Halaman

Jumat, 13 September 2019

Perspektif Tentang Hitam dan Putih Kontradiksi

Welcome to my blogg. Have nice a day and Always God Bless Us.


Hitam Putih Kontradiksi




Hitam merupakan musuh terbesar putih dari mulai manusia mengenal warna. Karenanya, hitam dan putih ialah warna yang digunakan dalam pilihan hidup. Hidup seperti apakah yang kita inginkan dan harapkan, apakah putih atau hitam ? dan itu tergantung terhadap pribadi orang itu sendiri. 

Hidup memanglah penuh warna. Namun hanya dua warna yang bisa menentukan hidup kita akan seperti apa, dan itu ialah hitam putih. Bila kalian kaji filosopi dari kedua warna tersebut, maka kalian akan memahami kualitas hidup dirimu sendiri. Ya, tentunya penulis akan membantu kalian agar lebih memahami harus seperti apakah hidup kalian di dunia ini. apakah Hitam atau Putih ?

Terlebih dahulu penulis akan menjelaskan cerita sejarah dan filosopi dari warna Hitam. Dalam banyak kebudayaan, hitam sering diasosiasikan sebagai hal buruk. Misalnya istilah ilmu hitam atau gelap mata. Namun ditemukan pula pengaruh positif dari penggunaan hitam seperti memperlihatkan ketegasan. Hitam juga bersifat kuat, sehingga tidak mudah dikotori warna lain. Cahaya yang mengenai bidang hitam cenderung terserap maksimal. Warna hitam adalah warna yang paling dominan tapi bisa juga bermakna kegelapan.

Hitam adalah standar penulisan huruf di atas kertas putih. Karena itu tinta hitam sering dijual terpisah oleh produsen printer, karena lebih sering habis dibanding warna lain. Hitam juga digunakan untuk menaikkan value warna dalam sistem warna proses CMYK. Penambahan hitam dilakukan sesuai prosentase yang diinginkan. Dalam seni rupa, hitam sering digunakan dalam penyajian karya, mengingat hitam yang didampingkan dengan warna lain mampu memperkuat kesan warna tersebut. Selain itu hitam sering digunakan sebagai cat ruangan yang sama sekali tidak boleh memantulkan cahaya, misalnya kamar gelap fotografi atau bioskop.

Secara psikologis, orang-orang yang menyukai warna hitam memiliki karakteristik atau sifat-sifat seperti penuh misteri, berwibawa, berkelas, konservatif, kegelapan, tegas, kukuh dalam pendirian, merupakan orang yang lebih senang dengan situasi formal, dan terbiasa berada pada struktur yang kuat. Hitam seringkali diasosiasikan dengan hal-hal negatif dengan alasan tidak mendasar. Banyak masyarakat dalam kebudayaan Indonesia mempercayai bahwa warna hitam itu identik dengan kejahatan. Padahal dalam budaya Jawa, hitam dapat diartikan sebagai lambang kebijaksanaan dan kesetaraan.

Ataukah ingin seperti warna putih ? Putih ialah warna melambangkan  kesucian, bersih, dan kebeneran. Hal ini seperti halnya bendera suci kita yaitu merah putih. Dimana warna merah melambangkan keberanian dan putih maknanya suci. Putih begitu terlihat kontradiksi dengan warna hitam. Orang yang baik, taat terhadap Tuhannya atau pun aturan yang ada dilingkungannya itu berarti dia bisa dilambangkan dengan warna putih.

Putih atau suci merupakan warna yang melambangkan hal positif di dunia ini. Orang orang yang ada di muka bumi, awalnya terlahir dalam keadaan bersih atau suci. Hal itu menunjukan bahwasannya kita hidup di dunia ini awalnya ada dalam kebaikan bukan sebaliknya. Tapi kenapa justru sekarang bila dikalkulasikan antara orang baik, orang jahat, ataupun orang hidupnya netral menunjukan masing masing persentase yaitu 40% orang baik, 40% orang jahat ataupun 20% orang netral artinya bahwa orang ini tidak baik dan tidak jahat, dimana mereka disebut baik tapi melakukan tindakan kejahatan dan dimana mereka jahat tapi melakukan prilaku kebaikan juga.

Tapi penilain tersebut yang paling penting seimbangnya jumlah orang baik dan orang jahat. Hal ini menunjukan bahwa masih ada rasa optimis yang kuat untuk menjadikan negeri ini jauh lebih baik dalam hal apapun. Asalkan ada kerjamasama dan kontribusi baik antara lembaga pemerintah dengan seluruh rakyat indonesia yang baik. Untuk apa ? untuk menegakan kebenaran dan mengajak yang tersesat ke jalan yang sebetulnya.  Dan begitupun dengan orang netral dengan meyakinkannya bahwa untuk menjadi orang baik itu jangan setengah setengah, akan tetapi harus yakin bahwa kabaikan untuk senantiasa mendatangkan kebaiakan juga buat diri kita sendiri.

Dunia begitu luas untuk menegakan kebenaran tidak akan semudah melemparkan bola plastik dengan jarak jauh. Itu butuh perjuangan dan pergerakan secara serentak. Agar pekerjaan tersebut bisa secara efektif bekerja.

Satu pertanyaan yang mendasar ? mau seperti apakah kehidupan anda kelak, HITAM ataukah PUTIH ? Dirimu sendirilah yang bisa memutuskannya.

“Saat ini negara membutuhkan kedua tangan mu. Untuk membangun bangsa secara bersama sama. Tanpa ada tinta hitam di dalam jiwa mu. Karena kita satu bangsa satu satu raga“


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya menunggu kritik dan kesan saudara