Halaman

Kamis, 10 Desember 2015

MATERI PASAR XII AKUNTANSI 3




BAB II
PEMBAHASAN
      A.     PENGERTIAN PASAR

Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. (Wikipedia bahasa Indonesia ensiklopedia bebas)
Pasar secara sederhana merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa. Adapun pasar menurut kajian Ilmu Ekonomi memiliki pengertian; pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan. (Buku Ekonomi)

Pasar adalah merupakan proses hubungan timbal balik antara penjual dan pembeli untuk mencapai kesepakatan harga dan jumlah suatu barang / jasa yang diperjualbelikan. (Inda Damayanti)

Pasar atau market adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi ekonomi yaitu membeli atau menjual barang dan jasa atau sumber daya ekonomi atau faktor-faktor produksi lainnya. (Ilmu Ekonomi Dalam PIPS)












B.     JENIS-JENIS PASAR

a.      Jenis pasar berdasarkan gaya hidup :
Ø  Pasar tradisional
Gambar :1.1 pasar tradisional

Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar-menawar, bangunan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar. Kebanyakan menjual kebutuhan sehari-hari seperti bahan-bahan makanan berupa ikan, buah, sayur-sayuran, telur, daging, kain, pakaian barang elektronik, jasa dan lain-lain.   Selain itu, ada pula yang menjual kue-kue dan barang-barang lainnya. Pasar seperti ini masih banyak ditemukan di Indonesia, dan umumnya terletak dekat kawasan perumahan agar memudahkan pembeli untuk mencapai pasar. Beberapa pasar tradisional yang "legendaris" antara lain adalah pasar Beringharjo di Yogyakarta, pasar Klewer di Solo, pasar Johar di Semarang. Pasar tradisional di seluruh Indonesia terus mencoba bertahan menghadapi serangan dari pasar modern.

Ø  Pasar modern

Gambar : 1.2 pasar modern

Pasar modern tidak banyak berbeda dari pasar tradisional, namun pasar jenis ini penjual dan pembeli tidak bertransakasi secara langsung melainkan pembeli melihat label harga yang tercantum dalam barang (barcode), berada dalam bangunan dan pelayanannya dilakukan secara mandiri (swalayan) atau dilayani oleh pramuniaga. Barang-barang yang dijual, selain bahan makanan makanan seperti; buah, sayuran, daging; sebagian besar barang lainnya yang dijual adalah barang yang dapat bertahan lama. Contoh dari pasar modern adalah hypermart, pasar swalayan (supermarket), dan minimarket.
Pasar dapat dikategorikan dalam beberapa hal. Yaitu menurut jenisnya, jenis barang yang dijual, lokasi pasar, hari, luas jangkauan dan wujud.

b.     Pasar Menurut Luas Jangkauan :

Ø  Pasar Daerah

Gambar : 1.3 pasar daerah

Pasar Daerah membeli dan menjual produk dalam satu daerah produk itu dihasilkan. Bisa juga dikatakan pasar daerah melayani permintaan dan penawaran dalam satu daerah.

Ø  Pasar Nasional

Gambar : 1.4 pasar nasdional
Pasar nasional adalah pasar yang membeli dan menjual produk dalam satu negara tempat produk itu dihasilkan. Bisa juga dikatakan pasar nasional melayani permintaan dan penjualan dari dalam negeri.

Ø  Pasar Internasional

Gambar : 1.5 pasar internasional

Pasar internasional adalah pasar yang membeli dan menjual produk dari beberapa negara. Bisa juga dikatakan luas jangkauannya di seluruh dunia.

c.      Pasar Menurut Wujud :

Ø  Pasar Konkret

Gambar : 1.7 pasar konkret

Pasar Konkret adalah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli yang dilakukan secara langsung. Misalnya ada los-los, toko-toko dan lain-lain. Di pasar konkret, produk yang dijual dan dibeli juga dapat dilihat dengan kasat mata. Konsumen dan produsen juga dapat dengan mudah dibedakan. contohnya adalah: bursa komoditi, bursa saham dan sebagainya.

Ø  Pasar Abstrak

Gambar : 1.8 pasar abstrak

Pasar Abstrak adalah pasar yang lokasinya tidak dapat dilihat dengan kasat mata.konsumen dan produsen tidak bertemu secara langsung. Biasanya dapat melalui internet, pemesanan telepon dan lain-lain. Barang yang diperjual belikan tidak dapat dilihat dengan kasat mata, tapi pada umumnya melalui brosur, rekomendasi dan lain-lain. Kita juga tidak dapat melihat konsumen dan produsen bersamaan, atau bisa dikatakan sulit membedakan produsen dan konsumen sekaligus.

d.     Pasar Menurut Barang yang Diperjualbelikan :

Ø  Pasar Harian

Gambar : 1.9 pasar harian

Pasar harian adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan tiap hari. Pasar harian ini umumnya terdapat di desa dan kota.

Ø  Pasar Bulanan

Gambar : 2.0 pasar bulanan

Pasar bulanan adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan setiap sebulan sekali.




Ø  Pasar Tahunan

Gambar : 2.1 pasar tahunan

Pasar tahunan adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan setiap setahun sekali.

