PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN PASAR
Pasar adalah salah satu dari berbagai
sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha
menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang.
(Wikipedia bahasa Indonesia ensiklopedia bebas)
Pasar secara sederhana merupakan tempat pertemuan antara
penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa. Adapun
pasar menurut kajian Ilmu Ekonomi memiliki pengertian; pasar adalah suatu tempat
atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari
suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan
(harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan. (Buku Ekonomi)
Pasar adalah merupakan proses hubungan timbal balik antara penjual
dan pembeli untuk mencapai kesepakatan harga dan jumlah suatu barang / jasa
yang diperjualbelikan. (Inda Damayanti)
Pasar atau market
adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi ekonomi
yaitu membeli atau menjual barang dan jasa atau sumber daya ekonomi atau
faktor-faktor produksi lainnya. (Ilmu Ekonomi Dalam PIPS)
B.
JENIS-JENIS
PASAR
a.
Jenis
pasar berdasarkan gaya hidup :
Ø
Pasar tradisional

Gambar :1.1 pasar tradisional
Pasar
tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai
dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya ada proses
tawar-menawar, bangunan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan
dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar.
Kebanyakan menjual kebutuhan sehari-hari seperti bahan-bahan makanan berupa
ikan, buah, sayur-sayuran, telur, daging, kain, pakaian barang elektronik, jasa
dan lain-lain. Selain itu, ada pula
yang menjual kue-kue dan barang-barang lainnya. Pasar seperti ini masih banyak
ditemukan di Indonesia, dan umumnya terletak dekat kawasan perumahan agar
memudahkan pembeli untuk mencapai pasar. Beberapa pasar tradisional yang
"legendaris" antara lain adalah pasar Beringharjo di Yogyakarta,
pasar Klewer di Solo, pasar Johar di Semarang. Pasar tradisional di seluruh
Indonesia terus mencoba bertahan menghadapi serangan dari pasar modern.
Ø Pasar modern
Gambar : 1.2 pasar modern
Pasar modern tidak banyak
berbeda dari pasar tradisional, namun pasar jenis ini penjual dan pembeli tidak
bertransakasi secara langsung melainkan pembeli melihat label harga yang
tercantum dalam barang (barcode), berada dalam bangunan dan pelayanannya dilakukan
secara mandiri (swalayan) atau dilayani oleh pramuniaga. Barang-barang yang
dijual, selain bahan makanan makanan seperti; buah, sayuran, daging; sebagian
besar barang lainnya yang dijual adalah barang yang dapat bertahan lama. Contoh
dari pasar modern adalah hypermart, pasar swalayan (supermarket),
dan minimarket.
Pasar dapat dikategorikan dalam beberapa
hal. Yaitu menurut jenisnya, jenis barang yang dijual, lokasi pasar, hari, luas
jangkauan dan wujud.
b. Pasar Menurut Luas Jangkauan :
Ø Pasar Daerah
Gambar : 1.3 pasar daerah
Pasar Daerah membeli dan menjual produk dalam satu
daerah produk itu dihasilkan. Bisa juga dikatakan pasar daerah melayani
permintaan dan penawaran dalam satu daerah.
Ø Pasar Nasional

Gambar : 1.4 pasar nasdional
Pasar nasional adalah pasar yang membeli dan
menjual produk dalam satu negara tempat produk itu dihasilkan. Bisa juga
dikatakan pasar nasional melayani permintaan dan penjualan dari dalam negeri.
Ø Pasar Internasional
Gambar : 1.5 pasar internasional
Pasar internasional adalah pasar yang membeli dan
menjual produk dari beberapa negara. Bisa juga dikatakan luas jangkauannya di
seluruh dunia.
c. Pasar Menurut Wujud :
Ø Pasar Konkret
Gambar : 1.7 pasar konkret
Pasar Konkret adalah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli yang dilakukan secara langsung. Misalnya ada los-los, toko-toko dan lain-lain. Di pasar konkret, produk yang dijual dan dibeli juga dapat dilihat dengan kasat mata. Konsumen dan produsen juga dapat dengan mudah dibedakan. contohnya adalah: bursa komoditi, bursa saham dan sebagainya.
Ø Pasar Abstrak
Gambar : 1.8 pasar abstrak
Pasar Abstrak adalah pasar
yang lokasinya tidak dapat dilihat dengan kasat mata.konsumen dan produsen
tidak bertemu secara langsung. Biasanya dapat melalui internet, pemesanan
telepon dan lain-lain. Barang yang diperjual belikan tidak dapat dilihat dengan
kasat mata, tapi pada umumnya melalui brosur, rekomendasi dan lain-lain. Kita
juga tidak dapat melihat konsumen dan produsen bersamaan, atau bisa dikatakan
sulit membedakan produsen dan konsumen sekaligus.
d. Pasar Menurut Barang yang Diperjualbelikan :
Ø Pasar Harian
Gambar : 1.9 pasar harian
Pasar harian adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan tiap hari.
Pasar harian ini umumnya terdapat di desa dan kota.
Ø Pasar Bulanan
Gambar : 2.0 pasar bulanan
Pasar bulanan adalah pasar yang kegiatan
jual belinya dilakukan setiap sebulan sekali.
Ø Pasar Tahunan
Gambar : 2.1 pasar tahunan
Pasar tahunan adalah pasar yang kegiatan jual belinya dilakukan setiap
setahun sekali.
Ø Pasar Temporer
Gambar : 2.2 pasar temporer
Pasar temporer adalah pasar yang diselenggarakan organisasi/instansi pada
acara tertentu, atau diadakannya hanya sewaktu-waktu (tidak tetap)
e. Pasar Menurut Organisasinya :
Ø Pasar Persaingan Sempurna
Gambar : 2.3 pasar sempurna
Dalam pasar persaingan sempurna terdapat
banyak penjual atau pembeli yang sama-sama telah mengetahui keadaan pasar.
Barang yang diperjualbelikan dalam pasar persaingan sempurna homogen (sejenis).
Selain itu, baik penjual ataupun pembeli tidak bebas menentukan harga, karena
harga ditentukan oleh kekuatan pasar. Pasar persaingan sempurna adalah keadaan
di mana penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi harga. Harga yang telah
terbentuk merupakan hasil dari mekanisme pasar berdasarkan jumlah permintaan
dan penawaran.
Ø Pasar Persaingan Tidak Sempurna
Gambar : 2.4 pasar tidak sempurna
Dalam pasar persaingan tidak sempurna,
para penjual maupun pembeli mempunyai kebebasan dalam menentukan harga dan
jumlah barang yang akan diperjualbelikan. Dalam hal ini berarti pembeli dan
penjual dapat memengaruhi harga. Jenis dan kualitas barang yang diperdagangkan
pada pasar ini bersifat heterogen. Pasar persaingan tidak sempurna dapat
dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.
Ø Pasar monopoli
Gambar : 2.5 pasar monopoli
Pasar monopoli adalah pasar yang hanya terdapat
satu penjual untuk suatu jenis barang tertentu. dan jasa,dan juga bersifat
mendunia.
Ø Pasar oligopoli

