Halaman

Kamis, 12 September 2019

Perspektif Manfaat Menjadi Pelajar Aktivis

Welcome to my blogg. Have nice a day and Always God Bless Us.


Pelajar Aktivis ? Okeh !!



Dunia organisasi para remaja begitu banyak. Bahkan, saking banyaknya beberapa pelajar tidak ikut serta menjadi member salah satu dari organisasi yang ada. Padahal begitu besar pelajaran yang dapat kita ambil dari sebuah organisasi. Seorang pelajar tidak harus mesti selalu belajar dengan tekun hanya sekedar untuk mendapatkan juara kelas. Melainkan, pelajar yang cerdas itu pelajar yang mesti bagaimana menggunakan waktunya sebijak mungkin. Misalnya,  dalam satu jam, pelajar tersebut menggunakan waktu 30 menit untuk belajar, 15 menit untuk organisasi, dan 15 menit lagi untuk meningkatkan dalam rasa sosialisasi dengan siapapun. Dengan melakukan 3 serangkaian kegiatan dalam satu jam sekaligus, membuat pelajar ini lebih baik dari pelajar yang hanya menggunakan waktu satu jam nya hanya sekedar untuk duduk dan membuka halaman satu persatu buku pengetahuan.

Maaf ya sob ? bukannya saya menyalahkan orang yang tekun belajar . Akan tetapi, saya ingin mengajak kalian semua. Bukan sekedar cerdas dalam teori, tapi mahir juga dalam tingkat kepekaan di lingkungan sosialisasi. Selain kita banyak pengetahuan pengalaman organisasi menjadi sebuah kegiatan rutinitas setiap hari.

Banyak orang yang beranggapan bahwa jika kita masuk organisasi. Banyak waktu terbuang karena waktu yang seharusnya untuk dipake belajar justru ini dipake kumpulan organisasi. Apabila kita punya tugas sekolah, mungkin bagi siswa yang tidak aktif diberbagai organisasi bisa langsung mengerjakannya, tentunya lebih awal daripada yang aktif di organisasi. Karena, waktu yang mereka miliki digunakan untuk kumpulan organisasi. Akibatnya, banyak siswa yang aktivis disekolahnya bisa tertinggal dalam hal pelajaran. Jika mereka sudah siswa tersebut belum mengerjakannya.

Faktanya tidak demikian sob ? Ternyata itu hanya spekulasi belaka. Banyak diantara kita selain aktivis di skolahnya, ia juga juara umum di sekolahnya, bahkan ia selain terkenal dengan cakrawalanya yang luas juga terkenal dengan pengalaman hidupnya yang luas dimana pengalaman tersebut ia peroleh dari beberapa organisasinya. Yang paling menarik dari dia, dia bisa beradaptasi dengan siapapun tanpa terkena tintanya. Kerena, bagi sebagian orang melakukan hal itu tidak mudah, butuh keimanan yang kuat. Banyak orang yang gaul dengan siapa saja tapi akhirnya tetap terjerumus dengan prilaku temannya.

Ada beberapa keuntungan ikut dalam sebuah organisasi, diantaranya :
a.    Bisa menambah pengalaman.
b.    Meningkatnya rasa sosialisasi.
c.    Bisa menggunakan waktu sebijak mungkin.
d.    Banyak kenalan dimanapun anda berada.
e. Dimana anda sedang mengahadapi sebuah permasalahan  banyak temen banyak peluang untuk meneyelesaikan permasalahan tersebut.
f.      Bisa menambah pengetahuan.
g.    Dan lain sebagaiannya.
Begitu besar,  manfaat yang dapat kita peroleh dari organisasi. Yakinlah anda menjadi orang yang lebih berproduktif.

Dihadapkan dengan permasalahan pendidikan yang tambah rumit, banyak orang tidak menggunakan waktu yang ada untuk dalam hal kebaikan. Membuang waktu begitu saja sudah menjadi tradisinya. Sebagian para siswa saking takutnya tertinggal dengan dunia pendidikannya, mereka rela menggunakan waktunya hanya untuk belajar, tanpa ada realisasi sosialisasinya. Begitu menyedihkan ? coba saja. Jika kita tekun belajar tapi nyebelin, tidak punya temen, dijauhi, dsb. Itu merupakan situasi yang tidak cocok bagi pelajar SMA/SMK sederajat. Karena, seharusnya dunia remaja itu harus balance. Antara belajar, organisasi, hoby, sampe sekecil apapun yang ia miliki digunakan untuk kebaikan bagi orang lain.

“Orang yang cerdas itu bukan dilihat dari sikap belajarnya yang rajin. Akan tetapi, anda bisa menganggap dia cerdas dari sikap nya dalam menyelesaikan permasalahan yang ada dengan kebijakan dirinya sendiri.




1 komentar:

Saya menunggu kritik dan kesan saudara