak pernah kunjung usai. Dan yang terparah adalah sebagian rakyat indonesia tidak diperhatikan akan kelangsungan hidupnya.

“Manusia memng memiliki sisi malaikat dan sisi setan” Ujar wakil rakyat. Terjadinya ketidakadilan membuat masyarakat tidak mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Yang jadi persoalan , pada saat ini para pemegang kekuasaan justru berdebat dengan saling menuding dan dituding. Beribu alasanpun mereka cari-cari meskipun ke got wc, hanya untuk keselamtan baginya dan bagi kepentingan golongannya. Masih mending bila perdebatan itu mencapai titik puncak penyelesaiananya. Namun, yang tambah parah dari peddebatan itu malah membuat rasa solid dan kesatuanpun mulai terlerai. Jika konflik itu terus berlanjut, maka tidak mungkin Negara Indonesia dapat terpecah belah.

Negara desentralisasi yang dianut oleh USA. Pada masa nanti Indonesiapun resmi masuk kedalam jajaran negara desentralisasi bukan lagi sentralisasi. Kalau terjadi demikian maka mekanisme kehidupan pun akan ikut terubah menjadi negara yang liberal. Ketika membahas negara desentralisasi yang terbayang adalah Negara Amerika Serikat. Sudah jelas negara USA menganut bentuk desentralisasi. Dimana setiap hak individu di utamakan daripada kepentingan bersama. Pergaulan akan semakin parah bila ditunjang dengan mekanisme kebijakan itu, perkosaan, dunia hitam,  korupsi, dsb. Permasalahan yang masih dalam tahap penyelesaian pun akan bertambah.

Terus kapan rakyat akan diperhatikan bila selalu itu yang menjadi pembahasan skedul pemerintah ??? Akankah rakyat indonesia sejahtera ??? Dapatkah rakyat indonesia terlindungi ??? Bisakah hal itu di kerjakan ?? Maukah pemerintah melakukan hal ini hanya untuk rakyat tanpa ragu ??? Kenapa itu....?? Mengapa kok bisa seperti ini....?? Sekian banyak pertanyaan yang terlontar dari mulut manis rakyat kecil dengan penuh harap agar kesejahteraan mereka dapatkan. Berbagai demontrasi terjadi dimana-mana, dengan hanya sekedar meminta kesejahteraan dapat mereka peroleh. Skedul kegiatan pemerintah pun terus bertambah seakan tidak ada waktu untuk istirahat.

Benarkah tidak ada waktu istirahat ?? kalau iya, terus kenapa kok pejabat bisa liburan keluar negeri ?? Penulis heran dengan pola pikir mereka sebagian pejabat, lebih mementingkan kehidupan mereka seakan mereka bekerja bukan untuk rakya melainkan untuk memperoleh uang yang banyak. Padahal di katakan dalam aturan hukum yang ada, mereka yang menjadi pejabat sebagai perwakilan rakyat, ya harus bekerja untuk rakyat bukan unutk mengejar materi. Dan diantara mereka masih ada yanng merasa belum puas mendapakan uang yang sudah dikatakan lebih, jalur setan pun tidak luput dari jalan yang mereka lakukan. Maka para koruptor itulah sebagai pengguna jalan setan.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tindakan korupsi :
a.  Rasa keimanan yang lemah
b.  Tidak takut terhadap azab tuhan
c.   Emotional Intelectual yang rendah
d.  Tindakan kejahatan dapat terjadi jika ada kesempatan
e.  Dorongan nafsu
f.    Dorongan dari kepentingan kelompok
g.  Dll.

Atau bahkan hal itu sudah menjadi kebiasaannya dari mulai sejak dibangku sekolah. Karena, pada dasarnya korupsi tidak selalu beralaku dengan uang. Melainka tindakan kecil pun bila merugikan orang lain dan menguntungkan diri sendiri itu dapat disebut korupsi. Meskipun skalanya kecil dibandingkan dengan mencuri uang. Akan tetapi, korupsi bukan dinilai dari ukuran skalanya, yang menjadi permasalahan ialah pengaruh yang ditimbulkan dari tindakan tersebut. Jangan pernah menyepelekan prrilaku itu meskpi kecil jangkauannya, karena bila mana yang kecil tersebut sering dilakukan akan menjadi kebiasaan yang jelek. Pengaruhnyapun walaupun kecil jika terus dilakukan akan mengalahkan dampak dari tindakan korupsi yang besar.

Maka dari iru, sikap orang tua di rumah dan di sekolah dalam proses mendidik karakter sangat menunjang bagi karakter kebiasaan hidup anak tersebut dimasa yang akan datang. Perlu pengawasan yang bijak ketika berlangsungnya anak tersebut berkontak sosialisasi dengan teman sejawatnya. Agar tidak terpengaruhi oleh lingkungan yang ada. Kita tahu bahwa masa  anak-anak merupakan masa sangat labil dalam prilaku yang mereka lakukan, tanpa memikirkan apakah itu baik atau tidak baginya, yang mereka pikirkan adalah yang penting saya happy. Jika salah bergaul maka anak itu tidak akan jauh dari apa yang temannya lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jika kamu ingin tahu sifat ku, maka nilailah teman ku” ujar siswa smk negeri 2 sumedang. Yah,, saya setuju dengan gagasan itu. Karena, itu benar. Sifat kia dapat terbentuk dari lingkungan yang ada. Jika kita bergaul dengan penjual parfum maka kita akan terkena parfumnya, dan billa kita bergaul dengan penjual jengkol, maka kita akan bau jengkol. Analisa sederhana yang logis.