Gambar : 2.6 pasar oligopoli
Pasar oligopoli adalah pasar dimana penawaran satu
jenis barang di kuasai oleh beberapa perusahaan. Jumlah perusahaan pada pasar
oligopoli umumnya lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh. Misalnya, pasar
semen yang dipasok perusahaan semen holcim, semen padang, semen
Cirebon,pertamina, dll.
Ø Pasar persaingan monopolistis
Gambar : 2.7 pasar monopolistik
Dalam pasar ini terdapat banyak penjual
dan pembeli. Penjual bisa melakukan monopoli karena keistimewaan produk
masing-masing. Pembeli bebas menentukan pilihannya dalam berbelanja. Jadi, pasar
ini ada unsur persaingan dan monopoli.
f.
Berdasarkan jenisnya, pasar dibedakan menjadi 2 yaitu :
Ø
Pasar Barang Konsumsi

Gambar : 2.8 pasar konsumsi
Yaitu
tempat untuk memperjualbelikan barang-barang konsumsi. Contohnya :
barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti sayur mayur, dll.
Ø
Pasar Barang Produksi

Gambar : 2.9 pasar produksi
Adalah
tempat untuk memperdagangkan faktor-faktor produksi. Contohnya : mesin-mesin
produksi, alat pertanian dan alat transportasi.
BAB III
PENUTUP DAN SARAN
1.1.Kesimpulan
Pasar
adalah sarana bertamunya penjualan dan pembelian , baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk
melakukan transaksi jual beli.
Jenis-jenis
pasar bisa di bedakan berdasarkan :
1.
Jenis pasar berdasarkan gaya
hidup :
a.
Pasar tradisional
b.
Pasar modern
2.
Pasar Menurut Luas
Jangkauan :
a.
Pasar
daerah
b.
Pasar
nasional
c.
Pasar
internasional
3.
Pasar
menurut wujudnya :
a.
Pasar
kongkrit
b.
Pasar
abstrak
4. Pasar Menurut Barang yang Diperjualbelikan :
d.
Pasar harian
e.
Pasar bulanan
f.
Pasar tahunan
g.
Pasar temporer
5. Pasar Menurut Organisasinya :
a.
Pasar
sempurna
b.
Pasar tidak
sempurna
c.
Pasar monopoli
d.
Pasar
oligopoly
e.
Pasar monopolistik
6. Berdasarkan jenisnya :
a. Pasar barang konsumsi
b. Pasar barang produksi
3.2. Saran
Mohon maaf jika dalam tugas makalah ini banyak kekurangannya,
karena kami masih dalam tahap belajar. Dan kami berjanji akan jauh lebih baik
lagi kedepannya.
Daftar pustaka :
Algifari. 2002. Ekonomi Mikro, Teori dan Kasus.
Edisi Kesatu. Yogyakarta : STIE YKPN.
Budimansyah, Dasim. 2003. Model
Pembelajaran Berbasis Portofolio : Ekonomi. Bandung : PT. Genesindo.
Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan. 1996. Ekonomi 1 Untuk Sekolah Menengah Umum Kelas 1. Jakarta : Pusat
Perbukuan.
Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan. Kurikulum 2004 SMA, Pedoman Khusus Pengembangan Silabus dan Penilaian
Mata Pelajaran Ekonomi. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional,
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pendidikan
Menengah Umum.
LKS EKONOMI STAR Kelas 1 B Sekolah
Menengah Pertama. Penerbit Media Karya Putra (MKP).
PEB/Kumpulan%20materi%20pasar/Bentuk%20Bentuk%20Pasar%20Ekonomi,%20Materi%20Kelas%20X%20SMA.htm














Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Saya menunggu kritik dan kesan saudara