Ø  Pasar Temporer

Gambar : 2.2 pasar temporer

Pasar temporer adalah pasar yang diselenggarakan organisasi/instansi pada acara tertentu, atau diadakannya hanya sewaktu-waktu (tidak tetap)

 

e.      Pasar Menurut Organisasinya :

Ø  Pasar Persaingan Sempurna

Gambar : 2.3 pasar sempurna


Dalam pasar persaingan sempurna terdapat banyak penjual atau pembeli yang sama-sama telah mengetahui keadaan pasar. Barang yang diperjualbelikan dalam pasar persaingan sempurna homogen (sejenis). Selain itu, baik penjual ataupun pembeli tidak bebas menentukan harga, karena harga ditentukan oleh kekuatan pasar. Pasar persaingan sempurna adalah keadaan di mana penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi harga. Harga yang telah terbentuk merupakan hasil dari mekanisme pasar berdasarkan jumlah permintaan dan penawaran.

Ø  Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Gambar : 2.4 pasar tidak sempurna

Dalam pasar persaingan tidak sempurna, para penjual maupun pembeli mempunyai kebebasan dalam menentukan harga dan jumlah barang yang akan diperjualbelikan. Dalam hal ini berarti pembeli dan penjual dapat memengaruhi harga. Jenis dan kualitas barang yang diperdagangkan pada pasar ini bersifat heterogen. Pasar persaingan tidak sempurna dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.

Ø  Pasar monopoli

Gambar : 2.5 pasar monopoli

Pasar monopoli adalah pasar yang hanya terdapat satu penjual untuk suatu jenis barang tertentu. dan jasa,dan juga bersifat mendunia.


Ø  Pasar oligopoli
Gambar : 2.6 pasar oligopoli
Pasar oligopoli adalah pasar dimana penawaran satu jenis barang di kuasai oleh beberapa perusahaan. Jumlah perusahaan pada pasar oligopoli umumnya lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh. Misalnya, pasar semen yang dipasok perusahaan semen holcim, semen padang, semen Cirebon,pertamina, dll.

Ø  Pasar persaingan monopolistis

Gambar : 2.7 pasar monopolistik

Dalam pasar ini terdapat banyak penjual dan pembeli. Penjual bisa melakukan monopoli karena keistimewaan produk masing-masing. Pembeli bebas menentukan pilihannya dalam berbelanja. Jadi, pasar ini ada unsur persaingan dan monopoli.











f.       Berdasarkan jenisnya, pasar dibedakan menjadi 2 yaitu :
Ø  Pasar Barang Konsumsi
Gambar : 2.8 pasar konsumsi

Yaitu tempat untuk memperjualbelikan barang-barang konsumsi. Contohnya : barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti sayur mayur, dll.

Ø  Pasar Barang Produksi
Gambar : 2.9 pasar produksi
Adalah tempat untuk memperdagangkan faktor-faktor produksi. Contohnya : mesin-mesin produksi, alat pertanian dan alat transportasi.















BAB III
PENUTUP DAN SARAN
1.1.Kesimpulan
Pasar adalah sarana bertamunya penjualan dan pembelian , baik  secara langsung maupun tidak langsung, untuk melakukan transaksi jual beli.
Jenis-jenis pasar bisa di bedakan berdasarkan :
1.      Jenis pasar berdasarkan gaya hidup :
a.       Pasar tradisional
b.      Pasar modern
2.      Pasar Menurut Luas Jangkauan :
a.       Pasar daerah
b.      Pasar nasional
c.       Pasar internasional
3.      Pasar menurut wujudnya :
a.       Pasar kongkrit
b.      Pasar abstrak

4.       Pasar Menurut Barang yang Diperjualbelikan :

d.      Pasar harian
e.      Pasar bulanan
f.        Pasar tahunan
g.       Pasar temporer

5.       Pasar Menurut Organisasinya :

a.       Pasar sempurna
b.      Pasar tidak sempurna
c.       Pasar  monopoli
d.      Pasar oligopoly
e.      Pasar monopolistik
6.      Berdasarkan jenisnya :
a.       Pasar barang konsumsi
b.      Pasar barang produksi


3.2. Saran
Mohon maaf jika dalam tugas makalah ini banyak kekurangannya, karena kami masih dalam tahap belajar. Dan kami berjanji akan jauh lebih baik lagi kedepannya.





Daftar pustaka :
                Algifari. 2002. Ekonomi Mikro, Teori dan Kasus. Edisi Kesatu. Yogyakarta : STIE YKPN.
            Budimansyah, Dasim. 2003. Model Pembelajaran Berbasis Portofolio : Ekonomi. Bandung : PT. Genesindo.
            Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1996. Ekonomi 1 Untuk Sekolah Menengah Umum Kelas 1. Jakarta : Pusat Perbukuan.
            Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kurikulum 2004 SMA, Pedoman Khusus Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Ekonomi. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan Menengah Umum.
            LKS EKONOMI STAR Kelas 1 B Sekolah Menengah Pertama. Penerbit Media Karya Putra (MKP).
PEB/Kumpulan%20materi%20pasar/Bentuk%20Bentuk%20Pasar%20Ekonomi,%20Materi%20Kelas%20X%20SMA.htm

           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya menunggu kritik dan kesan saudara