Wahai jiwa pemuda tidak malu kah kou ? Negara ini dikenal dengan negara koruptor. Jika kau tidak malu sama sekali, berarti kou adalah pemuda biadab. Membiarkan para koruptor menindas rakyat kecil, dan termasuk kou akan menerima dampaknya meskipun sedikit. Kita bisa meretas virus korupsi bersama-sama, dengan upaya mengajak semua pemuda bersatu, membiasakan prilaku jauh dari korupsi, sosialisasi begitu pentingnya hak setiap orang, dampak besar yang dapat  ditimbulkan dari tindakan korupsi, dan upay-upaya lainnya. Dengan kita bersatu dengan tujuan yang besar menumpas prilaku korupsi. Dan membiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Maka tiidak mungkin, indonesia dapat terbebas dari para koruptor.

Oleh karenanya, kita harus melakukan hal yang terbaik untuk kehidupan yang jauh lebih baik. Korupsi memanglah senang. Namun, kesenangan tersebut hanya bersifat sementara, dan penyelasanlah yang akan dijalani bagi kehidupan mereka. Akan tetapi, mereka tidak sadar atas apa yang mereka lakukan. Begitu besar dampaknya yang ditimbulkan. Korupsi dapat merusak kondisi keuangan negara. Bila keuangan negara sudah terkena tangan virus koruptor, maka imbasnya seluruh rakyat indonesia merasakan efek yang ditimbulkan.

Rakyat kecil yang tak memiliki dosa, harus menerima dampak dari tindakan koruptor. Mereka yang  miskin semakin miskin, dan yang kaya semakin kaya. Cerita hidup yang tidak fair. Sekarang hidup ini dikuasai oleh rakyat yang kaya atau orang yang memiliki uang yang banyak. Dan kehidupan ini terus berjalan sampai sekarang mulai sejak ada KKN.

KKN merupakan singkatan dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Dari ketiga tindakan itu dapat merubah kehidupan indonesia  kearah yang lebih jelek. Dan bisa-bisa negara yang kaya denngan SDA ini bisa menjadi bangkrut karena KORUPSO eh KORUPSI.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan saat ini masih belum dapat menumpaskan prilaku itu. Mungkin cara alternatif untuk menyelesaikan masalah korupsi di indonesia ialah dengan memberikan hukuman mati bagi para koruptor. Mungkin dengan diberikan contoh hukuma mati salah satunya di gantung. Maka mereka para koruptor tidak akam melakukannya lagi. Karena, mereka pun begitu berharganya hidup. Merekapun berpikir setelah melihat kejadian itu, “saya tidak mau mati di bunuh dengan nama terkenal koruptor. Lebih baik mati biasa dengan sejarah nama yang manis.

Mereka tidak mau mati konyol dengan melakukan korupsi. Para koruptor pun masih ada hati nurani, yang seharusnya mereka lebih memilih jalan setan daripada berjalan di atas jalan hati nuraninya. Jalan setan yang mereka pun sadar bahwa jalan yang sesat. Sangat disayangkan bagi para koruptor apa yang telah mereka perbuat kelak dimasa akhirat nanti ada perhitungan azab. Begitu besar keadilan Tuhan. Tidak ada lagi uang bisa menyogok. Kou kira Tuhan bisa disogok ? Jalan berpikir seperti apa itu ?. Saudara-saudara pasti sudah tahu Tuhan memiliki maha bijaksana dan adil. Karena itu, kenapa anda masih berpikir bila melakukan kejahatan dibalik kebaikan, akan tertutupi kejahatan tersebut dengan kebaikan yan pernah dilakukan. Tetap saja, bagi Tuhan perbuatan sekecil apapun baik itu kebajikan ataupun kejahatan, pasti ada balasannya. Dan sudah dikonfersikan di langit.

Ketika membahas korupsi tidak akan pernah habis-habisnya. Bila penegak aparat hukum mengambil tidak kebijakan  yang tegas. Misalnya, Hukum mati bagi koruptor yang lebih dari 100 juta. Karena bila tidak seperti itu. Buku cerita korupsi akan semakin banyak menghiasi ibukota yang ada di Indonesia. Dengan itu begitu besar peluang para imaginaner untuk menciptakan buku-buku yang menarik tentang koruptor. Seiring berjalannya waktu, buku indonesia bisa-bisa dipenuhi buku tentang para koruptor. Begitu menarik sekaligus memalukan bagi negara ini yang dipenuhi para koruptor.

Kalau seperti itu. Tidakkah kita merasa malu bahwa Negara Indonesia adalah negara koruptor. Hal itu bisa berimbas kepada investor asing yang menanamkan sahamnya di negara ini. Jika demikian salah kenapa kita tidak memberantasnya ?? kalian takut atau pengecut ? yang jelas kalian yang tidak melawan dengantindakan korupsi adalah pecundang. Begitu besar masalah ini untuk diretas. Harus memerlukan rumus formula yang hebat, untuk meretasnya.

Sejarah memang sudah menjadi history. Akan tetapi pengaruhnya tidak akan hilang disapu oleh badai. Masih haruskah kita membiarkan para pemegang kekuasaan melakukan atas kehendak dirinya. Entah kenapa seakan hukum yang ada bersifat pasif tidak proaktif. Dilihat dari segi sumber daya manusianya, indonesia begitu besar.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya menunggu kritik dan kesan saudara